Kursi Bikinan Setan Milik Nabi Sulaiman Bisa Mendeteksi Kebohongan
Senin, 20 Desember 2021 - 05:15 WIB
loading...
Nabi Sulaiman AS memerintahkan setan membuat kursi yang dapat mendeteksi seseorang berbohong atau tidak. (Foto/Ilustrasi: Pinterest)
A
A
A
Nabi Sulaiman AS memiliki kursi yang dapat mendeteksi seseorang berbohong atau tidak. Kursi itu buatan setan. Kursi sakti tersebut mampu melindungi Nabi Sulaiman dari segala bentuk gangguan dan kecurangan. Bila orang bersaksi palsu, maka tergetarlah seluruh tubuhnya.
Baca juga: Kisah Nebukadnezar Jadikan Budak Puluhan Ribu Keturunan Nabi Ya'qub dan Nabi Sulaiman
Buku "Cara Kaya Seperti Nabi Sulaiman" karya Ahmad Zainal Abidin memaparkan suatu ketika, Nabi Sulaiman menyuruh para setan untuk membuatkan kursi yang sangat indah dan mampu melindunginya dari segala bentuk gangguan dan kecurangan. Kalau ada orang yang ingin berbuat jahat atau curang, membuat saksi palsu, maka mereka akan merasa ketakutan.
Para setan pun membuat kursi dari gading gajah, dihiasi intan permata, dikelilingi pepohonan layaknya anggur, empat pohon kurma dari emas, dan tendanya terbuat dari perak.
Di atas pohon kurma, ada dua burung merak yang terbuat dari emas dan pada pohon lainnya terdapat burung nasar dari emas. Di setiap pohon terdapat penyangga-penyangga dari zamrud hijau.
Pada bagian atas kursi, ada tabir-tabir dari emas. Di bawahnya terdapat batu keras dari emas untuk memutar emas itu. Sungguh sangat indah.
Ketika Nabi Sulaiman naik ke tingkat pertama kursi itu, maka kursi tersebut berputar seperti penggilingan, sementara burung nasar dan merak mengepak-kepakkan sayapnya, harimau membentang tangannya sambil menggaruk-garukkan cakarnya ke bumi. Mereka berada di situ untuk melindungi Nabi Sulaiman sekaligus menjadi penjaga bagi orang yang ingin berbuat saksi palsu.
Putaran kursi itu terjadi pada tiap tingkatan. Ketika sampai pada tingkat yang paling atas, burung nasar akan meletakkan mahkota di atas kepalanya dan mulai meniupkan misik dan ambar (sejenis minyak wangi). Dan, ketika seorang saksi duduk, burung dara yang terbuat dari emas akan mengambil kitab Zabur dan membacanya di hadapan orang-orang.
Di sebelah kanan Sulaiman, duduk para ulama Bani Israil di atas kursi-kursi yang terbuat dari emas dan para pemuka jin duduk di sebelah kirinya di atas kursi perak. Dan, ia bersiap memberikan keputusan.
Ketika para saksi datang memberikan kesaksian, maka berputarlah kursi dan seluruh isinya itu bagai penggilingan. Harimau, merak, dan burung nasar pun melakukan tugasnya. Para saksi akan merasa terkejut dan tak dapat memberikan kesaksian, kecuali yang kesaksian benar.
Baca juga: Kisah Nebukadnezar Jadikan Budak Puluhan Ribu Keturunan Nabi Ya'qub dan Nabi Sulaiman
Buku "Cara Kaya Seperti Nabi Sulaiman" karya Ahmad Zainal Abidin memaparkan suatu ketika, Nabi Sulaiman menyuruh para setan untuk membuatkan kursi yang sangat indah dan mampu melindunginya dari segala bentuk gangguan dan kecurangan. Kalau ada orang yang ingin berbuat jahat atau curang, membuat saksi palsu, maka mereka akan merasa ketakutan.
Para setan pun membuat kursi dari gading gajah, dihiasi intan permata, dikelilingi pepohonan layaknya anggur, empat pohon kurma dari emas, dan tendanya terbuat dari perak.
Di atas pohon kurma, ada dua burung merak yang terbuat dari emas dan pada pohon lainnya terdapat burung nasar dari emas. Di setiap pohon terdapat penyangga-penyangga dari zamrud hijau.
Pada bagian atas kursi, ada tabir-tabir dari emas. Di bawahnya terdapat batu keras dari emas untuk memutar emas itu. Sungguh sangat indah.
Ketika Nabi Sulaiman naik ke tingkat pertama kursi itu, maka kursi tersebut berputar seperti penggilingan, sementara burung nasar dan merak mengepak-kepakkan sayapnya, harimau membentang tangannya sambil menggaruk-garukkan cakarnya ke bumi. Mereka berada di situ untuk melindungi Nabi Sulaiman sekaligus menjadi penjaga bagi orang yang ingin berbuat saksi palsu.
Putaran kursi itu terjadi pada tiap tingkatan. Ketika sampai pada tingkat yang paling atas, burung nasar akan meletakkan mahkota di atas kepalanya dan mulai meniupkan misik dan ambar (sejenis minyak wangi). Dan, ketika seorang saksi duduk, burung dara yang terbuat dari emas akan mengambil kitab Zabur dan membacanya di hadapan orang-orang.
Di sebelah kanan Sulaiman, duduk para ulama Bani Israil di atas kursi-kursi yang terbuat dari emas dan para pemuka jin duduk di sebelah kirinya di atas kursi perak. Dan, ia bersiap memberikan keputusan.
Ketika para saksi datang memberikan kesaksian, maka berputarlah kursi dan seluruh isinya itu bagai penggilingan. Harimau, merak, dan burung nasar pun melakukan tugasnya. Para saksi akan merasa terkejut dan tak dapat memberikan kesaksian, kecuali yang kesaksian benar.
Lihat Juga :