Tadabur Ar-Rahman Ayat 51-56: Buah dan Bidadari Disiapkan untuk Penghuni Surga
Senin, 06 September 2021 - 14:48 WIB
loading...
Buah dan bidadari yang tidak pernah disentuh jin dan manusia disiapkan untuk menemani para penghuni surga. Foto/Ist
A
A
A
Ustaz Mukhlis Mukti Al Mughni
Yayasan Pustaka Afaf,
Alumnus Al-Azhar Mesir
Dalam lanjutan tadabur Surat Ar-Rahman kali ini bercerita tentang kenikmatan surga. Salah satunya disebutkan tentang buah-buahan dan bidadari yang akan menemani penghuni surga.
Sebagaimana diketahui, Surat Ar-Rahman (Yang Maha Pemurah) terdiri dari 78 ayat yang dijuluki pengantinnya Al-Qur'an. Surat ini menerangkan aneka nikmat Allah yang wajib kita syukuri.
Berikut Lanjutan Tadabaur Ayat 51-56:
Ayat 51 dan 52:
"Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" (Ar-Rahman: 51)
"Di dalam kedua surga itu terdapat segala macam buah-buahan yang berpasangan." (Ar-Rahman: 52)
Pesan dan Hikmah:
1. Dijelaskan bahwa buah-buahan surga itu selalu berpasangan. Hal itu menunjukkan banyaknya aneka buah di surga.
2. Ada pula yang memahami maksudnya berpasangan itu adalah buah yang dikenal dan tidak dikenal manusia. Boleh jadi sama nama dengan buah di dunia namun beda jenis, hakikat dan rasanya.
Ayat 53 dan 54:
"Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" (Ar-Rahman: 53)
Yayasan Pustaka Afaf,
Alumnus Al-Azhar Mesir
Dalam lanjutan tadabur Surat Ar-Rahman kali ini bercerita tentang kenikmatan surga. Salah satunya disebutkan tentang buah-buahan dan bidadari yang akan menemani penghuni surga.
Sebagaimana diketahui, Surat Ar-Rahman (Yang Maha Pemurah) terdiri dari 78 ayat yang dijuluki pengantinnya Al-Qur'an. Surat ini menerangkan aneka nikmat Allah yang wajib kita syukuri.
Berikut Lanjutan Tadabaur Ayat 51-56:
Ayat 51 dan 52:
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
"Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" (Ar-Rahman: 51)
فِيْهِمَا مِنْ كُلِّ فَاكِهَةٍ زَوْجٰنِۚ
"Di dalam kedua surga itu terdapat segala macam buah-buahan yang berpasangan." (Ar-Rahman: 52)
Pesan dan Hikmah:
1. Dijelaskan bahwa buah-buahan surga itu selalu berpasangan. Hal itu menunjukkan banyaknya aneka buah di surga.
2. Ada pula yang memahami maksudnya berpasangan itu adalah buah yang dikenal dan tidak dikenal manusia. Boleh jadi sama nama dengan buah di dunia namun beda jenis, hakikat dan rasanya.
Ayat 53 dan 54:
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِۚ
"Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" (Ar-Rahman: 53)
Lihat Juga :