Waraqah bin Naufal, Orang Kristen Pertama yang Mengimani Nabi Muhammad

Rabu, 17 November 2021 - 05:15 WIB
loading...
A A A
Ibn Ishaq dalam kitabnya berjudul Sirah Rasulullah menggambarkan empat orang ini sebagai para hanif (bentuk jamak: hunafa; secara harfiah berarti ‘mereka yang kembali’) atau orang-orang yang mempertahankan kemurnian tauhid Ibrahim.

Sejak muda, Waraqah tekun mempelajari Injil dan manuskrip-manuskrip kuno Nestorian yang di antaranya meramalkan kedatangan seorang nabi baru.

Waraqah awalnya seorang penyembah berhala, sama seperti orang Makkah pada umumnya. Ia kemudian berpindah keyakinan menjadi penganut Kristen Nestorian.

Reputasi Waraqah lumayan baik di Makkah karena intelektualitasnya, meski dia sering mengkritik penyembahan berhala.

Di saat mayoritas orang Quraisy menyembah berhala, ia mempercayai tradisi agama-agama terdahulu dan menolak menyembah berhala. Ia mencari agama yang lurus (al-millah al-hanafiyyah) dan ajaran Ibrahim (al-syarî’ah al-ibrâhimiyyah).

Imam Ibnu Ishaq berkata: "Ia seorang Nasrani yang benar-benar mengikuti kitab-kitab.” Ia menentang penyembahan berhala yang dilakukan masyarakatnya.

Imam Ibnu ‘Asakir dalam kitab Tarîkh Madînah Dimasyq menyebut salah satu riwayat yang menunjukkan keyakinannya adalah perkataannya terhadap teman-temannya:

أتعلمون والله ما قومكم على دين، ولقد أخطأوا الحجة، وتركوا دين إبراهيم

“Apakah kalian mengetahui, demi Allah kaum kalian tidak berada dalam agama (yang benar). Cara pandang mereka salah. Mereka telah meninggalkan agama Ibrahim.”

Baca juga: Sebelum Kenabian, Sepupu Umar bin Khattab Sudah Berakidah Tauhid

Imam Ibnu ‘Asakir juga berkisah bahwa Waraqah bin Naufal adalah orang yang haus dengan kebenaran. Ia berkelana ke sana-kemari mencarinya, melintasi berbagai negeri dan kota. Dalam salah satu riwayat diceritakan:

“Sesungguhnya Zaid bin Amr dan Waraqah bin Naufal keduanya berkelana mencari agama (yang benar) hingga keduanya sampai kepada seorang pendeta di Mosul.

Pendeta itu berkata kepada Zaid bin ‘Amr: ‘Dari mana kau berasal, wahai penunggang unta?’

Zaid bin ‘Amr menjawab: ‘Dari rumah Ibrahim (Ka’bah/Makkah).’

Pendeta itu berkata: ‘Apa yang sedang kau cari?’

Zaid bin ‘Amr menjawab: ‘Aku sedang mencari agama (yang benar).’

Pendeta itu berkata: ‘Kembalilah, sesungguhnya kau telah dekat dengan kemunculan (agama yang benar) di tanahmu (daerahmu).’

Zaid bin Amr berkata: ‘Adapun Waraqah menjadi seorang Nasrani, tapi aku kehilangan (ketertarikan) terhadap agama Nasrani, karenanya Waraqah tidak sependapat denganku.

Kemudian Zaid bin Amr kembali (ke Makkah).”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Menjadikan Rasulullah...
Menjadikan Rasulullah SAW sebagai Kiblat Ekonomi Umat
Jejak Sejarah Ibadah...
Jejak Sejarah Ibadah Umrah Rasulullah SAW, Hanya 4 Kali Seumur Hidup
Diplomasi Perang ala...
Diplomasi Perang ala Rasulullah SAW: Strategi Cerdas di Balik Kemenangan
Rasulullah SAW Paling...
Rasulullah SAW Paling Sering Berpuasa di Bulan Syaban, Ini Alasannya!
Nubuat Rasulullah SAW...
Nubuat Rasulullah SAW Tentang Perang Besar Akhir Zaman
Doa Sebelum Subuh yang...
Doa Sebelum Subuh yang Tak Pernah Dilewatkan Rasulullah SAW
Rekomendasi
Surat-surat Isaac Newton...
Surat-surat Isaac Newton Soal Nasib Bumi pada 2060 Terungkap
DNA Pertama Manusia...
DNA Pertama Manusia Purba dengan Kromosom X Ditemukan
Lubang Lapisan Ozon...
Lubang Lapisan Ozon di Antartika Menciut
Artikel Terkini
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Di Hari Asyura, Nabi Idris AS Diangkat ke Langit
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Sakral bagi Syiah? Jejak Berdarah Tragedi Karbala
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Infografis
Begini Nasib Para Penghina...
Begini Nasib Para Penghina Nabi Muhammad, Ada yang tewas Tragis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved