Inilah 2 Pahlawan Pembebas Masjid Al-Aqsha, Siapa Berikutnya?
Minggu, 23 Mei 2021 - 14:19 WIB
loading...
A
A
A
Rasulullah mengabarkan akan datangnya seorang pemimpin yang namanya seperti nama belia. "Dunia tidak akan binasa (hancur) sampai seorang manusia di antara orang-orang Arab muncul, yang memiliki nama seperti namaku." (Hadis sahih At-Tirmidzi)
"Umatku akan memperoleh pertolongan yang melimpah yang tidak pernah diperoleh sebelumnya." (Sunan Ibnu Majah)
Beliau adalah Imam Mahdi. Beliau bukan seorang Nabi yang diutus Allah dengan kitab sucinya. Beliau adalah hamba saleh, umat Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم yang memiliki pertalian keluarga kepadanya.
Al-Mahdi akan muncul di akhir zaman. Beliau akan memenuhi bumi dengan kedamaian dan keadilan sebab bumi telah diliputi oleh tirani dan ketidakadilan. (Sahih at-Tirmidzi dan Sunan Abu Dawud)
Dalam hadis yang diriwayatkan Imam Ahmad, Abu Dawud dan Al- Hakim disebutkan, pusat kepemimpinan kaum Muslimin pada hari peperangan yang paling besar (Al-Malhamah Al-Kubra) adalah di sebuah negeri yang bernama Ghuthah, di negeri itu terdapat sebuah kota bernama Damsyik (Damaskus).
Al-Mahdi akan memimpin kaum Muslimin pada peperangan paling besar dan tempat yang akan menjadi pusat komando beliau adalah di Ghuthah dekat Damsyik (Damaskus). Karena itulah Damaskus akan menjadi tempat tinggal yang terbaik bagi Muslimin pada waktu itu.
Pada saat itu, Imam Mahdi akan berhadapan dengan Dajjal yang telah menyebarkan fitnah dan tipu daya di muka bumi. Maka saat itulah, Isa Al-Masih turun ke bumi untuk membunuh Dajjal (si Mesiah Palsu) dan pengikutnya tepatnya di gerbang Lodd Palestina. Kedatangan Isa Al-Masih untuk mengajak umat manusia agar mengikuti ajaran Rasulullah shallalahu 'alaihi wasallam.
Isa Al-Masih dibantu Imam Mahdi berhasil membunuh Dajjal dan 70.000 pasukan Yahudi. Dalam hadis panjang dari Nawwas bin Sam'an, yang membicarakan turunnya Isa Bin Maryam, Rasulullah bersabda:
"Ketika Allah mengutus Isa Ibnu Maryam, maka turunlah ia di Menara putih di sebelah timur Damaskus mengenakan dua buah pakaian yang dicelup dengan waras dan za'faran. Kedua telapak tangannya diletakkannya di sayap dua Malaikat. Jika ia menundukkan kepala maka menurunlah rambutnya, dan jika diangkatnya kelihatanlah landai seperti mutiara. Maka tidak ada seorang kafir pun yang mencium nafasnya kecuali pasti meninggal dunia, padahal nafasnya itu sejauh mata memandang. Lalu Isa mencari Dajjal hingga menjumpainya di gerbang Lodd, lantas dibunuhnya Dajjal. Kemudian Isa datang kepada suatu kaum yang telah dilindungi oleh Allah dari Dajjal, lalu Isa mengusap wajah mereka dan memberi tahu mereka tentang derajat mereka di surga." (HR Muslim)
Demikian risalah Nubuwwah menceritakan peristiwa akhir zaman. Apa yang terjadi hari ini adalah rentetan peristiwa menuju akhir zaman. Semoga Allah menjaga Baitul Maqdis dan menyelamatkan umat Islam.
Wallahu A'lam
Baca Juga: Misi Besar Israel Sambut Dajjal dan Kematiannya di Tangan Nabi Isa
"Umatku akan memperoleh pertolongan yang melimpah yang tidak pernah diperoleh sebelumnya." (Sunan Ibnu Majah)
Beliau adalah Imam Mahdi. Beliau bukan seorang Nabi yang diutus Allah dengan kitab sucinya. Beliau adalah hamba saleh, umat Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم yang memiliki pertalian keluarga kepadanya.
Al-Mahdi akan muncul di akhir zaman. Beliau akan memenuhi bumi dengan kedamaian dan keadilan sebab bumi telah diliputi oleh tirani dan ketidakadilan. (Sahih at-Tirmidzi dan Sunan Abu Dawud)
Dalam hadis yang diriwayatkan Imam Ahmad, Abu Dawud dan Al- Hakim disebutkan, pusat kepemimpinan kaum Muslimin pada hari peperangan yang paling besar (Al-Malhamah Al-Kubra) adalah di sebuah negeri yang bernama Ghuthah, di negeri itu terdapat sebuah kota bernama Damsyik (Damaskus).
Al-Mahdi akan memimpin kaum Muslimin pada peperangan paling besar dan tempat yang akan menjadi pusat komando beliau adalah di Ghuthah dekat Damsyik (Damaskus). Karena itulah Damaskus akan menjadi tempat tinggal yang terbaik bagi Muslimin pada waktu itu.
Pada saat itu, Imam Mahdi akan berhadapan dengan Dajjal yang telah menyebarkan fitnah dan tipu daya di muka bumi. Maka saat itulah, Isa Al-Masih turun ke bumi untuk membunuh Dajjal (si Mesiah Palsu) dan pengikutnya tepatnya di gerbang Lodd Palestina. Kedatangan Isa Al-Masih untuk mengajak umat manusia agar mengikuti ajaran Rasulullah shallalahu 'alaihi wasallam.
Isa Al-Masih dibantu Imam Mahdi berhasil membunuh Dajjal dan 70.000 pasukan Yahudi. Dalam hadis panjang dari Nawwas bin Sam'an, yang membicarakan turunnya Isa Bin Maryam, Rasulullah bersabda:
"Ketika Allah mengutus Isa Ibnu Maryam, maka turunlah ia di Menara putih di sebelah timur Damaskus mengenakan dua buah pakaian yang dicelup dengan waras dan za'faran. Kedua telapak tangannya diletakkannya di sayap dua Malaikat. Jika ia menundukkan kepala maka menurunlah rambutnya, dan jika diangkatnya kelihatanlah landai seperti mutiara. Maka tidak ada seorang kafir pun yang mencium nafasnya kecuali pasti meninggal dunia, padahal nafasnya itu sejauh mata memandang. Lalu Isa mencari Dajjal hingga menjumpainya di gerbang Lodd, lantas dibunuhnya Dajjal. Kemudian Isa datang kepada suatu kaum yang telah dilindungi oleh Allah dari Dajjal, lalu Isa mengusap wajah mereka dan memberi tahu mereka tentang derajat mereka di surga." (HR Muslim)
Demikian risalah Nubuwwah menceritakan peristiwa akhir zaman. Apa yang terjadi hari ini adalah rentetan peristiwa menuju akhir zaman. Semoga Allah menjaga Baitul Maqdis dan menyelamatkan umat Islam.
Wallahu A'lam
Baca Juga: Misi Besar Israel Sambut Dajjal dan Kematiannya di Tangan Nabi Isa
(rhs)
Lihat Juga :