Suasana Ramadhan di Yerusalem Meriah dengan Dekorasi Warna-warni
Rabu, 14 April 2021 - 04:03 WIB
loading...
Bocah Palestina menggantung lentera saat menjual produk di pasar di Kota Gaza, Jalur Gaza. Foto/REUTERS
A
A
A
YERUSALEM - Lentera warna-warni dan hiasan Ramadhan memenuhi jalanan Yerusalem saat warga Palestina menyambut bulan suci yang lebih longgar dari pembatasan COVID-19.
Saat Ramadhan, suasana di Kota Tua Yerusalem jauh lebih menyenangkan daripada tahun lalu ketika salat dibatasi di Masjid Al-Aqsa, tempat suci ketiga umat Islam.
Meskipun Yerusalem masih tanpa turis asing, jauh lebih banyak orang yang berjalan-jalan di Kota Tua, tempat toko-toko melaporkan bisnis yang lebih ramai.
Baca juga: Tak Gentar Sabotase Israel, Iran Mulai Pengayaan Uranium 60%
“Gara-gara virus corona, situasinya buruk bagi para pedagang dan masyarakat. Sekarang dengan vaksinasi virus corona, situasinya membaik,” ungkap salah satu pembeli, Mohammad Abu Sbeih.
Baca juga: Tanggapi Ancaman NATO, Rusia Tingkatkan Kesiapan Tempur
Israel telah memasukkan warga Palestina di Yerusalem Timur dalam peluncuran vaksin yang cepat.
Baca juga: Israel Hadapi Ancaman Berbahaya dari Drone, Kelemahannya Terkuak
Israel itu mencaplok bagian timur kota Yerusalem setelah merebutnya bersama Tepi Barat dalam perang Timur Tengah 1967.
Tetapi tidak jelas apakah warga Palestina dari Tepi Barat dapat datang ke Masjid Al-Aqsa selama Ramadhan, seperti tahun-tahun sebelumnya.
Seorang pejabat militer Israel mengatakan belum ada keputusan yang dibuat tentang izin liburan.
Situasi ini mungkin diperumit kecepatan vaksinasi yang dilakukan otoritas Palestina jauh lebih lambat daripada di Israel.
Internasional mendesak Israel memastikan warga Palestina divaksinasi.
Saat Ramadhan, suasana di Kota Tua Yerusalem jauh lebih menyenangkan daripada tahun lalu ketika salat dibatasi di Masjid Al-Aqsa, tempat suci ketiga umat Islam.
Meskipun Yerusalem masih tanpa turis asing, jauh lebih banyak orang yang berjalan-jalan di Kota Tua, tempat toko-toko melaporkan bisnis yang lebih ramai.
Baca juga: Tak Gentar Sabotase Israel, Iran Mulai Pengayaan Uranium 60%
“Gara-gara virus corona, situasinya buruk bagi para pedagang dan masyarakat. Sekarang dengan vaksinasi virus corona, situasinya membaik,” ungkap salah satu pembeli, Mohammad Abu Sbeih.
Baca juga: Tanggapi Ancaman NATO, Rusia Tingkatkan Kesiapan Tempur
Israel telah memasukkan warga Palestina di Yerusalem Timur dalam peluncuran vaksin yang cepat.
Baca juga: Israel Hadapi Ancaman Berbahaya dari Drone, Kelemahannya Terkuak
Israel itu mencaplok bagian timur kota Yerusalem setelah merebutnya bersama Tepi Barat dalam perang Timur Tengah 1967.
Tetapi tidak jelas apakah warga Palestina dari Tepi Barat dapat datang ke Masjid Al-Aqsa selama Ramadhan, seperti tahun-tahun sebelumnya.
Seorang pejabat militer Israel mengatakan belum ada keputusan yang dibuat tentang izin liburan.
Situasi ini mungkin diperumit kecepatan vaksinasi yang dilakukan otoritas Palestina jauh lebih lambat daripada di Israel.
Internasional mendesak Israel memastikan warga Palestina divaksinasi.
Lihat Juga :