Gus Baha Ingatkan Bahaya dan Risiko Punya Khodam Jin
Minggu, 31 Oktober 2021 - 17:07 WIB
loading...
A
A
A
Buku itu lalu dipendam (dikubur) di bawah singgasana Nabi Sulaiman. Setan sudah pintar, ketika Sulaiman sudah meninggal, setan menciptakan satu isu bahwa Sulaiman bisa seperti itu karena mempunyai buku panduan yang dikarang setan.
Akhirnya buku itu dibongkar oleh orang-orang kemudian menyebutnya sebagai doa sihir. Doa itu diamalkan ya bisa beneran, bisa seperti sulapan.
Akhirnya orang-orang menyangka Sulaiman sebagai ahli sihir. Akhirnya Nabi Muhammad ikut dipertaruhkan, ketika itu Nabi Muhammad cerita di depan umum, kalau Sulaiman adalah Nabi.
Orang Yahudi pun mengejek Nabi Muhammad tentang penjelasan tersebut. Karena orang Yahudi waktu itu meyakini Sulaiman adalah tukang sihir dengan bukti buku sihir itu.
Kemudian turunlah ayat:
وَاتَّبَعُوا مَا تَتْلُو الشَّيَاطِينُ عَلَىٰ مُلْكِ سُلَيْمَانَ ۖ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَٰكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ
"Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman, padahal Sulaiman tidak kafir, hanya setan-setanlah yang kafir. Mereka mengajarkan sihir kepada manusia." (Surat Al-Baqarah, Ayat 102)
Jadi, dari dulu rekayasa sudah ada. Buku sihir diselundupkan, seakan-akan karangan Nabi Sulaiman.
Baca Juga: Ciri-ciri Orang Memiliki Khodam Pendamping
Berikut Tausiyah Gus Baha disiarkan Channel Kajian Cerdas Official 10 Januari 2021:
Akhirnya buku itu dibongkar oleh orang-orang kemudian menyebutnya sebagai doa sihir. Doa itu diamalkan ya bisa beneran, bisa seperti sulapan.
Akhirnya orang-orang menyangka Sulaiman sebagai ahli sihir. Akhirnya Nabi Muhammad ikut dipertaruhkan, ketika itu Nabi Muhammad cerita di depan umum, kalau Sulaiman adalah Nabi.
Orang Yahudi pun mengejek Nabi Muhammad tentang penjelasan tersebut. Karena orang Yahudi waktu itu meyakini Sulaiman adalah tukang sihir dengan bukti buku sihir itu.
Kemudian turunlah ayat:
وَاتَّبَعُوا مَا تَتْلُو الشَّيَاطِينُ عَلَىٰ مُلْكِ سُلَيْمَانَ ۖ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَٰكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ
"Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman, padahal Sulaiman tidak kafir, hanya setan-setanlah yang kafir. Mereka mengajarkan sihir kepada manusia." (Surat Al-Baqarah, Ayat 102)
Jadi, dari dulu rekayasa sudah ada. Buku sihir diselundupkan, seakan-akan karangan Nabi Sulaiman.
Baca Juga: Ciri-ciri Orang Memiliki Khodam Pendamping
Berikut Tausiyah Gus Baha disiarkan Channel Kajian Cerdas Official 10 Januari 2021:
(rhs)
Lihat Juga :