QS. Asy-Syura Ayat 9

اَمِ اتَّخَذُوۡا مِنۡ دُوۡنِهٖۤ اَوۡلِيَآءَ‌ۚ فَاللّٰهُ هُوَ الۡوَلِىُّ وَهُوَ يُحۡىِ الۡمَوۡتٰى وَهُوَ عَلٰى كُلِّ شَىۡءٍ قَدِيۡرٌ
Amit takhazuu min duunihiii awliyaaa'a fallaahu Huwal Waliyyu wa Huwa yuhyil mawtaa wa Huwa 'alaa kulli shai'in Qadiir
Atau mereka mengambil pelindung-pelindung selain Dia? Padahal Allah, Dialah pelindung (yang sebenarnya). Dan Dia menghidupkan orang yang mati, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.
Juz ke-25
Tafsir
Atau apakah mereka mengambil pelindung-pelindung yang mereka sembah selain Dia, yang dapat melindungi dan menolong mereka dari azab-Nya dan siksaan api neraka? Padahal Allah, Dialah satu-satunya yang menjadi pelindung yang sebenarnya. Dan Dia, satu-satunya yang menghidupkan orang yang mati, dan Dia pula yang Mahakuasa atas segala sesuatu.
Pada ayat ini, Allah menerangkan bahwa orang-orang musyrik Mekah telah mengambil pelindung selain Allah untuk menolong mereka dalam hal-hal yang memerlukan pertolongan. Mereka telah sesat, karena mereka mengambil makhluk sebagai pelindung yang tak dapat mendatangkan manfaat atau menolak bencana bagi dirinya apalagi bagi yang lain. Kalau mereka menghendaki pelindung yang benar dan sesungguhnya, yang dapat mendatangkan manfaat dan menolak bencana, tentunya mereka akan memilih Allah sebagai pelindung mereka, Tuhan Yang Mahakuasa atas yang demikian itu, Tuhan yang menghidupkan dan mematikan. Tuhan yang akan membangkitkan mereka kelak di akhirat, dan mestinya mereka tidak akan memilih makhluk yang lemah dan tidak berdaya sebagai pelindung mereka, sebagaimana firman Allah:

Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah tidak dapat menciptakan seekor lalat pun, walaupun mereka bersatu untuk menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, mereka tidak akan dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Sama lemahnya yang menyembah dan yang disembah. (al-hajj/22: 73)
sumber: kemenag.go.id
Keterangan mengenai QS. Asy-Syura
Surat Asy Syuura terdiri atas 53 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Fushshilat. Dinamai dengan Asy Syuura (musyawarat) diambil dari perkataan Syuura yang terdapat pada ayat 38 surat ini. Dalam ayat tersebut diletakkan salah satu dari dasar-dasar pemerintahan Islam ialah musyawarat. Dinamai juga Haa Miim 'Ain Siin Qaaf karena surat ini dimulai dengan huruf-huruf hijaiyah itu.
Terbatas, Masjid Istiqlal Gelar Salat Tarawih Selama Ramadhan
Terbatas, Masjid Istiqlal Gelar Salat Tarawih Selama Ramadhan

Masjid Istiqlal tetap akan menggelar Salat Tarawih berjamaah pada bulan suci Ramadhan tahun ini tanpa mengabaikan protokol kesehatan.

4 Tips Menyambut Bulan Ramadhan
4 Tips Menyambut Bulan Ramadhan

Di bulan Ramadhan adalah cara mendekatkan diri kepada Rabb yang paling baik dengan melakukan ibadah, ketaatan, penyucian jiwa, pembersihan hati dari berbagai macam bentuk keburukan.

Sejarah Singkat Perkembangan Ilmu Tafsir Al-Quran (1)
Sejarah Singkat Perkembangan Ilmu Tafsir Al-Qur'an (1)

Perkembangan awal tafsir Al-Qur'an sejatinya telah diawali semenjak turunnya Al-Qur'an itu sendiri. Sejarah ini diawali dengan diutusnya Nabi Muhammad sebagai pengemban risalah.

Inilah Petunjuk Jodoh Kita Telah Mendekat!
Inilah 'Petunjuk' Jodoh Kita Telah Mendekat!

Jodoh merupakan rahasia Allah. Akan tetapi, ada tanda-tanda yang bisa kita ketahui jika jodoh' kita ternyata sudah dekat. Apa saja tanda-tanda atau petunjuknya?

Karomah Terbesar Seorang Guru Adalah Keistiqomahannya Mengajar
Karomah Terbesar Seorang Guru Adalah Keistiqomahannya Mengajar

Karomah seringkali dijadikan standar bagi orang awam dalam menilai kehebatan seorang guru. Padahal karomah terbesar seorang guru adalah kestiqomahannya mengajar.

Renungan: Bergerak dari Satu Keinginan untuk Keinginan yang Lain
Renungan: Bergerak dari Satu Keinginan untuk Keinginan yang Lain

Kereta kencana ini berdiri gagah di jalan, tapi tidak memberi kepuasan lagi. Kegembiraan itu hanya dirasa tatkala baru didapatkan. Anda menjadi sangat mabuk dengan keinginan.

Cerita Para Sahabat Tentang Keutamaan Orang Sabar
Cerita Para Sahabat Tentang Keutamaan Orang Sabar

Pengasuh Al-Hawthah Al-Jindaniyah Al-Habib Ahmad Bin Novel Bin Salim Jindan mengungkapkan beberapa cerita dan kalam para Sahabat Nabi tentang keistimewaan sabar.

Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak