Pemudik angkutan umum melonjak
Selasa, 14 Agustus 2012 - 08:10 WIB
Pemudik angkutan umum melonjak
A
A
A
Sindonews.com - Lonjakan penumpang arus mudik di terminal, stasiun kereta api, dan pelabuhan terus menunjukkan peningkatan.
Di Pelabuhan Merak, Banten misalnya, pemudik yang akan melakukan penyeberangan ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung, baik yang menggunakan kendaraan pribadi maupun bus tampak memadati lima dermaga. Berdasarkan data PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak hingga kemarin pagi, jumlah kapal yang sudah di operasikan sebanyak 29 kapal.
Kapal tersebut telah menyeberangkan 44.374 penumpang atau meningkat dibandingkan dengan hari sebelumnya, yaitu 11-12 Agustus 2012 lalu, yang jumlahnya sebanyak 40.307 penumpang.
"Jumlah kendaraan roda dua juga mengalami peningkatan dari hari sebelumnya, dari 2.017 unit menjadi 2.219 unit, kendaraan pribadi meningkat dari 3.314 menjadi 3.488 unit," kata Manajer PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak Supriyanto kemarin.
Menurut dia, pihaknya akan terus mengoptimalkan jumlah kapal yang ada, sehingga diharapkan 38 kapal yang dioperasikan bisa melayani para pemudik. "Optimalisasi kapal juga kami lakukan agar tidak terjadi penumpukan," ujarnya. Peningkatan jumlah pada penumpang juga menggunakan di kereta api melalui Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.
Berdasarkan data dari Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Stasiun Gambir, jumlah tiket yang terjual pada Sabtu sebanyak 4.156 tiket, sedangkan sisanya 1.912 tiket pada H-8. "Pada H-7, jumlah penumpang melalui Stasiun Gambir sebanyak 5.323 orang dari 37 keberangkatan," kata salah seorang petugas Humas Stasiun Gambir di Jakarta.
Jumlah keberangkatan paling banyak ke Solo, Semarang, Cirebon, Surabaya Turi, Bandung, Malang, Surabaya Gubeng, Yogyakarta, Tegal, dan Cilacap.
Untuk menjaga keamanan, 40 personel Brimob Polda Metro Jaya disiagakan. Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (KA) Daerah Operasi I Jakarta memperkirakan sebanyak 6.000 pemudik akan diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen kemarin. "Ya diperkirakan 6.000 pemudik, tidak jauh dari jumlah pemberangkatan Minggu (12 Agustus 2012)," kata Humas PT KA Daerah Operasi I Jakarta Mateta Rijalulhaq.
Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah pemudik yang naik kereta api melalui Stasiun Pasar Senen per-Senin hingga pukul 10.30 WIB, ada lima kereta yang sudah diberangkatkan dengan mengangkut 1.828 pemudik. Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat mudik menggunakan bus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, pada hari Minggu (12 Agustus 2012 lalu) naik 99 persen dari hari sebelumnya. "Jumlah penumpang cukup besar, tapi masih tertampung dan bisa terangkut dengan baik oleh bus yang ada," kata Kepala Terminal Kampung Rambutan Dwi Basuki.
Arus mudik di Terminal Depok juga sudah mulai terlihat. Pada H-6, penumpang di terminal tersebut terlihat memenuhi area ruang tunggu bus. Kendati tak semua, Perusahaan Otobus (PO) telah menaikkan tarif sebesar 20–30 persen.
"Belum ada penambahan jumlah angkutan bus mudik. Saat ini tercatat 84 bus yang siap berangkat. Itu berasal dari 21 PO," kata perwakilan Dinas Perhubungan Kota Depok Ahmad Ali.
Di Pelabuhan Merak, Banten misalnya, pemudik yang akan melakukan penyeberangan ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung, baik yang menggunakan kendaraan pribadi maupun bus tampak memadati lima dermaga. Berdasarkan data PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak hingga kemarin pagi, jumlah kapal yang sudah di operasikan sebanyak 29 kapal.
Kapal tersebut telah menyeberangkan 44.374 penumpang atau meningkat dibandingkan dengan hari sebelumnya, yaitu 11-12 Agustus 2012 lalu, yang jumlahnya sebanyak 40.307 penumpang.
"Jumlah kendaraan roda dua juga mengalami peningkatan dari hari sebelumnya, dari 2.017 unit menjadi 2.219 unit, kendaraan pribadi meningkat dari 3.314 menjadi 3.488 unit," kata Manajer PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak Supriyanto kemarin.
Menurut dia, pihaknya akan terus mengoptimalkan jumlah kapal yang ada, sehingga diharapkan 38 kapal yang dioperasikan bisa melayani para pemudik. "Optimalisasi kapal juga kami lakukan agar tidak terjadi penumpukan," ujarnya. Peningkatan jumlah pada penumpang juga menggunakan di kereta api melalui Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.
Berdasarkan data dari Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Stasiun Gambir, jumlah tiket yang terjual pada Sabtu sebanyak 4.156 tiket, sedangkan sisanya 1.912 tiket pada H-8. "Pada H-7, jumlah penumpang melalui Stasiun Gambir sebanyak 5.323 orang dari 37 keberangkatan," kata salah seorang petugas Humas Stasiun Gambir di Jakarta.
Jumlah keberangkatan paling banyak ke Solo, Semarang, Cirebon, Surabaya Turi, Bandung, Malang, Surabaya Gubeng, Yogyakarta, Tegal, dan Cilacap.
Untuk menjaga keamanan, 40 personel Brimob Polda Metro Jaya disiagakan. Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (KA) Daerah Operasi I Jakarta memperkirakan sebanyak 6.000 pemudik akan diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen kemarin. "Ya diperkirakan 6.000 pemudik, tidak jauh dari jumlah pemberangkatan Minggu (12 Agustus 2012)," kata Humas PT KA Daerah Operasi I Jakarta Mateta Rijalulhaq.
Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah pemudik yang naik kereta api melalui Stasiun Pasar Senen per-Senin hingga pukul 10.30 WIB, ada lima kereta yang sudah diberangkatkan dengan mengangkut 1.828 pemudik. Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat mudik menggunakan bus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, pada hari Minggu (12 Agustus 2012 lalu) naik 99 persen dari hari sebelumnya. "Jumlah penumpang cukup besar, tapi masih tertampung dan bisa terangkut dengan baik oleh bus yang ada," kata Kepala Terminal Kampung Rambutan Dwi Basuki.
Arus mudik di Terminal Depok juga sudah mulai terlihat. Pada H-6, penumpang di terminal tersebut terlihat memenuhi area ruang tunggu bus. Kendati tak semua, Perusahaan Otobus (PO) telah menaikkan tarif sebesar 20–30 persen.
"Belum ada penambahan jumlah angkutan bus mudik. Saat ini tercatat 84 bus yang siap berangkat. Itu berasal dari 21 PO," kata perwakilan Dinas Perhubungan Kota Depok Ahmad Ali.
(mhd)