Kejar Pahala Ramadhan, Pelajar di Jabar Kaji Kitab Kuning hingga Berbagi Sedekah

Rabu, 13 April 2022 - 15:21 WIB
loading...
Kejar Pahala Ramadhan,...
Disdik Jabar menyiapkan sejumlah kegiatan bagi para pelajar selama bulan suci Ramadhan 2022. Foto/Ilustrasi/Dok
A A A
BANDUNG - Pemprov Jawa Barat memanfaatkan bulan suci Ramadhan sebagai momentum untuk menumbuhkembangkan akhlak dan budi pekerti para pelajar sekaligus mengejar pahala Ramadhan.

Melalui seabreg agenda yang disiapkan Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar, para pelajar di Jabar didorong untuk mengisi Ramadhan dengan berbagai kegiatan positif melalui agenda besar bertajuk Smartren Ramadhan.

Kepala Disdik Jabar, Dedi Sopandi mengatakan, Smartren Ramadhan yang bertujuan untuk mewujudkan visi Jabar Juara Lahir Bathin digelar sebulan penuh selama Ramadhan yang melibatkan pelajar, termasuk tenaga kependidikan.

Baca juga: Benarkah Malam 17 Ramadhan Nuzulul Quran?

"Kegiatan ini dilaksanakan hampir satu bulan penuh, mulai tanggal 16 April sampai tanggal 11 Mei 2022 dan dilakukan secara daring maupun virtual," ujar Dedi di Bandung, Rabu (13/4/2022).

Dia memaparkan, untuk agenda pertama, pihaknya mengelar Kegiatan Islam di Sekolah (KIDS) yang telah dilaksanakan sejak 5 April dan berakhir 22 April 2022 nanti.

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan dalam KIDS, yakni kajian kitab kuning. Selain itu, para pelajar juga melaksanakan salat fardhu dan sunnah berjamaah, termasuk kajian Al-Quran dan hadits serta pembiasaan infak dan ifthar bersama.

"Jika memungkinkan, dengan memilih salah satu bentuk kegiatan, yaitu mendatangkan ajengan ke sekolah. Kemudian, siswa juga bisa mondok di pesantren, pembinaan di sekolah hingga mengikuti pesantren digital oleh IRMA Jabar," paparnya.

Selain itu, pada 5 April hingga 22 April, para pelajar juga diajak melaksanakan Infaq Massal Aktualisasi Masagi (IMAM) yang merupakan program pengumpulan infaq dan sedekah secara massal selama bulan Ramadhan yang dilakukan oleh siswa-siswi SMA/SMK/SLB di Jabar.

Adapun penyaluran infaq ini dilakukan langsung oleh satuan pendidikan kepada yang warga membutuhkan maupun melalui lembaga resmi penerima infaq sedekah, seperti Baziz, Baznas, panti asuhan, panti jompo, dan lainnya.

"Bukan kita yang mengumpulkan uang infaqnya, silakan siswa dan siswi agar berkreasi, hasil infaq tersebut mau dibuat apa atau mau dibagikan ke mana," terangnya.

Menurut Dedi, tujuan utama program ini adalah mengimplementasikan pendidikan karakter Jabar Masagi, yakni pelajar yang mempunyai fisik yang kuat, otak yang cerdas, hati yang berakhlakul karimah, serta rajin beribadah.

"Kalau dihitung jumlahnya akan luar biasa. Kalau hitungan 1.800.800 siswa di Jabar, mereka berinfak minimal Rp10.000 selama bulan Ramadhan ini, nanti akan ada Rp18 milliar yang terkumpul," jelas Dedi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Rekomendasi
Anomali Magnetik Aneh...
Anomali Magnetik Aneh Ditemukan di Peta Baru Danau Rotorua
Isi Bulan Terungkap,...
Isi Bulan Terungkap, Ternyata Ini yang Membuat Tak Bisa Bercahaya
Misteri Dagon hingga...
Misteri Dagon hingga Bulan Terbentuk dari Tabrakan antar Kosmis
Artikel Terkini
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Infografis
Berikut Ini 11 Amalan...
Berikut Ini 11 Amalan Bulan Ramadhan Bertabur Pahala
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved