Dewan Masjid Attaqwa Bekasi Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW
Senin, 10 Oktober 2022 - 09:38 WIB
loading...
Dewan Masjid Attaqwa menyelenggarakan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di Ujung Harapan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (8/10/2022). Foto/Istimewa
A
A
A
BEKASI - Setelah sempat terhenti selama dua tahun akibat pandemi corona, Dewan Masjid Attaqwa menyelenggarakan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW secara terbuka di Ujung Harapan, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (8/10/2022).
Penyelenggaraan secara terbuka ini tentu saja disambut antusias para jamaah se-Dewan Masjid Attaqwa, tidak saja yang berdomisili di Ujung Harapan dan Babelan, tetapi juga di wilayah Bekasi dan sekitarnya.
Apalagi momen peringatan maulid ini juga sering dijadikan ajang silaturahmi para alumni Pondok Pesantren Attaqwa putra maupun putri. Tidak mengherankan jika kegairahan dan keramaian sudah terasa dalam radius beberapa kilometer dari lokasi Masjid Jami Attaqwa.
Acara dipusatkan di Masjid Jami Attaqwa Ujung Harapan Bahagia Bekasi. Di samping dipadati jamaah, acara tersebut dihadiri jajaran pengurus Yayasan Attaqwa dan kalangan ulama pejabat pemerintah, dan tokoh masyarakat. Baca juga: HT: Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW
Acara dimulai dengan pembacaan zikrullah dipimpin KH. Ahmad Masila, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan qishshatul maulid Habib Abdullah bin Ali al-Athas. Dan dilanjutkan dengan sambutan pimpinan umum Dewan Masjid Attaqwa, KH. Irfan Mas'ud.
Setelah menyapa para jamaah dan undangan, beliau mengajak kepada seluruh jamaah yang hadir maupun yang mengikuti lewat media sosial, untuk senantiasa bersyukur atas segala nikmat, anugerah, dan rahmat yang diberikan Allah kepada umat Islam.
Karena dengan bersyukur, insya Allah, pintu-pintu keberkahan-Nya akan terus dibukakan bagi kebaikan kaum muslimin. Baca juga: Maulid Nabi Muhammad SAW, DKM Jami Nurussalam Jaktim Deklarasikan MRA
Kyai Irfan menuturkan, perayaan maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan Dewan Masjid Attaqwa merupakan tradisi baik yang diwariskan oleh Al-Maghfurlah KH. Noer Alie dan para pendahulu lainnya.
”Peringatan maulid adalah ungkapan cinta sekaligus pintu masuk bagi kita (kaum muslimin) untuk bisa lebih meneladani akhlak Nabi saw. dan mendalami ajaran Islam yang beliau ajarkan. Itulah hikmah terpenting mengapa kita memperingati maulid,” katanya.
Penyelenggaraan secara terbuka ini tentu saja disambut antusias para jamaah se-Dewan Masjid Attaqwa, tidak saja yang berdomisili di Ujung Harapan dan Babelan, tetapi juga di wilayah Bekasi dan sekitarnya.
Apalagi momen peringatan maulid ini juga sering dijadikan ajang silaturahmi para alumni Pondok Pesantren Attaqwa putra maupun putri. Tidak mengherankan jika kegairahan dan keramaian sudah terasa dalam radius beberapa kilometer dari lokasi Masjid Jami Attaqwa.
Acara dipusatkan di Masjid Jami Attaqwa Ujung Harapan Bahagia Bekasi. Di samping dipadati jamaah, acara tersebut dihadiri jajaran pengurus Yayasan Attaqwa dan kalangan ulama pejabat pemerintah, dan tokoh masyarakat. Baca juga: HT: Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW
Acara dimulai dengan pembacaan zikrullah dipimpin KH. Ahmad Masila, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan qishshatul maulid Habib Abdullah bin Ali al-Athas. Dan dilanjutkan dengan sambutan pimpinan umum Dewan Masjid Attaqwa, KH. Irfan Mas'ud.
Setelah menyapa para jamaah dan undangan, beliau mengajak kepada seluruh jamaah yang hadir maupun yang mengikuti lewat media sosial, untuk senantiasa bersyukur atas segala nikmat, anugerah, dan rahmat yang diberikan Allah kepada umat Islam.
Karena dengan bersyukur, insya Allah, pintu-pintu keberkahan-Nya akan terus dibukakan bagi kebaikan kaum muslimin. Baca juga: Maulid Nabi Muhammad SAW, DKM Jami Nurussalam Jaktim Deklarasikan MRA
Kyai Irfan menuturkan, perayaan maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan Dewan Masjid Attaqwa merupakan tradisi baik yang diwariskan oleh Al-Maghfurlah KH. Noer Alie dan para pendahulu lainnya.
”Peringatan maulid adalah ungkapan cinta sekaligus pintu masuk bagi kita (kaum muslimin) untuk bisa lebih meneladani akhlak Nabi saw. dan mendalami ajaran Islam yang beliau ajarkan. Itulah hikmah terpenting mengapa kita memperingati maulid,” katanya.

Lihat Juga :