KIsah Sufi Ibrahim bin Adham: Menginap di Rumah Pemuda yang Dirasuki Setan
Minggu, 24 Oktober 2021 - 10:32 WIB
loading...
A
A
A
“Aku telah menjadi tamumu selama tiga hari,” katanya kepada pemuda itu. “Sekarang engkau datanglah dan menjadi tamuku selama empat puluh hari.”
Pemuda itu menerima undangannya. Makanan yang Ibrahim makan selama ini diperoleh dengan kerja tangannya sendiri. Dia membawa pemuda itu ke rumahnya dan memberinya makanannya sendiri. Dengan segera kegairahannya lenyap. Semua semangat dan hasratnya lenyap.
Kegelisahan, sulit tidur, dan ratapannya telah hilang.
“Apa yang telah engkau lakukan kepadaku?” dia menyeru.
“Ya,” jawab Ibrahim. “Makananmu haram. Setan selalu datang dan pergi merasuk ke dalam dirimu. Segera setelah engkau menelan makanan yang halal, perwujudan yang dia buat dalam dirimu terungkap apa adanya, ini adalah pekerjaan Iblis.”
Baca juga: Kisah Sufi Ibrahim bin Adham: Perjalanan ke Makkah, Bertemu Daud dan Khidir
Pemuda itu menerima undangannya. Makanan yang Ibrahim makan selama ini diperoleh dengan kerja tangannya sendiri. Dia membawa pemuda itu ke rumahnya dan memberinya makanannya sendiri. Dengan segera kegairahannya lenyap. Semua semangat dan hasratnya lenyap.
Kegelisahan, sulit tidur, dan ratapannya telah hilang.
“Apa yang telah engkau lakukan kepadaku?” dia menyeru.
“Ya,” jawab Ibrahim. “Makananmu haram. Setan selalu datang dan pergi merasuk ke dalam dirimu. Segera setelah engkau menelan makanan yang halal, perwujudan yang dia buat dalam dirimu terungkap apa adanya, ini adalah pekerjaan Iblis.”
Baca juga: Kisah Sufi Ibrahim bin Adham: Perjalanan ke Makkah, Bertemu Daud dan Khidir
(mhy)
Lihat Juga :