Begini Cara Wudhu yang Sah Menurut Gus Baha

Jum'at, 16 September 2022 - 05:10 WIB
loading...
Begini Cara Wudhu yang...
Cara wudhu yang sah menurut Gus Baha hendaknya menyempurnakan basuhannya (dilebihkan), jangan cuma secukupnya saja. Foto ilustrasi/Ist
A A A
Cara wudhu yang sah menurut Gus Baha menarik untuk kita ketahui. Di antara kaum muslim mungkin ada yang berwudhu seadanya saja, padahal bekas-bekas wudhu akan menampakkan cahaya pada Hari Kiamat.

Dalam satu kajiannya, Gus Baha menerangkan bahwa nanti di Akhirat Rasulullah SAW melihat orang mukmin memiliki cahaya sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an:

يَوْمَ تَرَى ٱلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتِ يَسْعَىٰ نُورُهُم بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَٰنِهِم بُشْرَىٰكُمُ ٱلْيَوْمَ جَنَّٰتٌ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَا ۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلْفَوْزُ ٱلْعَظِيمُ

Artinya: "(yaitu) pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, (dikatakan kepada mereka): "Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang besar". (Surat Al-Hadid Ayat 12)

Berikut penjelasan Gus Baha dilansir dari kanal YouTube Santri Gayeng:

"Berwudhulah dengan sempurna, jangan cuma secukupnya saja. Meski cukup dalam Mazhab Syafi'i, tetapi gak cukup untuk dikenali (diidentifikasi).

Dalam ilmu fiqih begini, rambut yang sah dibasuh itu yang masih dalam kisaran kepala. Jadi saya ini kan habis digundul, kalau begini semuanya sah untuk dibasuh.

Karena semua rambut saya posisi di kepala. Tapi jika rambutmu terlalu gondrong, panjang sampai siku, lalu yang kamu usap cuma ujungnya, itu gak sah. karena sudah keluar dari area kepala.

Dalam Al-Qur'an Allah berfirman: "Usaplah kepalamu".

Kalau itu namanya bukan kepala, tapi ujung rambut. Jadi kalau ada orang memukul, namanya mukul rambut.

Yang dimaksud dengan mengusap kepala itu seperti memukul kepala. Makanya ulama ahli fiqih mengatakan, "Boleh mengusap rambut, asal masih dalam kisaran kepala." Begitu baru sah!

Karena itu, berwudhulah dengan sempurna agar tidak mempersulit Nabi di Akhirat kelak. Karena sekali tidak dikenali, bisa neraka. Penyelesaian hisab itu hanya setengah dari setengah siang hari.

Jadi nanti di Akhirat itu ada yang berwajah gelap dan ada yang bersinar. Setiap orang yang berwajah gelap pada lari ke kiri, sementara orang yang wajahnya bersinar pada lari ke sebelah kanan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mana Lebih Utama, Seekor...
Mana Lebih Utama, Seekor Kambing atau Patungan Satu Sapi untuk Hewan Kurban?
4 Amalan yang Besar...
4 Amalan yang Besar Pahalanya di Hari Raya Idulfitri, Cek Penjelasannya di Sini!
Menyikapi Perayaan Tahun...
Menyikapi Perayaan Tahun Baru Masehi, Simak Penjelasan Buya Yahya dan Gus Baha Ini
Kapan Waktu Terbaik...
Kapan Waktu Terbaik Puasa Rajab? Simak di Sini!
Poligami dalam Pandangan...
Poligami dalam Pandangan Gus Baha, Simak Penjelasannya!
Adakah Pahala Bagi Orang...
Adakah Pahala Bagi Orang yang Diselingkuhi? Begini Jawaban Gus Baha
Rekomendasi
Laporan Baru PBB: Dunia...
Laporan Baru PBB: Dunia Berada dalam Kondisi Kebangkrutan Air Global
Penemuan Pintu Besar...
Penemuan Pintu Besar di Pegunungan Kazakhstan Dikaitkan dengan Alien
Arus Atlantik Melemah,...
Arus Atlantik Melemah, Ilmuwan Ungkap Kondisi Berbahaya di Laut
Artikel Terkini
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Infografis
10 Ilmuwan Muslim yang...
10 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Wajah Ilmu Pengetahuan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved