Kisah Shahabiyat : Satu-satunya Muslimah yang Doanya Diabadikan dalam Al-Qur'an

Rabu, 09 November 2022 - 12:53 WIB
loading...
Kisah Shahabiyat : Satu-satunya...
Khaulah binti Tsa’labah adalah wanita yang patut dijadikan teladan oleh kaum muslimah. Seorang wanita yang karena ketaatannya kepada Allah dan Rasulullah, sehingga pengaduannya didengar oleh Allah Taala.. Foto ilustrasi/ist
A A A
Kisah dari seorang shahabiyah (sehabat perempuan Rasulullah) yang menakjubkan yang belum pernah tertandingi hingga hari ini, di zaman ini. Cerita bermula, kala suatu hari, Umar bin Khatthab bepergian bersama orang-orang Quraisy. Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan seorang perempuan tua. Perempuan tua itu lantas meminta Umar berhenti. Dia lalu berbincang-bincang dengan Amirul Mukminin tersebut.

Seseorang di antara rombongan berkata, “Wahai Amirul Mukminin , apakah Tuan menghentikan langkah orang-orang demi wanita tua ini?” Umar lantas menjawab, “Celakahlah kamu! Apakah kamu tahu siapa dia? Dia adalah perempuan yang didengar pengaduannya oleh Allah dari atas tujuh langit.

Dia adalah Khaulah binti Tsa’labah yang Allah Ta'ala turunkan ayat tentangnya dalam surah Al-Mujadalah

قَدْ سَمِعَ ٱللَّهُ قَوْلَ ٱلَّتِى تُجَٰدِلُكَ فِى زَوْجِهَا وَتَشْتَكِىٓ إِلَى ٱللَّهِ وَٱللَّهُ يَسْمَعُ تَحَاوُرَكُمَآ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ سَمِيعٌۢ بَصِيرٌ


"Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan wanita yang mengajukan gugatan kepada kamu tentang suaminya, dan mengadukan (halnya) kepada Allah. Dan Allah mendengar soal jawab antara kamu berdua. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat." (QS Al-Mujadalah : 1)

Baca juga: 25 Wanita Cerdas di Zaman Rasulullah Layak Diteladani (1)

Sebenarnya banyak sekali nama Khaulah dalam deretan nama-nama sahabat Nabi. Ada Khaulah binti Iyyas, Khaulah binti Tsabit, Khaulah binti Tsamir, dan lain-lain. Salah satu Khaulah yang termasuk golongan shahabiyah itu adalah perempuan yang disebut dalam cerita di atas, Khaulah binti Tsa’labah.

Siapakah dia sehingga Umar begitu sangat menghormatinya? Nama lengkapnya adalah Khaulah binti Tsa’labah bin Ashram bin Fahar bin Tsa'labah Ghanam bin Auf. Ada juga yang menyebutnya dengan sighat tashghir, Khuwailah binti Khuwailid.

Dalam kitab 'Nisaa' Haular Rasul' dijelaskan Khaulah merupakan istri dari Aus bin Ash-Shamit, saudaranya ‘Ibadah. Khaulah bercerita, “Demi Allah, dalam (permasalahan)ku dan Aus bin Ash-Shamit, Allah Subhanahu wa Ta'ala telah menurunkan awal ayat surat al-Mujadalah. Saat itu, status Khaulah adalah istrinya.

Khaulah berkisah; Ia seorang laki-laki yang telah tua renta, perangainya telah berubah menjadi kasar dan suka membentak. Suatu hari, ia menemuiku. Kala itu, aku membantahnya dengan sesuatu. Ia pun marah, lantas berkata, ‘Engkau ibarat punggung ibuku bagiku.’ Ia lalu keluar dan duduk di tempat kaumnya berkumpul.

“Beberapa saat kemudian ia masuk menemuiku dan saat itu ia menginginkanku. Maka kukatakan padanya, ‘Sekali-kali tidak. Demi Dzat Yang jiwaku berada dalam kekuasaan-Nya, janganlah engkau mendekatiku. Engkau telah mengucapkan apa yang telah engkau ucapkan, sampai Allah dan Rasul-Nya memutuskan hukum dalam permasalahan kita.’

Khaulah mengaku suaminya telah bertindak kasar padanya. Ia bercerita, suaminya melompat hendak menangkapnya. Lalu menghindar darinya dan berusaha melawan dengan kekuatan seorang wanita menghadapi lelaki tua lemah. Sehingga Khaulah menemui Rasulullah. Maka ia duduk di hadapan beliau. Kemudian ia menceritakan apa yang telah terjadi dengan suaminya. Khaulah mengeluh pada Rasulullah perihal perilaku kasar suaminya itu.

Rasulullah bersabda, “Wahai Khaulah! Anak pamanmu itu adalah seorang laki-laki yang telah tua. Maka bertaqwalah engkau kepada Allah terhadap suamimu!” Khaulah berkata, “Demi Allah, aku tidak beranjak dari sisi beliau sampai turun Al-Qur’an. Ketika itu Rasulullah SAW diliputi sesuatu dan diwahyukan kepada beliau. Lalu beliau berkata padaku, ‘Wahai Khaulah! Allah telah menurunkan firman-Nya tentang permasalahanmu dan suamimu.’ Kemudian beliau membacakanku surat al-Mujadalah ayat 1-4:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Kisah Hikmah : Diselamatkan...
Kisah Hikmah : Diselamatkan dari Siksa Kubur karena Fadilah Puasa Syawal
Kisah Hit, Seorang Waria...
Kisah Hit, Seorang Waria yang Hidup di Zaman Nabi SAW
Rekomendasi
Cumi-cumi Raksasa Laut...
Cumi-cumi Raksasa Laut Dalam Lahirkan Spesies Baru yang Lebih Besar
Thailand Surganya Kehidupan...
Thailand Surganya Kehidupan Dinosaurus, Bagaimana dengan Indonesia?
Picu Anomali Cuaca,...
Picu Anomali Cuaca, Titik Lemah Magnet Bumi di Atlantik Selatan Semakin Besar
Artikel Terkini
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Bahtera Nabi Nuh AS Berlabuh setelah 150 Tahun Terombang-ambing Banjir
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Infografis
Cara Mudah Menurunkan...
Cara Mudah Menurunkan Berat Badan dalam Satu Minggu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved