Jelang Lebaran, RS ditinggal mudik pasien

Rabu, 31 Juli 2013 - 17:11 WIB
Jelang Lebaran, RS ditinggal...
Jelang Lebaran, RS ditinggal mudik pasien
A A A
Sindonews.com - Kondisi sepi pasien di RSUD Dr Moewardi diprediksi terjadi mulai H-5 Lebaran hingga usai momentum hari raya. Para pasien memilih pulang paksa dari perawatan intensif rumah sakit demi silaturahmi di kampung halaman.

Kasubag Humas dan Hukum RS Dr Moewardi Solo Jawa Tengah dr Elisa mengatakan, jumlah pasien rawat inap pulang paksa diprediksi mencapai 50 persen lebih hingga nyaris seluruhnya, terutama saat hari pertama dan kedua Lebaran.

Bagi pasien rawat inap berpenyakit kronis, mereka biasa meminta izin cuti dari perawatan. Tak jarang pula pasien rawat inap langsung menghentikan perawatannya di hari-hari menjelang Lebaran.

“Keluarga memiliki hak mutlak membawa pasien pulang. Kita tidak bisa mencegahnya. Hanya untuk yang berpenyakit kronis kita sarankan tetap melaporkan kondisi kesehatannya ke pihak RS,” kata dia di RS Dr Moewardi, Rabu (31/7/2013).

Saat ini, seluruh kamar perawatan di RS milik Pemprov Jateng ini terisi penuh pasien dengan jumlah 789 orang di kelas 3 hingga VIP. Rumah Sakit Dokter Moewardi (RSDM) juga melayani sedikitnya 600 pasien rawat jalan per hari.

Untuk melayani seluruh pasien, RSDM menerjunkan 800 dokter spesialis dan umum. Sedangkan akibat kondisi sepi pasien saat Lebaran, manajemen hanya menerjunkan 38 dokter spesialis yang bertugas di IGD untuk piket pada H dan H1 atau 8 dan 9 Agustus mendatang. Pada dua hari itu klinik praktik dokter spesialis juga tidak aktif.

“Dokter piket dipusatkan di IGD. Sebab, mayoritas pasien saat Lebaran adalah korban kecelakaan. Tidak banyak pasien dengan keluhan selain korban kecelakaan saat itu,” jelas dia.

Lebih lanjut dikatakan, jumlah dokter piket Lebaran sebanding dengan kebutuhan tenaga medis saat RSDM sepi pasien. Kondisi ini akan berangsur normal usai H+7 Lebaran seiring cuti para pasien habis. Menurutnya, para pasien sampai bertaruh nyawa demi bisa bersilaturahmi di rumah.

“Dulu ada pasien penyakit jantung yang memaksa pulang untuk Lebaran. Padahal kondisinya tak memungkinkan. Beberapa hari kemudian keluarganya menghubungi pihak RS bahwasanya pasien sudah meninggal,” jelasnya.
(hyk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Dilarang Mudik, Jasa...
Dilarang Mudik, Jasa Marga Perketat di Ruas Jalan Tol Ini
Soal Larangan Mudik,...
Soal Larangan Mudik, Pemerintah Harus Tegakkan Aturan Secara Konsisten
Pemerintah Larang Mudik,...
Pemerintah Larang Mudik, DPR: Jangan Kayak Tahun Lalu Pulang Kampung Boleh
Ini yang Sebaiknya Masyarakat...
Ini yang Sebaiknya Masyarakat Lakukan Ketika Mudik Kembali Dilarang
Nekad Mudik? Jangan...
Nekad Mudik? Jangan Sepelekan Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Sepeda Motor
Rekomendasi
Isi Bulan Terungkap,...
Isi Bulan Terungkap, Ternyata Ini yang Membuat Tak Bisa Bercahaya
Kebakaran Hutan di Yunani...
Kebakaran Hutan di Yunani Terus Meluas Akibat Cuaca Panas
Arkeolog Temukan Campur...
Arkeolog Temukan Campur Tangan Tuhan di Balik Hancurnya Kota Sodom
Artikel Terkini
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Infografis
Rumah Sakit Al-Awdeh...
Rumah Sakit Al-Awdeh akan Dibom, Pasien Dipindah ke RS Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved