Gubernur dan Polda Jabar kampanye mudik aman
Senin, 13 Agustus 2012 - 17:36 WIB
Gubernur dan Polda Jabar kampanye mudik aman
A
A
A
Sindonews.com - Para pengguna Jalan Tol Purbaleunyi dikejutkan dengan rombongan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan, Wakil Kepolisian Daerah (Polda) Jabar Brigjen Pol Hengki Kaluara, dan jajaran pejabat Polda Jabar serta para polisi wanita (Polwan) Ditlantas Polda Jabar yang cantik-cantik.
Tujuan rombongan itu menyambangi pengguna jalan tol tersebut, guna membagikan Peta mudik berupa leaflet berjudul 'Peta Informasi Lebaran 2012' itu dibagikan secara cuma-cuma kepada pengguna Jalan Tol Purbaleunyi.
"Kita berikan informasi lewat leaflet kepada masyarakat secara gratis," kata Heryawan, usai membagi-bagikan info mudik di Tol Purbaleunyi, Kabupaten Banadung, Senin (13/8/2012).
Dia berharap, peta tersebut digunakan sebagaimana fungsinya, serta diperhatikan untuk keselamatan. Tidak malah sekedar ada dan punya, atau bahkan dibuang.
"Saya harap informasi tersebut diperhatikan, bagaimana mudik sehat dan badan harus fit dan perlu istirahat. Mudik penting keselamatan jauh lebih penting. Itu salah satu tujuan pembagian informasi mudik ini," terangnya.
Politikus PKS itu mengatakan, kesiapan mudik tahun ini lebih matang dibandingkan tahun sebelumnya. Semoga mudik Lebarah 1433 Hijriyah jadi lebih nyaman, bisa dinikmati dengan baik, dan tidak ada kecelakaan.
"Kalaupun kecelakaan itu tidak bisa dihindari, ya mudah-mudahan jumlahnya makin kecil," harapnya.
Dalam leaflet yang lebarnya sekira 50x25 centimeter itu, dimuat peta mudik Lebaran jalur utara, tengah dan selatan. Leaflet juga memuat tips mudik yang aman. Di antaranya, periksalah kondisi kendaraan anda sebelum berangkat. Periksa rem, oli, tekanan angin dan kondisi ban dan sebagainya.
Sementara itu Wakapolda Jabar Brigjen Pol Hengki Kaluara menyambut baik pemberian leaflet yang merupakan hasil kerja sama dengan perusahaan swasta.
"Dengan penyebaran leaflet akan menambah pengetahuan masyarakat sehingga penyelenggaraan mudik menjadi lancar," tambahnya.
Untuk mengantisipasi masalah kamtibmas di saat musim mudik ini, pihaknya telah menggelar Operasi Ketupat Lodaya 2012. Operasi ini meliputi penyiapan jalur khusus roda dua, pengaturan penempatan personel di titik rawan macet, pengaturan pasar tumpah, dan sebagainya.
Tujuan rombongan itu menyambangi pengguna jalan tol tersebut, guna membagikan Peta mudik berupa leaflet berjudul 'Peta Informasi Lebaran 2012' itu dibagikan secara cuma-cuma kepada pengguna Jalan Tol Purbaleunyi.
"Kita berikan informasi lewat leaflet kepada masyarakat secara gratis," kata Heryawan, usai membagi-bagikan info mudik di Tol Purbaleunyi, Kabupaten Banadung, Senin (13/8/2012).
Dia berharap, peta tersebut digunakan sebagaimana fungsinya, serta diperhatikan untuk keselamatan. Tidak malah sekedar ada dan punya, atau bahkan dibuang.
"Saya harap informasi tersebut diperhatikan, bagaimana mudik sehat dan badan harus fit dan perlu istirahat. Mudik penting keselamatan jauh lebih penting. Itu salah satu tujuan pembagian informasi mudik ini," terangnya.
Politikus PKS itu mengatakan, kesiapan mudik tahun ini lebih matang dibandingkan tahun sebelumnya. Semoga mudik Lebarah 1433 Hijriyah jadi lebih nyaman, bisa dinikmati dengan baik, dan tidak ada kecelakaan.
"Kalaupun kecelakaan itu tidak bisa dihindari, ya mudah-mudahan jumlahnya makin kecil," harapnya.
Dalam leaflet yang lebarnya sekira 50x25 centimeter itu, dimuat peta mudik Lebaran jalur utara, tengah dan selatan. Leaflet juga memuat tips mudik yang aman. Di antaranya, periksalah kondisi kendaraan anda sebelum berangkat. Periksa rem, oli, tekanan angin dan kondisi ban dan sebagainya.
Sementara itu Wakapolda Jabar Brigjen Pol Hengki Kaluara menyambut baik pemberian leaflet yang merupakan hasil kerja sama dengan perusahaan swasta.
"Dengan penyebaran leaflet akan menambah pengetahuan masyarakat sehingga penyelenggaraan mudik menjadi lancar," tambahnya.
Untuk mengantisipasi masalah kamtibmas di saat musim mudik ini, pihaknya telah menggelar Operasi Ketupat Lodaya 2012. Operasi ini meliputi penyiapan jalur khusus roda dua, pengaturan penempatan personel di titik rawan macet, pengaturan pasar tumpah, dan sebagainya.
(mhd)