Amalan Muslimah Ganjarannya Langsung Surga yang Tercantum dalam Al-Qur'an
Minggu, 15 Mei 2022 - 11:36 WIB
loading...
A
A
A
“Sembahlah Allah dan jangan kamu mempersekutukanNya dengan sesuatupun, dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua (ibu-bapak).” (QS. An Nisa’ : 36)
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam juga mengingatkan kita akan penting dan bersarnya pahala di sisi Allah pagi siapa saja yang berbakti kepada kedua orang tuanya, terutama kepada ibunya. Sebagaimana yang Rasulullah kabarkan:
Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu'anhu, dia berkata: Saya bertanya kepada Rasulullah: “Apakah amalan yang paling dicintai oleh Allah?” Bersabda Rasulullah: “Salat tepat pada waktunya”, Saya bertanya: “Kemudian apa lagi?” Bersabada Rasulullah “Berbuat baik kepada kedua orang tua”. Saya bertanya lagi: “Lalu apa lagi?” Maka Rasulullah bersabda : “Berjihad di jalan Allah”. (HR. Bukhari dan Muslim)
3. Taat kepada suami
Sebagai istri, seorang perempuan harus taat pada suaminya. Ketika dia sudah menikah, tentu ketaatan sempurna sekarang kepada suaminya. Bahkan Allah dan RasulNya memerintahkan taat dalam segala hal kecuali dalam bermaksiat kepada Allah dan RasulNya. Seorang istri harus taat dan patuh pada suaminya. Karena setelah menikah, surganya seorang istri berada pada ridha suaminya. Allah Ta'ala berjanji melalui lisan Nabi-Nya, bahwa wanita yang taat pada suaminya hadiahnya adalah surga.
“Seorang wanita yang mengerjakan salat 5 waktu, berpuasa wajib sebulan, memelihara kemaluannya serta taat kepada suaminya maka pasti dia akan masuk surga dari pintu mana saja yang dikehendakinya.” (HR Ahmad)
4. Merawat dan mendidik anak-anaknya dengan baik
Sebagai ibu, seorang wanita harus penuh cinta dan menjadi pendidik bagi anak-anaknya. Ia bersama suaminya bahu membahu untuk merawat amanah dari Allah berupa buah hati, menjaganya, mengasuhnya juga mendidiknya. Sehingga lahirlah darinya anak-anak yang saleh dan saleha. Karena tidak bisa dipungkiri, orang-orang hebat itu lahir dan buah dari didikan ibu yang hebat.
Ketika menafsirkan ayat, “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At-Tahrim [66]: 6)
Imam Ali bin Abi Thalib radhiyalahu'anhu berkata:
“Didiklah mereka dan berilah pelajaran yang cukup untuk menghadapi hari esok mereka.”
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam juga mengingatkan kita akan penting dan bersarnya pahala di sisi Allah pagi siapa saja yang berbakti kepada kedua orang tuanya, terutama kepada ibunya. Sebagaimana yang Rasulullah kabarkan:
Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu'anhu, dia berkata: Saya bertanya kepada Rasulullah: “Apakah amalan yang paling dicintai oleh Allah?” Bersabda Rasulullah: “Salat tepat pada waktunya”, Saya bertanya: “Kemudian apa lagi?” Bersabada Rasulullah “Berbuat baik kepada kedua orang tua”. Saya bertanya lagi: “Lalu apa lagi?” Maka Rasulullah bersabda : “Berjihad di jalan Allah”. (HR. Bukhari dan Muslim)
3. Taat kepada suami
Sebagai istri, seorang perempuan harus taat pada suaminya. Ketika dia sudah menikah, tentu ketaatan sempurna sekarang kepada suaminya. Bahkan Allah dan RasulNya memerintahkan taat dalam segala hal kecuali dalam bermaksiat kepada Allah dan RasulNya. Seorang istri harus taat dan patuh pada suaminya. Karena setelah menikah, surganya seorang istri berada pada ridha suaminya. Allah Ta'ala berjanji melalui lisan Nabi-Nya, bahwa wanita yang taat pada suaminya hadiahnya adalah surga.
“Seorang wanita yang mengerjakan salat 5 waktu, berpuasa wajib sebulan, memelihara kemaluannya serta taat kepada suaminya maka pasti dia akan masuk surga dari pintu mana saja yang dikehendakinya.” (HR Ahmad)
4. Merawat dan mendidik anak-anaknya dengan baik
Sebagai ibu, seorang wanita harus penuh cinta dan menjadi pendidik bagi anak-anaknya. Ia bersama suaminya bahu membahu untuk merawat amanah dari Allah berupa buah hati, menjaganya, mengasuhnya juga mendidiknya. Sehingga lahirlah darinya anak-anak yang saleh dan saleha. Karena tidak bisa dipungkiri, orang-orang hebat itu lahir dan buah dari didikan ibu yang hebat.
Ketika menafsirkan ayat, “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At-Tahrim [66]: 6)
Imam Ali bin Abi Thalib radhiyalahu'anhu berkata:
“Didiklah mereka dan berilah pelajaran yang cukup untuk menghadapi hari esok mereka.”
Lihat Juga :