3 Doa Nabi Ibrahim untuk Mendapatkan Anak yang Saleh
Kamis, 16 Juni 2022 - 18:07 WIB
loading...
A
A
A
رَبِّ هَبْ لِيْ مِنَ الصّٰلِحِيْنَ
“Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang yang saleh.”
Baca juga: Doa Nabi Muhammad Agar Hati Tetap Bercahaya
Menurut Quraish Shihab dalam Tafsir al-Mishbah, doa ini dilakukan Nabi Ibrahim, karena ketika itu beliau tidak menemukan seorang yang dapat beliau andalkan sebagai penerus-kecuali Luth as.
Beliau berdoa tanpa menggunakan panggilan “Ya/wahai” untuk mengisyaratkan kedekatan beliau kepada Allah: “Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku seorang anak yang termasuk kelompok orang-orangyang saleh. Maka Kami memberinya kabar gembira bahwa dia akan dianugerahi dengan seorang anak yang amat penyantun.”
Doa kedua yang dilakukan Nabi Ibrahim dalam upaya agar mendapatkan keturunan yang saleh termuat dalam QS. Ibrahim [14] ayat 40-41:
رَبِّ اجْعَلْنِيْ مُقِيْمَ الصَّلٰوةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِيْۖ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاۤءِ ٤٠ رَبَّنَا اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ يَوْمَ يَقُوْمُ الْحِسَابُ ࣖ ٤١
“Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap melaksanakan salat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku. Ya Tuhan kami, ampunilah aku dan kedua ibu bapakku dan semua orang yang beriman pada hari diadakan perhitungan (hari Kiamat).”
Doa Nabi Ibrahim tersebut ditujukan untuk dirinya, keturunannya dan kaum muslim agar diampuni segala dosa mereka dan juga agar mereka semua senantiasa menjaga sholat serta ibadah-ibadah lainnya dalam rangka ketaatan kepada Allah SWT. Dengan demikian, mereka semua bisa melewati yaum al-hisab dengan lancar dan bisa masuk ke dalam surga-Nya.
Baca juga: Doa Nabi Adam Saat Diturunkan dari Surga
“Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang yang saleh.”
Baca juga: Doa Nabi Muhammad Agar Hati Tetap Bercahaya
Menurut Quraish Shihab dalam Tafsir al-Mishbah, doa ini dilakukan Nabi Ibrahim, karena ketika itu beliau tidak menemukan seorang yang dapat beliau andalkan sebagai penerus-kecuali Luth as.
Beliau berdoa tanpa menggunakan panggilan “Ya/wahai” untuk mengisyaratkan kedekatan beliau kepada Allah: “Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku seorang anak yang termasuk kelompok orang-orangyang saleh. Maka Kami memberinya kabar gembira bahwa dia akan dianugerahi dengan seorang anak yang amat penyantun.”
Doa kedua yang dilakukan Nabi Ibrahim dalam upaya agar mendapatkan keturunan yang saleh termuat dalam QS. Ibrahim [14] ayat 40-41:
رَبِّ اجْعَلْنِيْ مُقِيْمَ الصَّلٰوةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِيْۖ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاۤءِ ٤٠ رَبَّنَا اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ يَوْمَ يَقُوْمُ الْحِسَابُ ࣖ ٤١
“Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap melaksanakan salat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku. Ya Tuhan kami, ampunilah aku dan kedua ibu bapakku dan semua orang yang beriman pada hari diadakan perhitungan (hari Kiamat).”
Doa Nabi Ibrahim tersebut ditujukan untuk dirinya, keturunannya dan kaum muslim agar diampuni segala dosa mereka dan juga agar mereka semua senantiasa menjaga sholat serta ibadah-ibadah lainnya dalam rangka ketaatan kepada Allah SWT. Dengan demikian, mereka semua bisa melewati yaum al-hisab dengan lancar dan bisa masuk ke dalam surga-Nya.
Baca juga: Doa Nabi Adam Saat Diturunkan dari Surga
Lihat Juga :