13 bus di Terminal Cicaheum tak laik jalan
Rabu, 15 Agustus 2012 - 15:26 WIB
13 bus di Terminal Cicaheum tak laik jalan
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Terminal Cicaheum, Bandung, Jawa Barat. Dalam sidak itu, Ayi menemukan 13 bus antar kota dalam provinsi (AKDP) dengan kondisi yang tidak laik jalan atau tidak memenuhi standar.
Salah satunya kondisi ban bolong, atau botak. Oleh sebab itu Ayi meminta supaya bus tersebut mengganti bannya.
Selain itu, Ayi juga menerima laporan dari Dinas Pehubungan Kota Bandung bahwa ada 13 bus yang tidak laik jalan, Bus tersebut harus dikeluarkan dari terminal untuk menjalani perawatan terlebih dahulu.
"Ada 13 bus yang dikeluarkan, karena ada kerusakan seperti kaca depan retak dan memakai ban vulkanisir. Bus itu kita kembalikan untuk diperbaiki," kata Ayi, dalam sidaknya di Terminal Cicaheum, Jalan A Yani, Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/8/2012).
Dia menjelaskan, sidak itu sebagai upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung yang menjamin keselamatan
warganya saat menjalankan mudik Lebaran 1433 Hijriyah. Dengan cara itu, diharapkan tidak ada musibah
akibat rem blong, ban gundul, dan lain-lain.
Menurutnya, 13 bus yang didepak dari Terminal Cicaheum adalah bus cadangan untuk menghadapi lonjakan
penumpang. "Meskipun bus cadangan tetap harus layak jalan," tandasnya.
Selain sidak, kata dia, upaya melindungi keselamatan pemudik adalah dengan pengawasan rutin. Dengan begitu, akan ketahuan bagaimana kondisi kendaraan maupun kondisi pengemudi. "Jangan sampai ada pengemudi yang pakai miras dan narkoba. Karena itu dapat mengancam keselamatan penumpang," tukasnya.
Salah satunya kondisi ban bolong, atau botak. Oleh sebab itu Ayi meminta supaya bus tersebut mengganti bannya.
Selain itu, Ayi juga menerima laporan dari Dinas Pehubungan Kota Bandung bahwa ada 13 bus yang tidak laik jalan, Bus tersebut harus dikeluarkan dari terminal untuk menjalani perawatan terlebih dahulu.
"Ada 13 bus yang dikeluarkan, karena ada kerusakan seperti kaca depan retak dan memakai ban vulkanisir. Bus itu kita kembalikan untuk diperbaiki," kata Ayi, dalam sidaknya di Terminal Cicaheum, Jalan A Yani, Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/8/2012).
Dia menjelaskan, sidak itu sebagai upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung yang menjamin keselamatan
warganya saat menjalankan mudik Lebaran 1433 Hijriyah. Dengan cara itu, diharapkan tidak ada musibah
akibat rem blong, ban gundul, dan lain-lain.
Menurutnya, 13 bus yang didepak dari Terminal Cicaheum adalah bus cadangan untuk menghadapi lonjakan
penumpang. "Meskipun bus cadangan tetap harus layak jalan," tandasnya.
Selain sidak, kata dia, upaya melindungi keselamatan pemudik adalah dengan pengawasan rutin. Dengan begitu, akan ketahuan bagaimana kondisi kendaraan maupun kondisi pengemudi. "Jangan sampai ada pengemudi yang pakai miras dan narkoba. Karena itu dapat mengancam keselamatan penumpang," tukasnya.
(mhd)