Rawan longsor, alat berat disiagakan di Jalur trenggalek

Kamis, 01 Agustus 2013 - 23:58 WIB
Rawan longsor, alat...
Rawan longsor, alat berat disiagakan di Jalur trenggalek
A A A
Sindonews.com - Tiga jalur mudik di wilayah Kabupaten Trenggalek, Jata Timur, yakni Trenggalek-Ponorogo, Trenggalek-Pacitan dan Trenggalek-Munjungan rawan longsor.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat musim penghujan belum sepenuhnya berlalu, petugas menempatkan sejumlah alat berat.

Eksavator, dozer dan hand tracktor disiagakan di tiga titik yang dikategorikan rawan musibah alam.

"Jalur mudik rawan longsor ini menjadi perhatian kepolisian dan dinas terkait," ujar Kapolres Trenggalek Ajun Komisaris Besar Polisi Deny Setya Nugraha Nasution kepada wartawan, Kamis (1/8/2013).

Secara geografis lokasi rawan longsor berupa pegunungan dengan tebing yang berbatasan langsung dengan jurang.

Beberapa bagian tanah bersifat labil. Guyuran hujan deras sedikit mudah meruntuhkan sisi tebing. Sementara kontur jalan yang ada berliku, ditambah banyaknya tikungan curam.

Menurut Dinas Pekerjaan Umum Binamarga dan Pengairan (PUBMP) Deny, Kabupaten Trenggalek sudah dikoordinasi dan menyatakan kesanggupan untuk siap menghadapi arus mudik.

"Penyiagaan alat berat akan dilakukan selama mudik hingga arus balik, "terangnya.

Untuk personel, Polres Trenggalek menyiagakan sebanyak 200 orang anggota. Selain itu masih ditambah puluhan personil dari TNI, petugas dinas perhubungan dan dinas kesehatan.

"Para personil ini ditempatkan di enam pos pengamanan. Yang tersebar mulai wilayah kota hingga di sejumlah perbatasan. Sebab Trenggalek merupakan salah satu tujuan mudik yang cukup besar, "jelasnya.

Operasi bersandi Ketupat Semeru ini akan digelar selama 16 hari, yakni mulai tanggal 2 hingga 17 Agustus. Menanggapi hal itu, Fatkul Hadi, salah seorang aktivis sosial Trenggalek mengatakan, apa yang dilakukan para petugas akan sangat membantu kelancaran arus mudik dan balik selama lebaran.

"Sebab dari pengalaman sebelumnya, angka kecelakaan dan kriminalitas biasanya meningkat selama musim lebaran," ujarnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Dilarang Mudik, Jasa...
Dilarang Mudik, Jasa Marga Perketat di Ruas Jalan Tol Ini
Soal Larangan Mudik,...
Soal Larangan Mudik, Pemerintah Harus Tegakkan Aturan Secara Konsisten
Pemerintah Larang Mudik,...
Pemerintah Larang Mudik, DPR: Jangan Kayak Tahun Lalu Pulang Kampung Boleh
Dampak Larangan Mudik...
Dampak Larangan Mudik Tidak Besar Bagi Perekonomian
Nekad Mudik? Jangan...
Nekad Mudik? Jangan Sepelekan Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Sepeda Motor
Rekomendasi
Di Balik Perintah dan...
Di Balik Perintah dan Makna Ibadah Haji : Pelajaran dari Perjalanan Nabi Ibrahim dan Keluarganya
Jawaban Menakutkan Mengapa...
Jawaban Menakutkan Mengapa Sungai Colorado Tidak Lagi Mencapai Laut Terkuak
Ilmuwan Ungkap Sa-Nakht...
Ilmuwan Ungkap Sa-Nakht Firaun Raksasa yang Tak Pernah Tercatat dalam Sejarah
Artikel Terkini
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Infografis
Penuh Tantangan, Beban...
Penuh Tantangan, Beban Kelas Menengah Kian Berat di 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved