Habib al-Ajami: Rentenir Tajir Itu Tobat, Lalu Menjadi Sufi

Selasa, 19 Oktober 2021 - 18:26 WIB
loading...
A A A
Waktu berlalu, dan dia menjadi benar-benar melarat. Istrinya terus menerus memintanya uang untuk kebutuhan rumah tangga. Karenanya Habib pergi dari rumahnya dan menuju ke tempat penyepian untuk melanjutkan pengabdiannya (kepada Allah). Ketika malam tiba, dia baru kembali ke istrinya.

“Dari mana saja engkau bekerja, kenapa tidak membawa apa pun ke rumah?” desak istrinya.

“Orang yang aku bekerja untuknya begitu murah hati,” jawab Habib. “Dia begitu murah hati sehingga aku malu untuk meminta sesuatu padanya. Jika waktu yang tepat telah tiba, dia akan memberi. Karena dia telah berkata, ‘Setiap sepuluh hari sekali aku akan memberi upah.’.”

Jadilah Habib al-Ajami setiap harinya mendatangi tempat penyepian untuk beribadah, sampai waktu sepuluh hari telah habis. Pada hari ke sepuluh, pada waktu salat Dzuhur, sebuah pikiran memasuki benaknya.

“Apa yang bisa aku bawa pulang malam ini, dan apa yang harus aku katakan kepada istriku?”

Dan dia merenungkan ini dalam-dalam. Langsung saja Allah Yang Mahakuasa mengirim seorang pengangkut barang ke depan pintu rumahnya dengan membawa begitu banyak tepung gandum, yang lainnya membawa daging domba yang telah dikuliti, dan yang lainnya lagi membawa minyak, madu, rempah-rempah, dan bumbu-bumbuan.

Para tukang angkut memuat semua barang-barang ini. Seorang pemuda tampan menemani mereka, membawa dompet berisi tiga ratus dirham perak. Datang ke rumah Habib, dia mengetuk pintu.

“Ada perlu apa?” tanya istri Habib, membuka pintu.

“Tuan kami telah mengirim semua ini,” jawab pemuda tampan itu. “Katakan pada Habib, ‘Engkau tingkatkan kerjamu, dan kami akan meningkatkan upahmu.’.”

Setelah berkata demikian, dia pergi. Saat malam tiba, Habib melanjutkan perjalanan pulang, dengan merasa malu dan muram. Ketika dia mendekati rumahnya, aroma roti dan masakan menusuk lubang hidungnya. Istrinya berlari untuk menyambutnya dan menyeka wajahnya dan bersikap lembut padanya, sesuatu yang belum pernah dilakukannya sebelumnya.

“Suamiku,” dia menangis. “Orang yang engkau bekerja untuknya adalah orang yang sangat baik, murah hati, dan penuh cinta kasih. Lihat apa yang dia kirimkan dengan tangan seorang pemuda tampan! Dan pemuda itu berkata, ‘Ketika Habib pulang, katakan padanya, ‘Engkau tingkatkan kerjamu, dan kami akan meningkatkan upahmu.’.”

Habib al-Ajami terkagum-kagum.

“Luar biasa!” serunya. “Aku bekerja selama sepuluh hari, dan dia memberi semua kebaikan untukku. Jika aku bekerja lebih keras, siapa yang tahu apa yang akan dia lakukan?”

Dan dia memalingkan wajahnya sepenuhnya dari hal-hal duniawi dan menyerahkan diri untuk mengabdi kepada Allah.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Qarun dalam Al-Quran:...
Kisah Qarun dalam Al-Qur'an: Dari Orang Saleh Menjadi Binasa karena Harta
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW Sujud Sangat Lama, Ternyata Ini Penyebabnya
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Rekomendasi
Banjir Terbesar dalam...
Banjir Terbesar dalam Sejarah Dunia Diklaim Ciptakan Laut Mediterania
Picu Anomali Cuaca,...
Picu Anomali Cuaca, Titik Lemah Magnet Bumi di Atlantik Selatan Semakin Besar
Jet Pribadi Erdogan...
Jet Pribadi Erdogan Mondar-mandir Angkut Korban Gempa Turki
Artikel Terkini
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Kumpulan Doa Menghadapi...
Kumpulan Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Kaum Muslim Wajib Tahu
Pesugihan untuk Cepat...
Pesugihan untuk Cepat Kaya, Benarkah Bisa Mendatangkan Rezeki? Ini Penjelasan Islam
Pejabat yang Menyesal...
Pejabat yang Menyesal di Hari Kiamat, Siapa Saja Mereka?
Bolehkah Mengejar Jabatan...
Bolehkah Mengejar Jabatan dalam Islam? Ini Penjelasan Hadis dan Kisah Nabi Yusuf AS
Fitnah Kekuasaan: Bahaya...
Fitnah Kekuasaan: Bahaya Jabatan, Mengejar Dunia yang Tiada Akhir
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved