Sambut Grand Syaikh Al-Azhar, Din Ajak Doa Bersama Pada 21 Ramadhan
Rabu, 13 Mei 2020 - 02:23 WIB
loading...
A
A
A
Tak hanya bagi umat Islam, menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Perempuan, Remaja dan Keluarga ini, seruan ini juga menjadi forum persatuan karena menciptakan kesadaran kolektif seluruh umat manusia di dunia untuk mengakui atas keagungan Tuhan Yang Maha Esa (YME).
Melalui doa yang dilantunkan serentak oleh umat beragama ini, harapannya COVID-19 yang telah menjangkiti jutaan umat manusia bisa segera hilang dari muka bumi. “Semua manusia bisa selamat, tidak ada yang sakit semua tidak dalam bahaya. Semoga Allah Tuhan YME menerima semua doa kita kita,” ujarnya.
Pimpinan Pondok Modern Tazakka KH Anizar Masyhadi menjelaskan doa bersama secara serentak ini diserukan oleh tokoh agama, kepala negara, dan ketua-ketua organisasi internasional.
“Insyaallah PP Muhammadiyah , PB NU , PMI juga akan menyerukan hal yang sama. Agar 14 Mei menjadi hari internasional untuk doa bersama secara serentak. Memohon kepada Allah SWT agar segera dapat terhindar dari wabah yang melanda seluruh dunia,” kata Anizar Masyhadi
Doa secara global 14 Mei nanti menjadi momen sangat bersejarah karena pertama kalinya dilakukan besama-sama seluruh umat beragama di dunia. Selain berdoa bersama, umat juga diimbau berpuasa sehari.
Grand Syaikh Al-Azhar, doa bersama juga diserukan antara lain: Sekjen PBB, Dewan Masjid Indonesia, Paus Fransiscus, Emir Abu Dhabi, Raja Bahrain, Sekjen Liga Dunia Islam, Persatuan Negara Arfika, dan lain sebagainya.(Baca juga: Kiai Miftachul dan Kiai Said Aqil Akan Pimpin Doa Bersama Lawan Covid-19 )
Melalui doa yang dilantunkan serentak oleh umat beragama ini, harapannya COVID-19 yang telah menjangkiti jutaan umat manusia bisa segera hilang dari muka bumi. “Semua manusia bisa selamat, tidak ada yang sakit semua tidak dalam bahaya. Semoga Allah Tuhan YME menerima semua doa kita kita,” ujarnya.
Pimpinan Pondok Modern Tazakka KH Anizar Masyhadi menjelaskan doa bersama secara serentak ini diserukan oleh tokoh agama, kepala negara, dan ketua-ketua organisasi internasional.
“Insyaallah PP Muhammadiyah , PB NU , PMI juga akan menyerukan hal yang sama. Agar 14 Mei menjadi hari internasional untuk doa bersama secara serentak. Memohon kepada Allah SWT agar segera dapat terhindar dari wabah yang melanda seluruh dunia,” kata Anizar Masyhadi
Doa secara global 14 Mei nanti menjadi momen sangat bersejarah karena pertama kalinya dilakukan besama-sama seluruh umat beragama di dunia. Selain berdoa bersama, umat juga diimbau berpuasa sehari.
Grand Syaikh Al-Azhar, doa bersama juga diserukan antara lain: Sekjen PBB, Dewan Masjid Indonesia, Paus Fransiscus, Emir Abu Dhabi, Raja Bahrain, Sekjen Liga Dunia Islam, Persatuan Negara Arfika, dan lain sebagainya.(Baca juga: Kiai Miftachul dan Kiai Said Aqil Akan Pimpin Doa Bersama Lawan Covid-19 )
(mhy)
Lihat Juga :