4 Sumber Keburukan yang Menyesatkan Manusia, Nomor Terakhir Picu Malapetaka

Senin, 04 Juli 2022 - 10:01 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, tetap saja akan dinilai sebagai orang bodoh walau mungkin saja gelarnya profesor, bilamana kesehariannya penuh dengan keangkuhan, lalai akan kebaikan dan tertutup hatinya dari kebenaran. Jabatannya boleh jadi presiden, gubernur, menteri, bupati, wali kota, rektor, atau apa pun itu, tetapi akan tetap dinilai bodoh, bila jauh dari rasa peduli, terus berusaha mempertahankan jabatan dengan segala cara, abai kepada hak-hak bawahan, lalai dari beribadah, sombong dan riya ketika berbuat kebaikan, serta membuat kebijakan yang jauh dari rasa keadilan.

Ketika ketidakadilan dipertontonkan, keburukan hanya tinggal menunggu waktu untuk betebaran. Kezaliman akan melahirkan perlawanan, kebencian, kerusuhan, bahkan peperangan. Bersikap adillah kepada diri sendiri, keluarga, bawahan yang dipimpin, teman seperjuangan, juga siapa pun yang berinteraksi dengan kita. Bila merasa telah berbuat tidak adil, segeralah bertaubat kepada Allah Ta'ala dan meminta maaf kepada mereka yang dizalimi.

Karena itu, masih ada saat untuk berbenah, memperbaiki diri , dan berusaha agar terhindar dari keburukan yang tidak hanya merugikan di dunia ini, tetapi lebih jauh lagi di akhirat nanti. Sebagaimana firman Allah Ta'ala :

إِنَّمَا ٱلتَّوْبَةُ عَلَى ٱللَّهِ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ ٱلسُّوٓءَ بِجَهَٰلَةٍ ثُمَّ يَتُوبُونَ مِن قَرِيبٍ فَأُو۟لَٰٓئِكَ يَتُوبُ ٱللَّهُ عَلَيْهِمْ ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا


"Sesungguhnya taubat di sisi Allah, hanyalah taubat orang-orang yang berbuat keburukan karena kebodohan, kemudian mereka bertaubat dengan segera, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui dan Mahabijaksana." (QS Annisa: 17).

dan firman Allah Ta;ala :

وَإِذَا جَآءَكَ ٱلَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِـَٔايَٰتِنَا فَقُلْ سَلَٰمٌ عَلَيْكُمْ ۖ كَتَبَ رَبُّكُمْ عَلَىٰ نَفْسِهِ ٱلرَّحْمَةَ ۖ أَنَّهُۥ مَنْ عَمِلَ مِنكُمْ سُوٓءًۢا بِجَهَٰلَةٍ ثُمَّ تَابَ مِنۢ بَعْدِهِۦ وَأَصْلَحَ فَأَنَّهُۥ غَفُورٌ رَّحِيمٌ


"Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami itu datang kepadamu, maka katakanlah: "Salaamun alaikum. Tuhanmu telah menetapkan atas diri-Nya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barang siapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertaubat setelah mengerjakannya dan mengadakan perbaikan, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS Al-An'am : 54)

Baca juga: 6 Keutamaan Puasa Arafah, Nomor 1 Menghapuskan Dosa 2 Tahun

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Doa dan Bacaan Al Quran...
Doa dan Bacaan Al Quran yang Paling Ditakuti Setan
7 Tanda Gangguan Setan...
7 Tanda Gangguan Setan yang Bisa Dirasakan, Apa Saja?
Beginilah Cara Setan...
Beginilah Cara Setan Menakut-nakuti Orang Beriman, Simak Ya!
6 Ciri Salat yang Diganggu...
6 Ciri Salat yang Diganggu Setan, Umat Islam Wajib Tahu!
Mengapa Menguap Bisa...
Mengapa Menguap Bisa Membuat Setan Tertawa Terbahak-bahak?
Beginilah Siasat Anak...
Beginilah Siasat Anak Buah Iblis Terhadap Pasangan Suami Istri, Waspada!
Rekomendasi
AMOC Akan Runtuh, Kiamat...
AMOC Akan Runtuh, Kiamat Diprediksi Terjadi setelah Tahun 2050
Bumi Bakal Terbakar...
Bumi Bakal Terbakar Matahari, Elon Musk Ngotot Pindahkan Manusia ke Mars
3 Fakta Orbit Planet...
3 Fakta Orbit Planet di Tata Surya yang Sesuai dengan Penjelasan di Al Quran
Artikel Terkini
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Mengenal Keutamaan Puasa...
Mengenal Keutamaan Puasa Asyura, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Mengenal 3 Amalan Utama...
Mengenal 3 Amalan Utama Bulan Muharram, Sayang untuk Dilewatkan!
Muharram dan Lahirnya...
Muharram dan Lahirnya Kalender Hijriyah: Kisah di Balik Penanggalan Umat Islam
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Infografis
4 Negara yang Dulu Mayoritas...
4 Negara yang Dulu Mayoritas Muslim Kini Jadi Minoritas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved