17 Agustus puncak mudik
Selasa, 14 Agustus 2012 - 13:22 WIB
17 Agustus puncak mudik
A
A
A
Sindonews.com - Dinas Perhubungan DKI Jakarta memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 17 Agustus. Berdasarkan pengalaman tahun lalu, H-3 atau H-2 akan terjadi kepadatan pemudik di stasiun, terminal dan stasiun pemberangkatan lainnya.
"H-5 masih cukup lancar, hari puncaknya diperkirakan akan terjadi 17 Agustus malam, atau Kamis malam tanggal 16 Agustus, prediksinya H-2 atau H-3," ujar Kasubdik Lalu Lintas Dinas Perhubungan Judiza R Zahir di Kantor Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (14/8/2012).
Menghadapi arus mudik itu, Dinas Perhubungan sendiri telah melakukan koordinasi dengan Kepolisian dan Kementerian Perhubungan. Sementara itu, dari hasil evaluasi, akan terjadi lonjakan jumlah pemudik tahun ini.
"Penumpang akan meningkat 5 persen, pemudik menggunakan sepeda motor juga meningkat, begitu kendaraan roda empat juga meningkat," ungkapnya.
Untuk angkutan umum, Dinas Perhubungan telah menyiapkan angkutan daeran berupa bus dengan jumlah 21.395 untuk bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), 13.875 armada bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) ditambah 2.350 bus pariwisata.
"Angkutan Kereta Api 216 KA reguler, 46 KA lebaran, 235 lokomotif setiap operasi dan 1.594 kereta penumpang," jelasnya lagi.
Sedangkan untuk angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (SDP), Dinas Perhubungan menyiapkan 137 kapal Roro, angkutan laut menyediakan 25 kapal Pelni, 79 kapal Roro swasta, 13 kapal cepat swasta, 600 kapal swasta jarak dekat, 67 kapal perintis Kapal TNI AL.
Sementara Untuk angkutan udara menyediakan 339 pesawat dengan kapasitas 43.795.
"H-5 masih cukup lancar, hari puncaknya diperkirakan akan terjadi 17 Agustus malam, atau Kamis malam tanggal 16 Agustus, prediksinya H-2 atau H-3," ujar Kasubdik Lalu Lintas Dinas Perhubungan Judiza R Zahir di Kantor Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (14/8/2012).
Menghadapi arus mudik itu, Dinas Perhubungan sendiri telah melakukan koordinasi dengan Kepolisian dan Kementerian Perhubungan. Sementara itu, dari hasil evaluasi, akan terjadi lonjakan jumlah pemudik tahun ini.
"Penumpang akan meningkat 5 persen, pemudik menggunakan sepeda motor juga meningkat, begitu kendaraan roda empat juga meningkat," ungkapnya.
Untuk angkutan umum, Dinas Perhubungan telah menyiapkan angkutan daeran berupa bus dengan jumlah 21.395 untuk bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), 13.875 armada bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) ditambah 2.350 bus pariwisata.
"Angkutan Kereta Api 216 KA reguler, 46 KA lebaran, 235 lokomotif setiap operasi dan 1.594 kereta penumpang," jelasnya lagi.
Sedangkan untuk angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (SDP), Dinas Perhubungan menyiapkan 137 kapal Roro, angkutan laut menyediakan 25 kapal Pelni, 79 kapal Roro swasta, 13 kapal cepat swasta, 600 kapal swasta jarak dekat, 67 kapal perintis Kapal TNI AL.
Sementara Untuk angkutan udara menyediakan 339 pesawat dengan kapasitas 43.795.
(lns)