Al-Khawarizmi, Ilmuwan Muslim Penemu Algoritma dan Aljabar yang Mengubah Wajah Dunia

Selasa, 26 Oktober 2021 - 13:20 WIB
loading...
Al-Khawarizmi, Ilmuwan...
Muhammad Ibnu Musa al-Khawarizmi atau Al-Khawarizmi adalah ilmuwan muslim penemu bidang matematika atau dikenal juga sebagai bapak Algoritma atau Aljabar. Foto istimewa
A A A
TANPA Algoritma dan Aljabar, maka tak akan pernah ada komputer, facebook, whatsapp, BBM, line dan lainnya. Begitu ungkapan yang disampaikan Mark Zuckerbeg, si jenius pendiri Facebook ini. Tapi apa yang dia ungkap? " “Saya heran ada orang-orang yang terlalu mengidolakan saya, padahal saya sangat mengidolakan ilmuwan Muslim Al-Khawarizmi karena tanpa Algoritma dan Aljabar, maka jangan pernah bermimpi ada facebook ini ,"ujar Mark yang sangat fenomenal.

Siapa sebenarnya Al-Khawarizmi ini? Dia adalah seorang ilmuwan Persia yang lahir sekitar tahun 780 di Khiva, Uzbekistan dan wafat di Baghdad tahun 850 dan mengabdi sebagai dosen di sekolah kehormatan di Baghdad. Bernama lengkap Muhammad Ibnu Musa Al-Khawarizmi yang menulis buku “Al Jabr W’Al-Muqabala” (Rules of Restoration and Reduction), dan dialah yang dikenal sebagai bapak Aljabar atau algoritma itu.

Baca juga: 4 Penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia

Kata algoritma sendiri berasal dari kata nama Abu Ja’far Mohammed Ibnu Musa al-Khawarizmi sendiri. Di negara-negara barat Al Khawarizmi dikenal dengan sebutan Al Goritmi, Al Gorismi, Al Cowarizmi, dan sebutan dengan ejaan yang lainnya. Keluarganya merupakan turunan Persia yang telah menetap di Khawarizm, namun dari beberapa catatan sejarah diketahui bahwa ketika kecil ia pindah bersama keluarganya ke selatan kota Baghdad, sehingga di sanalah Al-Khawarizmi meniti karirnya sebagai seorang matematikawan.

Menurut catatan sejarah, Al-Khawarizmi diperkirakan hidup di masa khalifah Abbasiyah Al-Ma’mun, Al-Mu’tashim dan Al-Watsiq yang dikenal sebagai masa keemasan ilmu pengetahuan di daerah Arab berkat translasi buku dan ilmu pengetahuan ke dalam bahasa Arab. Pada masa itu terdapat Bait Al-Hikmah (Rumah Hikmah) yang menjadi pusat penelitian, penerjemahan buku ke dalam bahasa Arab, dan juga publikasi ilmu pengetahuan yang dilakukan oleh para cendekiawan muslim tak terkecuali Al Khawarizmi.

Al Khawarizmi bergabung bersama cendekiawan yang lain di Bait Al-Hikmah ketika berusia 20 tahun. Semasa hidupnya ia bekerja di Sekolah Kehormatan yang didirikan oleh Khalifah Al-Ma’mun. Di sanalah, ia banyak menulis berbagai gagasan dan mempublikasikan buku ilmu pengetahuan baik di bidang matematika, astronomi, sejarah maupun geografi, termasuk mempelajari terjemahan literatur sansekerta dan Yunani.

Karya pertamanya dipublikasikan dalam buku al-Jabar (Al-Kitāb al-mukhtaṣar fī ḥisāb al-jabr wa-l-muqābala). Buku tersebut merupakan buku pertama yang menjelaskan solusi sistematik dari linear dan notasi kuadrat. Berkat karya tersebutlah Al-Kharizmi dijuluki sebagai Bapak Aljabar. Selain itu buku tersebut juga membawa kontribusi dalam kebahasaan. Kata aljabar berasal dari kata al-Jabr yang tercantum di dalam bukunya.

Hasil pemikiran Al-Khawarizmi dalam buku al-Jabar dianggap sebagai revolusi besar dalam bidang matematika. Ia berhasil mengintegrasikan konsep-konsep geometri dari matematika yunani kuno ke dalam konsep matematika yang baru. Pemikirannya menghasilkan sebuah teori gabungan yang memungkinkan bilangan rasional, irasional, dan besaran-besaran geometri diperlakukan sebagai objek-objek aljabar.

Al Khawarizmi juga berkontribusi terhadap cabang aritmatika, hasil pemikirannya mengenai bidang ini dituangkan dalam karyanya yang berjudul Kitāb 'al-Jam’a wa-l-tafrīq bi-ḥisāb al-Hind'. Kitab tersebut dikenal sebagai buku ilmu pengetahuan pertama yang ditulis menggunakan sistem bilangan desimal. Teori yang dibahas dalam buku tersebut merupakan titik awal penyeimbangan ilmu matematika dan sains dan dari buku tersebut juga lah cikal bakal dari algoritma muncul.

Di belahan Eropa, karyanya banyak ditranslasikan ke dalam bahasa Latin sebagai Algorithmi, Algorismi, Alchawarizmi sehingga di literatur barat Al Khawarizmi dikenal sebagai Algorizm. Sebutan inilah yang kemudian digunakan untuk menyebutkan konsep algoritma yang ditemukannya perhitungan logaritma yang sekarang banyak dipergunakan secara luas terutama di bidang komputer atau sains dan engineering yang berasal dari hasil pemikirannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
5 Ilmuwan Muslim Peletak...
5 Ilmuwan Muslim Peletak Dasar Ilmu Kecantikan Masa Kini
Syaikh Abu Al-Hasan...
Syaikh Abu Al-Hasan Ali An-Nadwi, Sosok Ulama dan Penulis Terbaik Sirah Nabawiyah
4 Penemuan Ilmuwan Muslim...
4 Penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia saat Ini
Kisah Al Zahrawi, Sosok...
Kisah Al Zahrawi, Sosok Ilmuwan Muslim Berjuluk Bapak Bedah Modern
Kisah 3 Daulah Islam...
Kisah 3 Daulah Islam Berlomba Memberi Hadiah kepada Ilmuwan
Renaisans: Guru Galileo...
Renaisans: Guru Galileo dan Copernicus adalah Ilmuwan Islam
Rekomendasi
5 Tokoh Muslim yang...
5 Tokoh Muslim yang Mengguncang Peradaban Barat
Temuan 123 Simbol Maya...
Temuan 123 Simbol Maya Ungkap Keberadaan Kota Misterius yang Hilang
Bentuk Kesetiaan, Sepasang...
Bentuk Kesetiaan, Sepasang Kecoa Saling Kanibalisme Usai Kawin
Artikel Terkini
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Infografis
3 Perbedaan Al Hilm...
3 Perbedaan Al Hilm dan Al Rihla, Bola Resmi Piala Dunia 2022
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved