Akibat tiket ludes, warga marahi petugas

Akibat tiket ludes, warga marahi petugas
A
A
A
Sindonews.com - Tiket kereta api kelas ekonomi tujuan Jakarta-Bandung sudah ludes terjual. Para pemudik yang akan balik ke kedua kota itu terancam tak bisa balik.
Oleh sebab itu, pemudik meluapkan kekesalannya, kepada petugas stasiun kereta api Jombang, Jawa Timur, itu. Mereka berharap petugas mengusahakan adanya tiket untuk balik.
"Tiket langka dan ludes, warga marah-marah. Karena, tidak bisa balik ke kota asalnya uasai berlebaran. Tiket sudah ludes sampai bulan September," kata pemudik asal Cilacap, Zumira, di Jombang, Selasa (21/8/2012).
Hal tersebut membuat bingung para pemudik. Pasalnya, Selasa 28 Agustus 2012 nanti, anak sekolah sudah harus masuk sekolah seperti biasanya.
Sementara itu, untuk menggunakan kereta kelas bisnis dan eksekutif bagi mereka terlalu mahal. Karena kesal, para pemudik yang sudah berada sejak pagi itu meluapkan ke kesalannya kepada petugas yang ada di stasiun Jombang itu.
Zumira menambahkan, kalau memang tiket tersebut dibatasi sesuai jumlah tempat duduk, seharusnya pemerintah menambahkan kereta api lagi.
"Pemerintah melalui PT KAI (Kereta Api Indonesia) menambah lagi jumlah keret api kelas ekonomi agar masyarakat kelas bawah dapat terlayani dengan mudah juga," tegasnya.
Harga tiket kereta api kelas ekonomi tujuan Jombang-Jakarta hanya Rp36 ribu, sementara kelas bisnis sekira Rp200.000 ribu, dan eksekutif Rp500.000 lebih.
Dalam menangani kasus tersebut, petugas stasiun kereta api hanya memberikan saran kepada masyarakat untuk menggunakan alat trasnportasi selain kereta. Pasalnya, tiket baru ada untuk keberangkatan tanggal 10 September 2012 nanti.
Oleh sebab itu, pemudik meluapkan kekesalannya, kepada petugas stasiun kereta api Jombang, Jawa Timur, itu. Mereka berharap petugas mengusahakan adanya tiket untuk balik.
"Tiket langka dan ludes, warga marah-marah. Karena, tidak bisa balik ke kota asalnya uasai berlebaran. Tiket sudah ludes sampai bulan September," kata pemudik asal Cilacap, Zumira, di Jombang, Selasa (21/8/2012).
Hal tersebut membuat bingung para pemudik. Pasalnya, Selasa 28 Agustus 2012 nanti, anak sekolah sudah harus masuk sekolah seperti biasanya.
Sementara itu, untuk menggunakan kereta kelas bisnis dan eksekutif bagi mereka terlalu mahal. Karena kesal, para pemudik yang sudah berada sejak pagi itu meluapkan ke kesalannya kepada petugas yang ada di stasiun Jombang itu.
Zumira menambahkan, kalau memang tiket tersebut dibatasi sesuai jumlah tempat duduk, seharusnya pemerintah menambahkan kereta api lagi.
"Pemerintah melalui PT KAI (Kereta Api Indonesia) menambah lagi jumlah keret api kelas ekonomi agar masyarakat kelas bawah dapat terlayani dengan mudah juga," tegasnya.
Harga tiket kereta api kelas ekonomi tujuan Jombang-Jakarta hanya Rp36 ribu, sementara kelas bisnis sekira Rp200.000 ribu, dan eksekutif Rp500.000 lebih.
Dalam menangani kasus tersebut, petugas stasiun kereta api hanya memberikan saran kepada masyarakat untuk menggunakan alat trasnportasi selain kereta. Pasalnya, tiket baru ada untuk keberangkatan tanggal 10 September 2012 nanti.
(mhd)