Kisah Abrahah yang Sombong dan Kehancuran Tentara Gajah

Kamis, 26 September 2019 - 18:49 WIB
Kisah Abrahah yang Sombong...
Kisah Abrahah yang Sombong dan Kehancuran Tentara Gajah
A A A
Ada dua peristiwa besar yang terjadi di Makkah pada masa 'Abdul Mutthalib (kakeknya Nabi Muhammad SAW ). Pertama, penggalian sumur zam-zam oleh Abdul Mutthalib. Kedua, datangnya pasukan bergajah yang hendak menyerang Baitullah.

Dalam Sirah Nabawiyah karya Syeikh Shafiyyur-Rahman Al-Mubarakfury yang bersumber dari Kitab "Ar-Rahiqul Makhtum" diceritakan, Najasyi di negeri Yaman ketika melihat orang-orang Arab melakukan haji ke Ka'bah, dia membangun gereja amat megah di Kota Shan'a.

Tujuannya agar orang-orang Arab mengalihkan haji mereka ke sana. Niat jelek ini didengar oleh seorang yang berasal dari Bani Kinanah. Dia secara diam-diam mengendap-endap menerobos malam memasuki gereja tersebut, lalu dia lumuri kiblat mereka itu dengan kotoran.

Ketika mengetahui perbuatan tersebut, meledaklah amarah Abrahah dan serta merta mengerahkan pasukan besar berkekuatan 60.000 personel untuk menghancurkan Ka'bah. Dia juga memilih gajah paling besar sebagai tunggangannya.

Dalam pasukan itu terdapat sembilan ekor gajah atau tiga ekor. Dia meneruskan perjalanannya hingga sampai di Al-Maghmas. Di sini dia memobilisasi pasukannya,
menyiagakan gajahnya dan bersiap-siap melakukan invasi ke Kota Mekkah.

Anehnya, baru saja mereka sampai di Wadi Mahsar (Lembah Mahsar) yang terletak antara Muzdalifah dan Mina, tiba-tiba gajahnya berhenti dan duduk. Gajah ini tidak mau lagi berjalan menuju Ka'bah dan ogah dikendalikan oleh mereka baik ke arah selatan, utara atau timur. Setiap mereka perintahkan ke arah-arah tersebut, gajah berdiri dan berlari dan apabila mereka arahkan ke Ka'bah, gajah tersebut duduk.

Saat kondisi seperti itu, terjadi peristiwa dahsyat yang diabadikan dalam Alqur'an. Allah Ta'ala mengirimkan burung-burung yang berbondong-bondong melempari mereka dengan batu. Batu tersebut berasal dari tanah yang terbakar. Lalu Allah Ta'ala menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).

Burung itu semisal besi yang berkeluk/pengait (khathathif) dan kacang adas (balsan). Setiap burung melempar tiga buah batu. Sebuah di paruhnya, dan dua buah di kedua kakinya berbentuk seperti kerikil.

Bila lemparan batu itu mengenai seseorang, maka anggota-anggota badan orang itu akan berkeping-keping dan hancur. Tidak semua pasaukan bergajah terkena lemparan. Ada yang keluar melarikan diri, tetapi mereka saling berdesakan satu sama lainnya sehingga banyak yang jatuh di jalan-jalan, dan binasa terkapar di berbagai tempat.

Sedangkan Abrahah sendiri, Allah kirimkan kepadanya satu penyakit yang membuat sendi jari-jemari tangannya tanggal dan berjatuhan satu per-satu. Sebelum dia mencapai Shan'a, dia tak ubahnya seperti seekor anak burung yang dadanya terbelah dari hatinya, untuk kemudian dia roboh tak bernyawa.

Adapun kondisi orang-orang Quraisy, mereka berpencar-pencar ke lereng-lereng gunung dan bertahan di bukit-bukitnya karena merasa ngeri dan takut kejadian tragis menimpa pasukan Abrahah itu menimpa mereka.
Kisah Abrahah yang Sombong dan Kehancuran Tentara Gajah

Setelah pasukan bergajah itu luluh lantak akibat kejadian tragis dan mematikan itu, kemudian mereka turun gunung dan kembali ke rumah masing-masing dengan rasa penuh aman.

Peristiwa dahsyat tersebut terjadi pada bulan Muharram, 50 hari atau 55 hari (menurut pendapat mayoritas) sebelum kelahiran Nabi Muhammad SAW bertepatan dengan penghujung bulan Februari atau permulaan Maret tahun 571 Masehi.

Kisah Abrahah ini diabadikan oleh Allah dalam Surah Al-Fil (Gajah), surah ke-105 terdiri dari 5 ayat:
(1) Tidakkah kamu mengetahui wahai Muhammad apa yang telah diperbuat Tuhanmu terhadap pasukan gajah?
(2) Bukankah Tuhan telah menjadikan tipu daya mereka itu sia-sia.
(3) dan mengirim burung-burung yang berbondong-bondong;
(4) yang melempari mereka dengan batu-batu dari tanah liat yang dibakar;
(5) sehingga mereka dijadikan-Nya seperti daun-daun yang dimakan (ulat).

Demikian kisah kebinasaan Raja Abrahah dan tentara gajahnya ketika ingin menyerang Baitullah Makkah. Di bawah ini cerita film Ilustrasi Abrahah yang dipublish akun YouTube "The Believer".

(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Penyerangan Kabah:...
Kisah Penyerangan Ka'bah: Abrahah Binasa oleh Virus Mematikan
Kabah: Kisah Nazar Abdul...
Ka'bah: Kisah Nazar Abdul Muthalib Menyembelih Anaknya
Ketika Kaum ‘Ad Mengirim...
Ketika Kaum ‘Ad Mengirim 70 Orang Utusan ke Makkah untuk Berdoa di Ka'bah
Begini Pidato Abbas...
Begini Pidato Abbas bin Abdul Muthalib Saat Baiat Al-Aqabah
Kisah Utsman bin Thalhah,...
Kisah Utsman bin Thalhah, Juru Kunci Kakbah saat Fathu Makkah
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Rekomendasi
Fenomena Letusan Kimberlit...
Fenomena Letusan Kimberlit Akan Muntahkan Butiran Berlian
Ilmuwan Ungkap Misteri...
Ilmuwan Ungkap Misteri Penyebab Terjadinya Lubang Raksasa di Antartika
Asal Usul Kerajaan Kutai,...
Asal Usul Kerajaan Kutai, Benarkah Kutai Adalah Nama Asli Kerajaan Ini?
Artikel Terkini
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Infografis
Mengenal Fenomena Antariksa...
Mengenal Fenomena Antariksa Planet Sejajar yang Jarang Terjadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved