Dialah Sepupu Nabi SAW yang Banyak Menguasai Berbagai Ilmu
Jum'at, 06 Agustus 2021 - 17:21 WIB
loading...
A
A
A
Dan tak kulihat orang yang lebih mengetahui tentang putusan Abu Bakar, Umar dan Utsman dalam pengadilan daripadanya. Begitu pula tak ada yang lebih mendalam pengertiannya daripadanya.
Sungguh, ia telah menyediakan waktu untuk mengajarkan fiqih satu hari, tafsir satu hari, riwayat dan strategi perang satu hari, syair satu hari, dan tarikh serta kebudayaan bangsa Arab satu hari.
Serta tak ada yang lebih tahu tentang syair, bahasa Arab, tafsir Quran, ilmu hisab dan soal pembagian pusaka daripadanya.
Dan tidak seorang alim pun yang pergi duduk ke dekatnya kecuali hormat kepadanya, serta tidak seorang pun yang bertanya, kecuali mendapatkan jawaban daripadanya."
Seorang penduduk Bashrah melukiskan Ibnu Abbas pernah menjadi gubernur di sana, sebagai berikut:
"la mengambil tiga perkara dan meninggalkan tiga perkara"
1. Menarik hati pendengar apabila ia berbicara.
2. Memperhatikan setiap ucapan pembicara.
3. Memilih yang teringan apabila memutuskan perkara.
1. Menjauhi sifat mengambil muka.
2. Menjauhi orang-orang yang rendah budi.
3. Menjauhi setiap perbuatan dosa.
Baca juga: Begini Pidato Abbas bin Abdul Muthalib Saat Baiat Al-Aqabah
Sungguh, ia telah menyediakan waktu untuk mengajarkan fiqih satu hari, tafsir satu hari, riwayat dan strategi perang satu hari, syair satu hari, dan tarikh serta kebudayaan bangsa Arab satu hari.
Serta tak ada yang lebih tahu tentang syair, bahasa Arab, tafsir Quran, ilmu hisab dan soal pembagian pusaka daripadanya.
Dan tidak seorang alim pun yang pergi duduk ke dekatnya kecuali hormat kepadanya, serta tidak seorang pun yang bertanya, kecuali mendapatkan jawaban daripadanya."
Seorang penduduk Bashrah melukiskan Ibnu Abbas pernah menjadi gubernur di sana, sebagai berikut:
"la mengambil tiga perkara dan meninggalkan tiga perkara"
1. Menarik hati pendengar apabila ia berbicara.
2. Memperhatikan setiap ucapan pembicara.
3. Memilih yang teringan apabila memutuskan perkara.
1. Menjauhi sifat mengambil muka.
2. Menjauhi orang-orang yang rendah budi.
3. Menjauhi setiap perbuatan dosa.
Baca juga: Begini Pidato Abbas bin Abdul Muthalib Saat Baiat Al-Aqabah
(mhy)
Lihat Juga :