Ciptakan rasa aman, polisi jaring ratusan preman
Selasa, 09 Juli 2013 - 09:34 WIB
Ciptakan rasa aman, polisi jaring ratusan preman
A
A
A
Sindonews.com - Guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat Jakarta, khususnya daerah Jakarta Pusat. Kepolisian Resor (POlres Jakarta Pusat meningkatkan pengamannya di wilayah hukumnya untuk ciptakan rasa aman warga Jakarta yang merayakan datangnya bulan suci Ramadan.
Maka itu, Polres Jakpus sejak awal bulan Juli 2013 sudah melakukan operasi Cipta Kondisi hingga satu minggu kedepan. Dari operasi tersebut, Polres Jakpus sudah mengamankan 108 yang diduga berprofesi sebagai tukang parkir liar, pengamen, penjambret, bahkan ada pencuri kendaraan bermotor digelandang ke Mapolres Jakarta Pusat.
"Razia ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman kepada warga yang akan menunaikan ibadah puasa," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Rahmat, Selasa(9/7/2013).
Saat penangakapan tersebut, kata dia, pihaknya menemukan para penjahat itu membawa beberapa barang berbahaya seperti satu pucuk senjata api rakitan serta pelurunya, lima golok, dan satu samurai.
Dia menambhakan, lima unit kunci leter T, satu buah jam tangan, lima unit Hanphon, satu set kartu, serta uang tunai senilai Rp700 ribu.
"Dari keseluruhan orang yang kita amankan, 51 di antaranya kita tetapkan sebagai tersangka kejahatan. Untuk 57 orang lainnya hanya kita berikan pembinaan dan teguran," ujarnya.
Dia juga mengimbau, agar masyarakat untuk lebih berhati hati dalam melewati beberapa daerah di wilayah Jakarta Pusat. Dia mengatakan, daerah yang rawan kejahatan tersebut antara lain adalah Tanah Abang dan Gambir.
"Oleh karena itu kami meminta kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada saat berada di daerah tersebut," pungkasnya.
Maka itu, Polres Jakpus sejak awal bulan Juli 2013 sudah melakukan operasi Cipta Kondisi hingga satu minggu kedepan. Dari operasi tersebut, Polres Jakpus sudah mengamankan 108 yang diduga berprofesi sebagai tukang parkir liar, pengamen, penjambret, bahkan ada pencuri kendaraan bermotor digelandang ke Mapolres Jakarta Pusat.
"Razia ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman kepada warga yang akan menunaikan ibadah puasa," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Rahmat, Selasa(9/7/2013).
Saat penangakapan tersebut, kata dia, pihaknya menemukan para penjahat itu membawa beberapa barang berbahaya seperti satu pucuk senjata api rakitan serta pelurunya, lima golok, dan satu samurai.
Dia menambhakan, lima unit kunci leter T, satu buah jam tangan, lima unit Hanphon, satu set kartu, serta uang tunai senilai Rp700 ribu.
"Dari keseluruhan orang yang kita amankan, 51 di antaranya kita tetapkan sebagai tersangka kejahatan. Untuk 57 orang lainnya hanya kita berikan pembinaan dan teguran," ujarnya.
Dia juga mengimbau, agar masyarakat untuk lebih berhati hati dalam melewati beberapa daerah di wilayah Jakarta Pusat. Dia mengatakan, daerah yang rawan kejahatan tersebut antara lain adalah Tanah Abang dan Gambir.
"Oleh karena itu kami meminta kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada saat berada di daerah tersebut," pungkasnya.
(mhd)
Lihat Juga :