Polda Jabar siapkan jalur khusus motor di Pantura
Rabu, 08 Agustus 2012 - 19:37 WIB
Polda Jabar siapkan jalur khusus motor di Pantura
A
A
A
Sindonews.com - Polisi Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) siapkan jalur khusus untuk para pengendara motor (biker) yang akan melakukan pulang kampung atau mudik, yang melintasi kawasan utara Jabar atau Pantura.
"Kita siapkan jalur khusus roda dua," kata Kepala Biro Operasional Polda Jabar Komisaris Besar Martanto, usai rapat koordinasi operasi Lebaran 2012 di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Rabu (8/8/2012).
Dia menjelaskan jalur khusus tersebut mulai dari Krawang hingga ke Ciasem, setelah itu bergabung kembali dengan mobil. "Dari Pertigaan DPR Karawang sepeda motor semula berhenti, atau keluar di Cikalong, tahun ini diarahkan ke Ciasem lalu gabung dengan roda empat," terangnya.
Menurutnya, operasi jalur tersebut dimulai 11-26 Agustus 2012 nanti. Selain itu, katanya, secara infrastruktur jalur mudik di Jabar sudah siap digunakan, baik di jalur utara, tengah, dan selatan. Termasuk jalur khusus sepeda motor di Pantura.
"Pom dan rest area juga sudah siap," tandasnya.
Dalam mendukung kelancaran arus mudik, pihaknya juga menyiapkan pos pengamanan (Pospam) yang tersebar di tiga jalur utama mudik yang ada di Jabar. Sedangkan jalur yang menjadi prioritas untuk pemantauan Pospam adalah jalur Nagreg.
"Tahun ini kita membuat pospam setiap 4,5 kilometer. Tiap pospam dibekali dengan alat komunikasi. Daerah prioritas Cikopo dan Nagreg," terangnya.
Dia mengungkapkan, Operasi Ketupat Lodaya 2012 akan dikawal 34.104 personel, terdiri dari Polri 20.184, dan TNI 3.240, serta 8.700 petugas Pemda, lalu unsur masyarakat 2.000 orang.
"Jumlah ini setelah ada penambahan hasil rapat Operasi Ketupat Lodaya 2012," jelasnya.
Untuk mengurai kemacetan, juga akan diterjunkan tim urai bermotor. "Mereka terampil melakukan penguraian. Pemantauan arus mudik dibantu dengan pemasangan 68 alat pemantauan, dan lewat helikopter," katanya.
"Kita siapkan jalur khusus roda dua," kata Kepala Biro Operasional Polda Jabar Komisaris Besar Martanto, usai rapat koordinasi operasi Lebaran 2012 di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Rabu (8/8/2012).
Dia menjelaskan jalur khusus tersebut mulai dari Krawang hingga ke Ciasem, setelah itu bergabung kembali dengan mobil. "Dari Pertigaan DPR Karawang sepeda motor semula berhenti, atau keluar di Cikalong, tahun ini diarahkan ke Ciasem lalu gabung dengan roda empat," terangnya.
Menurutnya, operasi jalur tersebut dimulai 11-26 Agustus 2012 nanti. Selain itu, katanya, secara infrastruktur jalur mudik di Jabar sudah siap digunakan, baik di jalur utara, tengah, dan selatan. Termasuk jalur khusus sepeda motor di Pantura.
"Pom dan rest area juga sudah siap," tandasnya.
Dalam mendukung kelancaran arus mudik, pihaknya juga menyiapkan pos pengamanan (Pospam) yang tersebar di tiga jalur utama mudik yang ada di Jabar. Sedangkan jalur yang menjadi prioritas untuk pemantauan Pospam adalah jalur Nagreg.
"Tahun ini kita membuat pospam setiap 4,5 kilometer. Tiap pospam dibekali dengan alat komunikasi. Daerah prioritas Cikopo dan Nagreg," terangnya.
Dia mengungkapkan, Operasi Ketupat Lodaya 2012 akan dikawal 34.104 personel, terdiri dari Polri 20.184, dan TNI 3.240, serta 8.700 petugas Pemda, lalu unsur masyarakat 2.000 orang.
"Jumlah ini setelah ada penambahan hasil rapat Operasi Ketupat Lodaya 2012," jelasnya.
Untuk mengurai kemacetan, juga akan diterjunkan tim urai bermotor. "Mereka terampil melakukan penguraian. Pemantauan arus mudik dibantu dengan pemasangan 68 alat pemantauan, dan lewat helikopter," katanya.
(mhd)