Mimpi Guru Habib Muhammad Al-Haddad Tentang Sosok Habib Rizieq
Selasa, 15 Desember 2020 - 11:41 WIB
loading...
Pengurus Ponpes Darul Ilmi Waddawah (DILWA) Al-Habib Muhammad bin Alwi Al-Haddad menyampaikan pengalamannya tentang siapa sosok Habib Rizieq Shihab. Foto/dok Bi Santri
A
A
A
Sosok As-Sayyid Al-Habib Muhammad Rizieq Shihab (HRS) terus menjadi perbincangan di Tanah Air. Apalagi setelah polisi menahannya dan menjeratnya dengan pasal dugaan pelanggaran UU karantina atau protokol kesehatan.
Tak sedikit yang memberi simpatik dan dukungan, namun ada juga yang mengapresiasi polisi. Bagi sebagian kalangan muslim di Indonesia, penahanan HRS adalah keputusan yang jauh dari prinsip keadilan.
Sebagaimana diketahui, HRS adalah salah satu Dai keturunan ( Dzurriyah ) Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم yang nasabnya tercatat dalam Rabithah Alawiyah . Beliau dikenal sebagai Imam besar FPI yang kerap memperjuangkan keadilan dan kemaslahatan. (Baca Juga: Rabithah Alawiyah Pastikan Habib Rizieq Keturunan Nabi Muhammad ke-39)
Pengurus Ponpes Darul Ilmi Wadda'wah (DILWA) Al-Habib Muhammad bin Alwi Al-Haddad menyampaikan pengalamannya tentang siapa sosok HRS. Habib Muhammad mengaku menaruh rasa hormat (takzhim) kepada Habib Rizieq Shihab setelah mendengar kisah gurunya Habib Soleh bin Ahmad Alaydrus yang bermimpi bertemu Rasulullah صلى الله عليه وسلم.
Dalam satu tausiyahnya beberapa waktu lalu, Habib Muhammad bin Alwi Haddad menyebut bahwa dirinya bukan anggota FPI dan tidak terlibat dengan FPI sama sekali. Tapi beliau mengaku cinta dengan ormas Islam tersebut.
"Al-Habib Muhammad Rizieq Shihab yang baru datang sekarang ini, ada yang pro, ada yang kontra sama beliau, ada yang suka dan tidak suka. Begitulah dinamika kehidupannya. Allah saja masih ada yang gak suka sama aturan Allah. Nabi Muhammad pun ada yang tidak suka, banyak yang bilang ini dan itu termasuk kepada para ulama," ucap Habib kelahiran Bekasi ini.
Habib Muhammad bin Alwi Al-Haddad mengemukakan, kalau orang dakwah tidak punya musuh, itu tanda tanya. Yang penting musuhnya bukan orang baik. "Kalau yang musuhin itu orang baik, kitanya yang bermasalah berarti. Tapi kalau yang musuhin bukan orang baik itu tanda dakwah diterima karena semua Nabi punya musuh," tuturnya.
Habib Muhammad mengaku awalnya dirinya tidak begitu memandang hormat Habib Rizieq , namun setelah kejadian itu semuanya berubah.
"Dulu saya sama Habib Rizieq biasa-biasa saja, tapi setelah ada bisyarah (kabar gembira) dari Rasulullah, ana (saya) sangat hormat kepada beliau. Jadi Habib Rizieq itu dapat bisyarah dari Rasulullah صلى الله عليه وسلم," tuturnya.
Memang sempat ada cerita-cerita tentang Habib Rizieq yang dimimpikan oleh Habib Umar Bin Hafizh (ulama besar Yaman) bertemu Rasulullah. Tetapi itu adalah hoaks karena sudah diklarifikasi ke Habib Umar.
Tak sedikit yang memberi simpatik dan dukungan, namun ada juga yang mengapresiasi polisi. Bagi sebagian kalangan muslim di Indonesia, penahanan HRS adalah keputusan yang jauh dari prinsip keadilan.
Sebagaimana diketahui, HRS adalah salah satu Dai keturunan ( Dzurriyah ) Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم yang nasabnya tercatat dalam Rabithah Alawiyah . Beliau dikenal sebagai Imam besar FPI yang kerap memperjuangkan keadilan dan kemaslahatan. (Baca Juga: Rabithah Alawiyah Pastikan Habib Rizieq Keturunan Nabi Muhammad ke-39)
Pengurus Ponpes Darul Ilmi Wadda'wah (DILWA) Al-Habib Muhammad bin Alwi Al-Haddad menyampaikan pengalamannya tentang siapa sosok HRS. Habib Muhammad mengaku menaruh rasa hormat (takzhim) kepada Habib Rizieq Shihab setelah mendengar kisah gurunya Habib Soleh bin Ahmad Alaydrus yang bermimpi bertemu Rasulullah صلى الله عليه وسلم.
Dalam satu tausiyahnya beberapa waktu lalu, Habib Muhammad bin Alwi Haddad menyebut bahwa dirinya bukan anggota FPI dan tidak terlibat dengan FPI sama sekali. Tapi beliau mengaku cinta dengan ormas Islam tersebut.
"Al-Habib Muhammad Rizieq Shihab yang baru datang sekarang ini, ada yang pro, ada yang kontra sama beliau, ada yang suka dan tidak suka. Begitulah dinamika kehidupannya. Allah saja masih ada yang gak suka sama aturan Allah. Nabi Muhammad pun ada yang tidak suka, banyak yang bilang ini dan itu termasuk kepada para ulama," ucap Habib kelahiran Bekasi ini.
Habib Muhammad bin Alwi Al-Haddad mengemukakan, kalau orang dakwah tidak punya musuh, itu tanda tanya. Yang penting musuhnya bukan orang baik. "Kalau yang musuhin itu orang baik, kitanya yang bermasalah berarti. Tapi kalau yang musuhin bukan orang baik itu tanda dakwah diterima karena semua Nabi punya musuh," tuturnya.
Habib Muhammad mengaku awalnya dirinya tidak begitu memandang hormat Habib Rizieq , namun setelah kejadian itu semuanya berubah.
"Dulu saya sama Habib Rizieq biasa-biasa saja, tapi setelah ada bisyarah (kabar gembira) dari Rasulullah, ana (saya) sangat hormat kepada beliau. Jadi Habib Rizieq itu dapat bisyarah dari Rasulullah صلى الله عليه وسلم," tuturnya.
Memang sempat ada cerita-cerita tentang Habib Rizieq yang dimimpikan oleh Habib Umar Bin Hafizh (ulama besar Yaman) bertemu Rasulullah. Tetapi itu adalah hoaks karena sudah diklarifikasi ke Habib Umar.
Lihat Juga :