Muhammad Ali Pasha (2): Penakluk Dinasti Saud sampai Ottoman

Minggu, 31 Oktober 2021 - 09:19 WIB
loading...
Muhammad Ali Pasha (2):...
Muhammad Ali Pasha penguasa Mesir yang sukses menaklukkan Dinasti Saud, Sudan, dan wilayah Ottoman. (Foto/Ilustrasi : wikipedia)
A A A
Kekuasaan Muhammad Ali Pasha semakin kuat. Eks Dinasti Mamluk benar-benar sudah tamat. Pembantaian di Benteng Kairo disusul pembersihan oleh masyarakat atas kaum Mamluk adalah tragedi yang tidak bisa dihapus oleh sejarah.

Baca juga: Muhammad Ali Pasha (1): Pembantaian Kaum Mamluk di Benteng Kairo

Menurut Eamonn Gaeron dalam bukunya berjudul Turning Points in Middle Eastern History, peristiwa pembantaian yang terjadi di Benteng Kairo, menandai titik balik sejarah modern Mesir dan Islam secara keseluruhan.

Setelah peristiwa ini, secara perlahan Muhammad Ali mulai menarik jarak dari Ottoman. Antara tahun 1811 hingga 1840, ia melakukan serangkain aksi militer. Namun dari rangkaian aksi itu, ada yang dilakukan atas perintah Sultan Ottoman, tapi tidak sedikit yang dilakukan atas inisiatif sendiri dan demi keuntungan sendiri.

Ekspedisi militer yang dilakukan atas perintah Sultan adalah memulihkan ketertiban di Arabia bagian tengah dan barat. Dinasti baru Saud sudah bergerak terlalu jauh, dan mulai meruntuhkan supremasi Ottoman di kawasan itu.

Hanya saja, ekspedisi ini tidak mudah. Butuh dua kali ekspedisi militer yang kedua-duanya dipimpin oleh putra Muhammad Ali untuk memadamkan ambisi dinasti Saud I.

Putra tertua Muhammad Ali, Tusun meninggal dunia, kemudian diganti oleh adiknya yang bernama Ibrahim. Di bawah kepemimpinan Ibrahim lah Dinasti Saud bisa dikalahkan.

Ibu kota Dinasti Saud, Diriyah (sekarang Riyadh) berhasil dikuasi setelah dikepung selama 5 bulan pada tahun 1818 M. Setelah dikalahkan, seluruh anggota keluarga Saud dibawa ke Ottoman .

Abdullah bin Saud yang saat itu bertindak sebagai raja dinasti ini dipenggal, dan sebagian anggota keluarga lainnya ditahan di Mesir.

Setelah menaklukkan Arab, dan mengembalikan dua tanah suci pada kekuasaan Ottoman, ia menempatkan putranya, Ibrahim untuk menjadi pucuk pimpinan di kawasan hijaz.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Rekor! Adahi Bagikan...
Rekor! Adahi Bagikan 600 Juta Porsi Daging Dam Haji ke 25 Negara Islam
Letjen Al Bassami: Seluruh...
Letjen Al Bassami: Seluruh Sistem Siap Amankan Haji 2026
Pengamanan Haji 2026...
Pengamanan Haji 2026 di Arab Saudi Gunakan Teknologi Modern hingga AI
Menjejak Tanah Suci...
Menjejak Tanah Suci Jelang Puncak Haji 2026, Merasakan Layanan Optimal Pemerintah Saudi
Iduladha 1447 H di Indonesia...
Iduladha 1447 H di Indonesia dan Arab Saudi Berpotensi Serentak pada 27 Mei 2026
Diduga Langgar Hukum...
Diduga Langgar Hukum Haji, 19 WNI Diperiksa Otoritas Saudi
Rekomendasi
Penyebab Tsunami 30...
Penyebab Tsunami 30 Meter yang Melanda Alaska pada 10 Agustus Lalu Terungkap
Jejak Kaki Dinosaurus...
Jejak Kaki Dinosaurus Berukuran Sangat Besar Ditemukan di Inggris
Suhu Panas Ekstrem,...
Suhu Panas Ekstrem, PBB Klaim Suhu Bumi Naik 3 Derajat Celcius
Artikel Terkini
Fitnah Akhir Zaman:...
Fitnah Akhir Zaman: Mengapa Wanita Menjadi Sasaran Utama Fitnah Dajjal?
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Syarat Istithaah Sukses...
Syarat Istithaah Sukses Tekan Angka Jemaah Haji Indonesia Sakit Pascaarmuzna
Kunjungi Misi Haji di...
Kunjungi Misi Haji di Makkah, Wamenhaj Arab Saudi Puji Perubahan Radikal Sistem Haji Indonesia
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Cemas karena Ekonomi...
Cemas karena Ekonomi Terpuruk? Baca Doa Ini Bakda Ashar Hari Jumat, InsyaAllah Mustajab!
Infografis
10 Ilmuwan Muslim yang...
10 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Wajah Ilmu Pengetahuan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved