Perempuan Gila yang Gigih Menutup Aurat
Minggu, 29 November 2020 - 21:51 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Eks Menteri BUMN Tanri Abeng, Minta Erick Thohir Berdayakan Dewan Komisaris )
3. Memilih amalan yang berat lebih utama daripada amalan yang ringan bagi orang yang merasa dirinya mampu dan tidak lemah, jika melaksanakan yang berat.
4. Di dalamnya juga terdapat dalil bolehnya tidak berobat, mengobati semua penyakit dengan doa dan kembali kepada Allah lebih bermanfaat daripada mengobati dengan obat-obatan. Pengaruh pengobatan rohani tersebut dan perubahan badan yang ditimbulkannya lebih besar daripada pengaruh obat-obatan yang bersifat materi.
Akan tetapi, pengobatan ini akan bermanfaat jika didukung dari dua sisi. Pertama, dari sisi penderita, dia harus benar-benar memiliki tujuan yang jujur (benar). Sisi kedua, dari orang yang mengobati, hendaknya ia benar-benar mantap dalam tawajuhnya kepada Allah, hatinya benar-benar bertawakkal dan bertakwa (Fath al-Bari, 10/115)
(Baca juga : Kemenkumham Pastikan Permohonan Calling Visa Diawasi Ketat )
Aku katakan, dalam hadis ini “kisah Ummu Zufar dan kesabarannya- ada dalil yang menunjukkan kesucian dan kehormatan dirinya. Hal ini berdasarkan pada dua perkara ;
Pertama, dia meminta kepada Rasulullah-shallallahu alaihi wa sallam- untuk mendoakan dirinya kepada Allah agar auratnya tidak terbuka.
Kedua, dia berlindung kepada Allah, sebagaimana yang telah diriwayatkan al-Bazzar, bahwa Ummu Zufar, berkata, “Aku khawatir jika setan menelanjangiku.†Kemudian Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wasallam mendoakannya. Oleh karenanya, jika dia takut setan tersebut akan mendatanginya, dia mendekat ke kain yang menutupi Ka’bah dan dia berpegang dengannya (lihat, Majma az-Zawaid, 2/338)
(Baca juga : Berbulan-bulan Tutup, Sekolah di Iraq Kembali Dibuka )
Dalam kisah ini ada seruan bagi perempuan yang membuka auratnya, dan memperlihatkan keindahan tubuhnya kepada laki-laki, padahal Allah telah menutup dirinya dan memberinya kesehatan serta kekuatan. Yaitu seruan kepada kaum perempuan agar segera bertaubat kepada Rabbnya, serta meniti jejak Ummu Zufar dalam menutup dan menjaga diri, serta dalam kemuliaannya.
Wallahu A'lam
3. Memilih amalan yang berat lebih utama daripada amalan yang ringan bagi orang yang merasa dirinya mampu dan tidak lemah, jika melaksanakan yang berat.
4. Di dalamnya juga terdapat dalil bolehnya tidak berobat, mengobati semua penyakit dengan doa dan kembali kepada Allah lebih bermanfaat daripada mengobati dengan obat-obatan. Pengaruh pengobatan rohani tersebut dan perubahan badan yang ditimbulkannya lebih besar daripada pengaruh obat-obatan yang bersifat materi.
Akan tetapi, pengobatan ini akan bermanfaat jika didukung dari dua sisi. Pertama, dari sisi penderita, dia harus benar-benar memiliki tujuan yang jujur (benar). Sisi kedua, dari orang yang mengobati, hendaknya ia benar-benar mantap dalam tawajuhnya kepada Allah, hatinya benar-benar bertawakkal dan bertakwa (Fath al-Bari, 10/115)
(Baca juga : Kemenkumham Pastikan Permohonan Calling Visa Diawasi Ketat )
Aku katakan, dalam hadis ini “kisah Ummu Zufar dan kesabarannya- ada dalil yang menunjukkan kesucian dan kehormatan dirinya. Hal ini berdasarkan pada dua perkara ;
Pertama, dia meminta kepada Rasulullah-shallallahu alaihi wa sallam- untuk mendoakan dirinya kepada Allah agar auratnya tidak terbuka.
Kedua, dia berlindung kepada Allah, sebagaimana yang telah diriwayatkan al-Bazzar, bahwa Ummu Zufar, berkata, “Aku khawatir jika setan menelanjangiku.†Kemudian Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wasallam mendoakannya. Oleh karenanya, jika dia takut setan tersebut akan mendatanginya, dia mendekat ke kain yang menutupi Ka’bah dan dia berpegang dengannya (lihat, Majma az-Zawaid, 2/338)
(Baca juga : Berbulan-bulan Tutup, Sekolah di Iraq Kembali Dibuka )
Dalam kisah ini ada seruan bagi perempuan yang membuka auratnya, dan memperlihatkan keindahan tubuhnya kepada laki-laki, padahal Allah telah menutup dirinya dan memberinya kesehatan serta kekuatan. Yaitu seruan kepada kaum perempuan agar segera bertaubat kepada Rabbnya, serta meniti jejak Ummu Zufar dalam menutup dan menjaga diri, serta dalam kemuliaannya.
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :