Arus balik via bandara menurun

Senin, 27 Agustus 2012 - 09:05 WIB
Arus balik via bandara...
Arus balik via bandara menurun
A A A
Sindonews.com - Jumlah penumpang arus balik Lebaran di Bandara Soekarno-Hatta menurun. Hingga pukul 11.40 WIB kemarin, jumlahnya mencapai 25.166 penumpang. Berdasarkan pantauan, di terminal kedatangan dan keberangkatan domestik serta internasional terlihat normal.

Selain itu, tidak ada lonjakan yang signifikan pada penerbangan pesawat. "Lonjakan penumpang yang kita prediksi hari ini (kemarin) ternyata tidak begitu ramai. Justru puncak arus balik itu terjadi Sabtu 25 Agustus 2012 kemarin,” kata Petugas Posko Utama Lebaran Bandara Soekarno-Hatta, Jodi Prasetio, di Tangerang, Banten, Minggu, 26 Agustus 2012.

Menurut Jodi, data hingga pukul 11.40 WIB, jumlah penumpang pada keberangkatan domestik sebanyak 15.840 jiwa dari 120 flight, termasuk 1 extra flight. Untuk keberangkatan internasional sebanyak 3.315 jiwa dari 31 flight, termasuk 7 extra-flight. Sedangkan pada kedatangan domestik jumlah penumpang sebanyak 5.390 jiwa dari 42 flight, termasuk 1 extra-flight.

Sementara pada keberangkatan internasional sebanyak 2.021 jiwa dari 11 flight, termasuk 6 extra-flight. "Jumlah penumpang pada puncak arus mudik H+5 mencapai 149.877 jiwa. Jumlah tersebut menurun 1,72 persen dibanding Lebaran 2011 yang mencapai 152.500 jiwa,” paparnya.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah melayangkan surat teguran kepada dua maskapai penerbangan, Lion Air dan Avia Star, karena melanggar tarif batas atas dari tiket pesawat yang telah ditetapkan pemerintah.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Herry Bhakti S Gumay mengatakan, pelanggaran tiket pesawat tersebut ditemukan oleh tim dari Kemenhub saat masa angkutan Lebaran yaitu tujuh hari sebelum dan tujuh hari sesudah Idul Fitri. "Kami juga telah menerima aduan pelanggaran tarif tiket pesawat dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) dan masyarakat, namun harus dilakukan pengecekan lebih lanjut,” kata Herry.

Menurut Herry, Lion Air melanggar tiket pesawat tarif batas untuk rute penerbangan Jakarta-Jogjakarta, sedangkan maskapai Avia Star melanggar tiket pesawat tarif batas untuk rute penerbangan Jakarta-Ketapang (Kalimantan Barat).

Keduanya melanggar harga tiket lebih satu persen dari tarif-tarif batas atas yang telah ditetapkan pemerintah. “Keduanya (maskapai) telah kami kirimkan surat teguran pertama dan mereka telah mengubah harganya menjadi maksimal dari tarif batas yang ditentukan,” kata Herry.

Jika maskapai tersebut kembali melanggar tarif batas untuk rute yang sama, kata Herry, pemerintah akan menindak tegas dengan mengurangi rute frekuensi penerbangan. “Sejauh ini jika kami tegur, mereka (maskapai) akan menyesuaikan tarifnya dan tidak mengulanginya lagi,” tambah dia.

Ribuan Kendaraan Menumpuk di Bakauheni

Ribuan kendaraan pemudik menumpuk di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, menunggu menyeberang menuju Pelabuhan Merak, Banten. Penumpukan terjadi sejak dini hari kemarin di seluruh dermaga pelabuhan hingga terjadi kemacetan beberapa kilometer dari pintu masuk pelabuhan sampai sesudah pertigaan antara Jalan Lintas Sumatera dan Jalan Lintas Pantai Timur Lampung.

Ribuan kendaraan terus mengalir deras dari arah Kota Bandarlampung dan Kabupaten Lampung Timur, kemudian harus berjalan merayap karena padat kendaraan menjelang titik kemacetan tersebut. Sedangkan di dalam terminal pelabuhan, para petugas berupaya untuk mengatur kendaraankendaraan tersebut ke dermaga I sampai V agar kepadatan dapat terhindarkan di dalam.

“Saya benar-benar khawatir pada hari terakhir ini, kemungkinan masih terjadi lonjakan penumpang di luar dugaan,” kata Kepala Cabang PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni Yanus Lentanga.

Namun, secara umum pada H+6 ini jumlah penumpang mengalami lonjakan karena diperkirakan masih sekitar 77 persen pemudik yang sudah kembali dan 23 persen lainnya belum kembali ke Pulau Jawa dari total penumpang arus mudik yang menyeberang ke Bakauheni dari Merak sebelumnya.

Humas PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak Mario Sardadi mengatakan, penumpang kapal yang telah kembali dari mudik sekitar 77 persen, sementara 41.607 penumpang atau 23 persen diprediksi tadi malam akan kembali. Menurut dia, pada hari terakhir arus balik Lebaran menjelang hari masuk kerja seluruh pegawai dan pelajar Senin (27/8) belum dapat disimpulkan kapan puncak arus balik paling banyak.

“Jumlah penumpang pada arus mudik lalu mencapai 614.065 orang, sedangkan yang sudah kembali pada arus balik ini sebanyak 472.458 orang atau selisih 141.607 orang yang belum kembali ke Pulau Jawa,” ungkapnya.

Menjelang tadi malam arus kendaraan pemudik yang berbaur dengan kendaraan wisatawan yang melintas di Jalur Puncak-Cianjur, Jabar terus bertambah. Namun, itu tidak menyebabkan kemacetan total. “Menjelang sore kita sempat melakukan sistem buka-tutup karena volume kendaraan terus bertambah dan antrean sempat terlihat sepanjang 3 kilometer menuju Bogor,” kata Kabag Ops Polres Cianjur Kompol Gatot Satrio Utomo.

Dia menuturkan, volume kendaraan akan terus meningkat hingga tengah malam. Dia memperkirakan puncak arus balik mudik 2012 terjadi tadi malam. “Diperkirakan kendaraan yang melintas akan mencapai angka 5.000 unit lebih. Untuk menghindari macet total, kami mengerahkan seluruh anggota untuk turun ke jalan mengatur arus agar tidak terjadi kemacetan,” tambahnya.

Sementara itu,Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi, Jawa Barat mencatat lebih dari 1,2 juta sepeda motor pemudik mendominasi arus lalu lintas. Kepala Seksi Manajemen Lalu Lintas Dishub Kota Cimahi Odang Rustandi menyebutkan, hingga H+5 sebanyak 1.201.057 sepeda motor dan 156.813 mobil melintasi Kota Cimahi.

Selama ini Jalan Amir Machmud hingga Cibeureum, Kota Cimahi menjadi jalur perlintasan utama para pemudik yang menggunakan sepeda motor, baik dari arah barat menuju timur Jawa Barat maupun sebaliknya. “Rombongan roda dua ramai sekali,” ungkap Odang.
(lil)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Dilarang Mudik, Jasa...
Dilarang Mudik, Jasa Marga Perketat di Ruas Jalan Tol Ini
Soal Larangan Mudik,...
Soal Larangan Mudik, Pemerintah Harus Tegakkan Aturan Secara Konsisten
Pemerintah Larang Mudik,...
Pemerintah Larang Mudik, DPR: Jangan Kayak Tahun Lalu Pulang Kampung Boleh
Ini yang Sebaiknya Masyarakat...
Ini yang Sebaiknya Masyarakat Lakukan Ketika Mudik Kembali Dilarang
Nekad Mudik? Jangan...
Nekad Mudik? Jangan Sepelekan Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Sepeda Motor
Rekomendasi
Surat Einstein Ini Dapat...
Surat Einstein Ini Dapat Bantu Ilmuwan Pecahkan Misteri Alam Semesta
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
2 Gletser Besar yang...
2 Gletser Besar yang Jika Mencair Menjadi Ancaman Nyata Penduduk Bumi
Artikel Terkini
Luncurkan Aplikasi Gerakan...
Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Hidayatullah Perkuat Filantropi Islam Berbasis Digital
Kumpulan Doa Tolak Bala...
Kumpulan Doa Tolak Bala agar Terhindar dari Musibah, Penyakit, dan Kesulitan Hidup
Kepercayaan Bulan Safar...
Kepercayaan Bulan Safar Membawa Sial, Termasuk Khurafat? Ini Penjelasannya
Benarkah Islam Agama...
Benarkah Islam Agama Perang? Simak Sejarah Turunnya Perintah Berperang dalam Al-Qur'an
Sejarah Perang Al-Abwa:...
Sejarah Perang Al-Abwa: Perang Pertama dalam Islam yang Terjadi pada Bulan Safar
Mengapa Safar Dijuluki...
Mengapa Safar Dijuluki Bulan Perang? Simak 9 Peristiwa Bersejarah Islam Ini
Infografis
Diprediksi Puncak Arus...
Diprediksi Puncak Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved