Saat Rasulullah Disihir Orang Yahudi, Allah Turunkan 2 Surat Ini
Rabu, 13 Oktober 2021 - 21:21 WIB
loading...
A
A
A
Ketika diamati, dalam gulungan ijuk terdapat 11 buhul pada seutas tali. Maka terbuktilah apa yang dikatakan Malaikat yang berpura-pura menjadi tamu dan menjenguk Rasulullah itu. Malaikat menjelma sebagai manusia, dua insan yang bersaudara.
Maka turunlah Surat perlindungan Al-Falaq dan An-Naas. Sehubungan dengan sakitnya Rasulullah, Beliau diperintahkan Allah Ta'ala membaca kedua surah tersebut. Setiap satu ayat dibaca, maka lepaslah buhul tali pada gulungan ijuk yang digunakan untuk menyihir beliau. Maka begitu beliau selesai membaca, badan pun sehat seperti sedia kala.
Inilah keutamaan Surat Al-Falaq dan An-Naas yang disebut Al-Mu'awwidzatain. Surat ini dapat diamalkan untuk perlindungan dari kejahatan setan, jin maupun sihir manusia.
Surat Al-Falaq dan Terjemahannya
Qul a'uudzu birobbil falaq. Min syarri maa kholaq. Wa min syarri ghoosiqin idzaa waqob. Wa min syarrin naffaatsaati fil ‘uqod. Wa min syarri haasidin idzaa hasad.
"Katakanlah: 'Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki". (QS.Al-Falaq:1-5)
Surat An-Naas dan Terjemahannya:
Qul a'uudzu birobbinnaas. Malikin naas. Ilaahin naas. Min syarril waswaasil khonnaas. Alladzii yuwaswisu fii shuduurin naas, minal jinnati wan naas.
"Katakanlah: 'Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia." (QS An-Naas:1-6)
Baca Juga: Asbabun Nuzul Surah Al-Falaq dan An-Naas Berkaitan dengan Sihir
Maka turunlah Surat perlindungan Al-Falaq dan An-Naas. Sehubungan dengan sakitnya Rasulullah, Beliau diperintahkan Allah Ta'ala membaca kedua surah tersebut. Setiap satu ayat dibaca, maka lepaslah buhul tali pada gulungan ijuk yang digunakan untuk menyihir beliau. Maka begitu beliau selesai membaca, badan pun sehat seperti sedia kala.
Inilah keutamaan Surat Al-Falaq dan An-Naas yang disebut Al-Mu'awwidzatain. Surat ini dapat diamalkan untuk perlindungan dari kejahatan setan, jin maupun sihir manusia.
Surat Al-Falaq dan Terjemahannya
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ . مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ . وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ . وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ . وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
Qul a'uudzu birobbil falaq. Min syarri maa kholaq. Wa min syarri ghoosiqin idzaa waqob. Wa min syarrin naffaatsaati fil ‘uqod. Wa min syarri haasidin idzaa hasad.
"Katakanlah: 'Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki". (QS.Al-Falaq:1-5)
Surat An-Naas dan Terjemahannya:
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ . مَلِكِ النَّاسِ . إِلَهِ النَّاسِ . مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ . الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ . مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
Qul a'uudzu birobbinnaas. Malikin naas. Ilaahin naas. Min syarril waswaasil khonnaas. Alladzii yuwaswisu fii shuduurin naas, minal jinnati wan naas.
"Katakanlah: 'Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia." (QS An-Naas:1-6)
Baca Juga: Asbabun Nuzul Surah Al-Falaq dan An-Naas Berkaitan dengan Sihir
(rhs)
Lihat Juga :