Hindari Macet, Pemudik Bermobil Nekat Naik Perahu

Sabtu, 26 Juli 2014 - 17:29 WIB
Hindari Macet, Pemudik...
Hindari Macet, Pemudik Bermobil Nekat Naik Perahu
A A A
NGANJUK - Demi mengindari kemacetan di Simpang Tiga Mengkreng, Kediri, sejumlah pemudik dari arah Surabaya memilih potong kompas dengan menyeberangi Sungai Brantas melewati Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dengan menggunakan jasa perahu tradisional.

Penyeberangan dengan perahu tradisional di Sungai Brantas, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (26/7/2014) ini jauh lebih sibuk dibandingkan hari biasa. Bahkan, perahu tradisional yang beroperasi di Sungai Brantas yang berbatasan antara Kabupaten Jombang dengan Kabupaten Nganjuk, kini tak hanya melayani orang atau kendaraan roda dua, tapi juga melayani mobil atau kendaraan roda empat.

Para pemudik dari arah Surabaya ini memilih masuk ke Kabupaten Nganjuk dengan menyeberangi Sungai Brantas karena ingin menghindari kemacetan yang biasanya terjadi di wilayah Simpang Tiga Mengkreng, Kediri. Sebab, jika harus melewati jalur lain atau Kecamatan Ploso, jaraknya lebih jauh sekitar setengah jam perjalanan.

Setelah sampai di Desa Munung, Kecamatan Jatikalen, Nganjuk, pemudik bisa melanjutkan perjalanan ke arah Madiun dan Jawa Tengah melewati jalur alternatif yang tembus ke Kecamatan Bagor atau dekat dengan Kabupaten Madiun.

Menurut Totok, salah seorang warga, di Desa Munung, Kecamatan Jatikalen, Nganjuk, yang berbatasan dengan Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, saat ini ada sekitar empat perahu tradisional yang melayani penyeberangan. Kendaraan roda dua dikenakan biaya menyeberang sebesar Rp1.000, sedangkan untuk mobil Rp5.000.

Pada hari biasa, penyedia jasa penyeberangan dengan perahu tradisional mengaku pendapatannya sekitar Rp300 ribu hingga Rp400 ribu per hari. "Namun pada musim mudik seperti sekarang ini omsetnya naik bisa mencapai Rp450 ribu sampai Rp500 ribu sehari," kata Mohamad, salah seorang penyedia jasa penyeberangan di Sungai Brantas.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Cek Kesiapan Jalur Mudik...
Cek Kesiapan Jalur Mudik 2024, Korlantas: Jalan Tol dan Non-tol Sudah 98 Persen
Mudik di Masa Pemulihan...
Mudik di Masa Pemulihan Ekonomi
Jalur Mudik Gentong...
Jalur Mudik Gentong Pagi Ini Didominasi Sepeda Motor
Jelang Mudik Lebaran,...
Jelang Mudik Lebaran, Polda Jabar Siapkan Jalur Alternatif Pengurai Kepadatan
35.000 Kendaraan Melintas...
35.000 Kendaraan Melintas Masuk Lingkar Gentong dalam 2 Hari Terakhir
Arus Mudik Lingkar Gentong...
Arus Mudik Lingkar Gentong Per 17 Maret 2026 Melonjak Capai 28.611 Kendaraan
Rekomendasi
Tiga Dekade Dinyatakan...
Tiga Dekade Dinyatakan Punah, Spesies Kucing Liar Ini Terlihat Lagi
Dinosaurus Punk Rock...
Dinosaurus Punk Rock dengan Duri Sepanjang Satu Meter Ditemukan
Dikaitkan dengan Kehidupan...
Dikaitkan dengan Kehidupan di Mars, Fosil Air Berusia 6 Juta Tahun Ditemukan di Italia
Artikel Terkini
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Jangan Sepelekan! Ini...
Jangan Sepelekan! Ini Keutamaan Berjalan Kaki ke Masjid Saat Salat Jumat
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Kisah Menakjubkan dalam...
Kisah Menakjubkan dalam Al-Qur'an: Orang-Orang yang Diselamatkan Allah dari Berbagai Musibah
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved