Masjid Kubah Emas Sering Dikira Masjid Al-Aqsha
Senin, 17 Mei 2021 - 08:48 WIB
loading...
A
A
A
Selain beliau, para sahabat mulia juga pernah mengunjunginya di antaranya Umar bin Khattab saat menjadi Khalifah. Kemudian, Abu Hurairah, Sa’ad bin Abi Waqqash, Abdullah bin Umar, Abdullah bin ‘Abbas, Abu Ubaidah bin Jarrah,Mu’az bin Jabbal, Bilal bin Rabbah, Khalid bin Walid, Abu Dzar Al-Ghiffari, Salman Al-Farisi, Abu Darda, Abu Mas’ud Al-Anshari, Amr bin ‘Ash, Abdullah bin Salam, Said bin Zaid, Murrah bin Ka’ab, Abdullah bim Amr bin Ash, Mu’awiyah bin Abu Sufyan, Auf bin Malik, Ubadah bin Shamit, Sa’id bin Al-Ash, dan Shafiyah istri Baginda Rasulullah.
Demikian pula para ulama Tabi’in dan tokoh-tokoh ahli fiqih terkenal pernah berziarah ke Masjid Al-Aqsha, di antaranya Imam Asy-Syafi’i. Bahkan Imam Syafi'i lahir di Jalur Gaza, beberapa puluh kilometer dari Baitul Maqdis (Al-Aqsha).
Ulama lainnya, Imam Al-Ghazali. Semasa hidupnya, pada tahun 489 H, Imam Al-Ghazali masuk Kota Damaskus, Suriah, dan tinggal beberapa hari. Kemudian menziarahi Baitul Maqdis (Al-Aqsha) di Palestina untuk waktu beberapa lama.
Demikian pula Syeikh Ibnu Hajar Al-Asqolani (773-852 H), penyusun Kitab Fathul Baari Syarh Shahih Al-Bukhari dan Kitab Bulughul Marom min Adillatil Ahkam.
Peziarah dapat pula menyaksikan bukti-bukti peninggalan sejarah Islam dan makam-makam para Nabi utusan Allah. Di antaranya makam Nabi Ibrahim, makam Nabi Syu'aib, makam Nabi Musa, makam Nabi Dawud, makam Nabi Yunus dan makam Nabi Sulaiman 'Alaihimus sholatu wassalam.
Al-Aqsha akan meningatkan kita tentang sejarah dan kisah para Nabi. Bahkan di akhir zaman disebutkan bahwa Imam Mahdi dan Nabi Isa 'alaihissalam kelak akan memerangi Dajjal dan pengikutnya (Yahudi) hingga mati di "Pintu Lud" Palestina.
Semoga Allah memuliakan Islam dan menolong kaum muslimin Palestina serta menyelamatkan Masjidil-Aqsha dari agresi kaum Yahudi.
Wallahu A'lam
Baca Juga: Bangku Sinagoga Israel Runtuh saat Umat Yahudi Menari Berjamaah, 2 Tewas, 167 Luka
Demikian pula para ulama Tabi’in dan tokoh-tokoh ahli fiqih terkenal pernah berziarah ke Masjid Al-Aqsha, di antaranya Imam Asy-Syafi’i. Bahkan Imam Syafi'i lahir di Jalur Gaza, beberapa puluh kilometer dari Baitul Maqdis (Al-Aqsha).
Ulama lainnya, Imam Al-Ghazali. Semasa hidupnya, pada tahun 489 H, Imam Al-Ghazali masuk Kota Damaskus, Suriah, dan tinggal beberapa hari. Kemudian menziarahi Baitul Maqdis (Al-Aqsha) di Palestina untuk waktu beberapa lama.
Demikian pula Syeikh Ibnu Hajar Al-Asqolani (773-852 H), penyusun Kitab Fathul Baari Syarh Shahih Al-Bukhari dan Kitab Bulughul Marom min Adillatil Ahkam.
Peziarah dapat pula menyaksikan bukti-bukti peninggalan sejarah Islam dan makam-makam para Nabi utusan Allah. Di antaranya makam Nabi Ibrahim, makam Nabi Syu'aib, makam Nabi Musa, makam Nabi Dawud, makam Nabi Yunus dan makam Nabi Sulaiman 'Alaihimus sholatu wassalam.
Al-Aqsha akan meningatkan kita tentang sejarah dan kisah para Nabi. Bahkan di akhir zaman disebutkan bahwa Imam Mahdi dan Nabi Isa 'alaihissalam kelak akan memerangi Dajjal dan pengikutnya (Yahudi) hingga mati di "Pintu Lud" Palestina.
Semoga Allah memuliakan Islam dan menolong kaum muslimin Palestina serta menyelamatkan Masjidil-Aqsha dari agresi kaum Yahudi.
Wallahu A'lam
Baca Juga: Bangku Sinagoga Israel Runtuh saat Umat Yahudi Menari Berjamaah, 2 Tewas, 167 Luka
(rhs)
Lihat Juga :