Membaca Kisah Para Nabi Membangkitkan Semangat Menuntut Ilmu, Begini Penjelasannya
Rabu, 31 Agustus 2022 - 12:54 WIB
loading...
A
A
A
Yahya bin Abi Katsirrahimahullahberkata : “Ilmu tidak akan diperoleh dengantubuh yang santai(tidak bersungguh-sungguh)."
Imam Syafi’irahimahullahberkata : “Tidak mungkin menuntut ilmu orang yang pembosan, merasa puas jiwanyakemudian ia menjadi beruntung, akan tetapiia harus menuntut ilmu dengan menahan diri, merasakan kesempitan hidup dan berkhidmat untuk ilmu, maka ia akan beruntung.”
Lalu, Abu ‘Amr bin Ash-Shalah menceritakan biografi Imam Muslimrahimahullah,dalam Shiyanah Shahih Muslim, beliau berkata :
“tentang sebab wafatnya (imam muslim) adalah suatu yang aneh,timbul karena kepedihan/kesusahan hidup dalam ilmu.”
Imam Syafi’irahimahullahmenambahkan, bahwa tidak akan beruntung orang yang menuntut ilmu,kecuali orang yang menuntutnya dalam keadaan serbakekuranganaku dahulu mencari sehelai kertas pun sangat sulit.Tidak mungkin seseorang menuntut ilmu dengan keadaan serba ada dan harga diri yang tinggikemudian ia beruntung.”
Maka bandingkanlah dengan upaya kita menuntut ilmu sekarang? Hendaknya kita kumpulkan buku-buku dan kisah-kisah mereka yang tidak kalah hebatnya dengan kisah-kisah kepahlawanan dan perjuangan tokoh-tokoh kafir dan fasik (bahkan kisah fiktif) seperti dalam film, novel dan sejarah mereka.
Baca juga: Ciri Orang yang Mendapat Keberkahan Ilmu, Nomor Terakhir Mudah Memaafkan Orang Lain
Wallahu'alam
Imam Syafi’irahimahullahberkata : “Tidak mungkin menuntut ilmu orang yang pembosan, merasa puas jiwanyakemudian ia menjadi beruntung, akan tetapiia harus menuntut ilmu dengan menahan diri, merasakan kesempitan hidup dan berkhidmat untuk ilmu, maka ia akan beruntung.”
Lalu, Abu ‘Amr bin Ash-Shalah menceritakan biografi Imam Muslimrahimahullah,dalam Shiyanah Shahih Muslim, beliau berkata :
“tentang sebab wafatnya (imam muslim) adalah suatu yang aneh,timbul karena kepedihan/kesusahan hidup dalam ilmu.”
Imam Syafi’irahimahullahmenambahkan, bahwa tidak akan beruntung orang yang menuntut ilmu,kecuali orang yang menuntutnya dalam keadaan serbakekuranganaku dahulu mencari sehelai kertas pun sangat sulit.Tidak mungkin seseorang menuntut ilmu dengan keadaan serba ada dan harga diri yang tinggikemudian ia beruntung.”
Maka bandingkanlah dengan upaya kita menuntut ilmu sekarang? Hendaknya kita kumpulkan buku-buku dan kisah-kisah mereka yang tidak kalah hebatnya dengan kisah-kisah kepahlawanan dan perjuangan tokoh-tokoh kafir dan fasik (bahkan kisah fiktif) seperti dalam film, novel dan sejarah mereka.
Baca juga: Ciri Orang yang Mendapat Keberkahan Ilmu, Nomor Terakhir Mudah Memaafkan Orang Lain
Wallahu'alam
(wid)
Lihat Juga :