Persiapan Sambut Bulan Ramadhan dengan 4 Amalan Ini

Rabu, 17 Maret 2021 - 08:38 WIB
loading...
Persiapan Sambut Bulan...
Ada banyak amalan dalam menyambut bulan Ramadhan yang sayang untuk dilewatkan. Foto ilustrasi/ist
A A A
Bulan suci Ramadhan akan segera tiba, bulan istimewa yang sangat ditunggu-tunggu oleh setiap muslim di seluruh dunia. Di dalamnya banyak keutamaan yang amat sayang untuk dilewatkan.

Untuk menyambutnya, sebagai mulsim kita perlu melakukan berbagai persiapan salah satunya melakukan amalan-amalan, yang penuh berkah dan pahala . Seperti dilansir NU online, ada beberapa amalan dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan ini, di antaranya :

Baca juga: Inilah Penampilan 'Good Looking' Ala Rasulullah

1. Niat menyambut dengan penuh suka cita

Ramadhan merupakan bulan ketika pintu-pintu surga dibuka dan pintu neraka ditutup. Tak heran bila Rasulullah, para sahabat, dan ulama menyambut Ramadhan dengan gembira dan melepasnya dengan kesedihan. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Telah datang kepada kalian ramadhan, bulan yang penuh berkah. Allah wajibkan kepada kalian puasa di bulan ini. Di bulan ini, akan dibukakan pintu-pintu langit, dan ditutup pintu-pintu neraka, serta setan-setan nakal akan dibelenggu. Demi Allah, di bulan ini terdapat satu malam yang lebih baik dari pada 1000 bulan. Siapa yang terhalangi untuk mendulang banyak pahala di malam itu, berarti dia terhalangi mendapatkan kebaikan. (HR. Ahmad dan Nasai).

Baca juga: Ternyata, Sosok Inilah yang Lebih Buruk dari Iblis dan Fir'aun

2. Memperbanyak ibadah sunnah

Untuk menyambut bulan penuh berkah, Rasulullah senantiasa memperbanyak ibadah sunnah termasuk puasa sunnah. Bahkan disebutkan dalam salah satu hadis bawa Nabi Muhammad lebih banyak berpuasa di bulan Sya’ban di banding bulan lainnya selain dari puasa wajib puasa Ramadhan.

Dari Aisyah Rahiyallahu ‘anha, beliau menuturkan,

“Rasulullah biasa mengerjakan puasa, sehingga kami berpendapat bahwa beliau tidak pernah tidak berpuasa, dan beliau biasa tidak berpuasa, sehingga kami berpendapat bahwa beliau tidak pernah berpuasa. Akan tetapi aku tidak pernah melihat Rasulullah berpuasa sebulan penuh, kecuali pada bulan Ramadhan, dan aku tidak pernah melihat beliau lebih banyak berpuasa daripada puasa di bulan Sya’ban”. (HR. Bukhari dan Muslim).

Baca juga: Inilah Kelelahan yang Dicintai Allah Ta'ala

Dalam hadis lain disebutkan bahwa bulan Sya’ban merupakan bulan ketika amalan diangkat oleh Allah. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

“Itu adalah bulan di mana orang tidak terlalu memperhatikan, antara Rajab dengan Ramadhan. Itu adalah bulan di mana perbuatan itu diangkat oleh Allah SWT, dan aku suka perbuatanku (amalanku) diangkat Allah ketika menjalani puasa.” (HR. Nasai).

Selain untuk mengamalkan sunnah Rasul, puasa sunnah di bulan Sya’ban dapat diniatkan untuk melatih diri sebelum berpuasa selama sebulan penuh.

Baca juga: Junta Myanmar Makin Beringas, 149 Demonstran Tewas

3. Membayar hutang puasa Ramadhan sebelumnya

Sebagai seorang muslimah, pastilah ada beberapa hari kita melewatkan puasa Ramadhan karena datang bulan. Untuk itu, di bulan Sya’ban inilah kita dapat mengganti atau meng-qadha puasa yang terlewat itu. Hal ini sebagaimana amalan Sayyidah Aisyah yang diceritakan oleh Abu Salamah, beliau berkata,

“Saya mempunyai tanggungan utang puasa Ramadhan. Saya tidak mampu mengqadhanya kecuali di bulan Sya’ban.”

Baca juga: Menanti Segera Kabar Haji dari Saudi

Menurut Yahya, Aisyah mengqadha di bulan Sya’ban dikarenakan ia sibuk melayani Nabi Muhammad.” (Muttafaq alaih). Maksudnya Aisyah begitu juga dengan istri-istri lainnya berjaga-jaga dan tak pernah meminta izin untuk berpuasa karena khawatir di antara mereka ada yang sedang dibutuhkan oleh Rasulullah, sehingga baru meng-qadha puasanya di bulan Sya’ban.

Namun demikian, bagi yang belum bersuami hendaknya segera mengganti puasanya tanpa menunda-nunda, karena hal yang demikian lebih utama.

Baca juga: Incar Pasar Eropa, SBAT Gandeng Perusahaan AS

4. Berziarah ke makam orangtua

Berziarah memang hendaknya dilakukan rutin. Namun sebelum datangnya Ramadhan ada baiknya kita mempererat silaturahmi dengan keluarga maupun mereka yang sudah meninggal. Hal demikian juga bisa memperkuat iman kita dengan mengingatkan kita terhadap kematian.

Baca juga: KLB Tidak Sah, Pihak AHY Sarankan Kubu Moeldoko Ubah Nama dan Logo Partai

Wallahu ‘alam.
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Bagaimana Hukum Ziarah...
Bagaimana Hukum Ziarah Kubur Menyambut Bulan Ramadan?
Jadwal 1 Ramadan 2024...
Jadwal 1 Ramadan 2024 Menurut Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah
Ragam Tradisi di Daerah...
Ragam Tradisi di Daerah dalam Menyambut Bulan Ramadan
Niat Menyambut Bulan...
Niat Menyambut Bulan Ramadan yang Sering Diamalkan Para Salafus Shalih
3 Bekal Menyambut Bulan...
3 Bekal Menyambut Bulan Suci Ramadhan 2022
Rekomendasi
Di Bawah Air Membeku,...
Di Bawah Air Membeku, Perilaku Aligator Menarik Perhatian Ilmuwan
Erdogan: Kekuatan Gempa...
Erdogan: Kekuatan Gempa Turki 3 Kali Lebih Kuat dari Marmara
Penemuan Luar Biasa...
Penemuan Luar Biasa Ini Ubah Pemahaman Kita tentang Dinosaurus
Artikel Terkini
Keistimewaan Muharram,...
Keistimewaan Muharram, Dijuluki Sebagai Bulannya Allah
Kisah Qarun dalam Al-Quran:...
Kisah Qarun dalam Al-Qur'an: Dari Orang Saleh Menjadi Binasa karena Harta
7 Ayat Al-Quran tentang...
7 Ayat Al-Quran tentang Kekayaan, Panduan Mencari dan Mengelola Harta Halal
Bahaya Harta : Ketika...
Bahaya Harta : Ketika Kekayaan Membuat Manusia Lalai dan Durhaka
Kapan Harta Menjadi...
Kapan Harta Menjadi Tercela? Ini Sikap yang Menyebabkannya
Pandangan Islam tentang...
Pandangan Islam tentang Harta: Benarkah Kaya Lebih Baik daripada Miskin?
Infografis
Salah Satu Bulan Suci,...
Salah Satu Bulan Suci, Ini Amalan-Amalan di Bulan Rajab
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved