5 Obat Hati, Salah Satunya Berkumpul dengan Orang-orang Saleh
Sabtu, 03 April 2021 - 20:46 WIB
loading...
A
A
A
"Sesungguhnya, kisah mereka (para Nabi) itu mengandungi pelajaran yang mendatangkan iktibar bagi orang-orang yang mempunyai akal..." (QS Yusuf: 111)
Muhammad bin Yunus berkata: Tiada aku melihat akan seuatu yang lebih manfaat bagi hati daripada mengingati riwayat hidup orang-orang soleh.
Sufyan bin Uyainah mengatakan bahawa ketika menyebut orang-orang sholeh akan bercucuran rahmat. Maka duduk bersama orang-orang saleh atau mendengar percakapan (nasihat) mereka atau mendengar hadits dari mereka dan keutamaan mereka akan membuat hati tenang. Dada menjadi lapang dan membaguskan akhlaq dan amalan.
Al-Hafidz Al-Qurasyi pada pembukaan Kitab beliau Al-Jawahir al-Mudhiyyah, beliau berkata: Segolongan salaf menafsirkan firman Allah "Ketahuilah dengan zikrullah itu, tenteramlah hati manusia". Yaitu menyebut kemuliaan para sahabat Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم. Karena mereka pernah melihat langsung Rasulullah. Mereka mengikuti Rasulullah dengan sebaik-baiknya.
Para Tabi'in juga memiliki kemuliaan yang sedemikian, maka dengan menyebut mereka tenteramlah dengannya hati-hati. Dan demikian juga orang-orang yang sesudah mereka yang mengikuti mereka sebaik-baiknya sehingga hari kiamat.
Sayyiduna Umar bin Khattab pernah berkata: "Hendaklah kalian mendengar cerita-cerita tentang orang-orang yang memiliki keutamaan, karena hal itu termasuk dari kemuliaan dan padanya terdapat kedudukan dan kenikmatan bagi jiwa."
Al-Quthb Al-Habib Ahmad bin Hasan Al-Atthas sewaktu beliau berada di Kota Tarim pada suatu majelis yang dihadiri banyak orang dari golongan Saadah Bani Alawi dan lainnya. Setelah selesai pembacaan kitab dan qasidah daripada kalam salaf, beliau berkata: "Apabila seseorang merasakan hatinya susah atau anggota badannya terasa malas untuk melakukan amal kebajikan, maka lihatlah atau bacalah kalam (ucapan) para salaf."
Semua perasaan susah dan rasa malas yang ada pada dirinya akan hilang. Janganlah seseorang memaksakan diri untuk melakukan hal-hal yang tidak mampu untuk dilakukan. Bertakwalah kepada Allah semampumu. Bersyukurlah kepada Allah jika engkau diberi taufik untuk dapat melakukan amal-amal saleh.
Wallahu A'lam
Baca Juga: 6 Penyebab Rusaknya Hati dan Cara Membersihkannya
Muhammad bin Yunus berkata: Tiada aku melihat akan seuatu yang lebih manfaat bagi hati daripada mengingati riwayat hidup orang-orang soleh.
Sufyan bin Uyainah mengatakan bahawa ketika menyebut orang-orang sholeh akan bercucuran rahmat. Maka duduk bersama orang-orang saleh atau mendengar percakapan (nasihat) mereka atau mendengar hadits dari mereka dan keutamaan mereka akan membuat hati tenang. Dada menjadi lapang dan membaguskan akhlaq dan amalan.
Al-Hafidz Al-Qurasyi pada pembukaan Kitab beliau Al-Jawahir al-Mudhiyyah, beliau berkata: Segolongan salaf menafsirkan firman Allah "Ketahuilah dengan zikrullah itu, tenteramlah hati manusia". Yaitu menyebut kemuliaan para sahabat Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم. Karena mereka pernah melihat langsung Rasulullah. Mereka mengikuti Rasulullah dengan sebaik-baiknya.
Para Tabi'in juga memiliki kemuliaan yang sedemikian, maka dengan menyebut mereka tenteramlah dengannya hati-hati. Dan demikian juga orang-orang yang sesudah mereka yang mengikuti mereka sebaik-baiknya sehingga hari kiamat.
Sayyiduna Umar bin Khattab pernah berkata: "Hendaklah kalian mendengar cerita-cerita tentang orang-orang yang memiliki keutamaan, karena hal itu termasuk dari kemuliaan dan padanya terdapat kedudukan dan kenikmatan bagi jiwa."
Al-Quthb Al-Habib Ahmad bin Hasan Al-Atthas sewaktu beliau berada di Kota Tarim pada suatu majelis yang dihadiri banyak orang dari golongan Saadah Bani Alawi dan lainnya. Setelah selesai pembacaan kitab dan qasidah daripada kalam salaf, beliau berkata: "Apabila seseorang merasakan hatinya susah atau anggota badannya terasa malas untuk melakukan amal kebajikan, maka lihatlah atau bacalah kalam (ucapan) para salaf."
Semua perasaan susah dan rasa malas yang ada pada dirinya akan hilang. Janganlah seseorang memaksakan diri untuk melakukan hal-hal yang tidak mampu untuk dilakukan. Bertakwalah kepada Allah semampumu. Bersyukurlah kepada Allah jika engkau diberi taufik untuk dapat melakukan amal-amal saleh.
Wallahu A'lam
Baca Juga: 6 Penyebab Rusaknya Hati dan Cara Membersihkannya
(rhs)
Lihat Juga :