Beda Orang Saleh dan Kafir: Begini Kondisi Saat Tercabutnya Roh ke Langit

Jum'at, 19 Februari 2021 - 15:01 WIB
loading...
A A A
Dijawab, “Selamat datang, wahai jiwa yang baik yang dulu bersemayam di jasad yang baik! Masuklah dalam keadaan terpuji, dan bergembiralah dengan ketentraman dan karunia, dan Tuhan tidak murka kepadamu.”

Kata-kata itu diucapkan kepadanya sampai ia berhenti di langit tempat Allah Yang Mahaluhur dan Mahamulhia.

Maksudnya bukannya langit berisi Allah dan membatasi zat-Nya. Mahasuci Ia dari sedemikian, Allah di atas langit-langit-Nya. Allah berfirman tentang kursiNya, “Kursi-Nya mencakup langit dan bumi.” (OS, al-Bagarah: 255)

Rasulullah SAW membentakan bahwa posisi langit di kursi seperti sebuah cincin di dataran luas di bumi. Demikian juga, kursi di 'Arasy seperti sebuah cincin di dataran luas di bumi. Ini mirip dengan ayat, “Dan sungguh aku akan salib kalian di pangkal pohon kurma," (QS Thaha: 71) dan ayat, “Maka berjalanlah kalian di bumi,” (OS al-Bara'ah: 2).

Maksudnya, bukan mereka di dalam pohon kuma dan di dalam bumi. Maksud ayat di atas adalah, Allah berada di atas dan mengatasi langit. Hadis di atas juga mirip ayat, “Apakah kalian yang ada di langit merasa aman dengan ditenggelamkannya bumi bersama kalian? (QS al-Mulk: 16).

Artinya, kalian yang berada di atas. Juga semisal sabda Rasulullah SAW tehadap budak wanita, "Di mana Allah?”

Jawabnya, “Di langit.” Lalu Rasulullah SAW bersabda, "Bebaskan dia, sebab dia telah beriman," (HR Muslim)

Baca juga: Begini Keinginan dan Kondisi Manusia Saat Sakaratul Maut Datang

Orang Jahat
Jika ia orang jahat, sang malaikat berkata, “Keluarlah, wahai jiwa yang jahat yang bersemayam di jasad yang busuk! Keluarlah dalam keadaan tercela! Bergembiralah dengan air (di neraka) yang sangat panas dan sangat dingin?”

Kata-kata itu terus diucapkan sampai rohnya keluar, kemudian malaikat itu membawanya naik ke langit. Ia minta dibukakan (pintu langit| baginya.

Ditanya, “Siapa ini?”

Malaikat menjawab, “Fulan.”

Dikatakan, “Tidak ada penyambutan untuk jiwa yang busuk yang dulu bersemayam di jasad yang busuk. Pulanglah dalam keadaan tercela! Kau tidak dibukakan pintu!” Lalu ia dilepas dari langit, dan kemudian sampai di kubur.” (Dinwayatkan oleh Ibn Majah dalam Sunannya, dan telah disahihkan oleh Syekh Nashir dalam Shahih Jami' ash-Shaghir)
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Amalan Ini Dapat Mendatangkan...
Amalan Ini Dapat Mendatangkan Kucuran Rahmat Allah, Apa Itu?
Pahala Zikir Ini Membuat...
Pahala Zikir Ini Membuat Malaikat Bingung Mencatatnya, Apa Bacaannya?
Ayat-ayat Al Quran tentang...
Ayat-ayat Al Quran tentang Malaikat Allah SWT
Siapakah Malaikat Muaqibat?...
Siapakah Malaikat Mu'aqibat? Simak Ulasannya di Sini!
Berapa Banyak Jumlah...
Berapa Banyak Jumlah Malaikat? Benarkah Hanya 10?
Rekomendasi
Struktur Piramida Berusia...
Struktur Piramida Berusia 2.200 Tahun Ditemukan di Gurun Yudea
Fenomena Alam Besar...
Fenomena Alam Besar Bakal Terjadi, Bintang-bintang Berukuran Besar Memuntahkan Bebatuan
Rumus Matematika yang...
Rumus Matematika yang Memprediksi Akhir Umat Manusia Terpecahkan
Artikel Terkini
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Kumpulan Doa Menghadapi...
Kumpulan Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Kaum Muslim Wajib Tahu
Pesugihan untuk Cepat...
Pesugihan untuk Cepat Kaya, Benarkah Bisa Mendatangkan Rezeki? Ini Penjelasan Islam
Pejabat yang Menyesal...
Pejabat yang Menyesal di Hari Kiamat, Siapa Saja Mereka?
Bolehkah Mengejar Jabatan...
Bolehkah Mengejar Jabatan dalam Islam? Ini Penjelasan Hadis dan Kisah Nabi Yusuf AS
Fitnah Kekuasaan: Bahaya...
Fitnah Kekuasaan: Bahaya Jabatan, Mengejar Dunia yang Tiada Akhir
Infografis
Tempat dan Kegiatan...
Tempat dan Kegiatan Ini Harus Bayar Royalti Saat Putar Lagu Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved