Surat Nabi Yusuf Ayat 84: Nabi Yakub Kehilangan Penglihatan karena Sedih Terus Menerus
Senin, 23 Januari 2023 - 23:48 WIB
Ilustrasi Nabi Yakub kehilangan penglihatan karena bersedih terus menerus dan menahan amarah terhadap anak-anaknya yang disebut sebagai Bani Israel. Foto/tangkapan layar Film Nabi Yusuf
Ustaz Mukhlis Mukti Al-Mughni
Dai Lulusan Al-Azhar Mesir,
Yayasan Pustaka Afaf
Lanjutan Tadabbur Surat Yusuf kali ini menceritakan kisah Nabi Yakub 'alaihissalam, (ayah Nabi Yusuf) kehilangan penglihatannya karena terus menerus menangis dan bersedih.
Beliau bersedih setelah mendengar anak-anaknya tidak kembali, terutama Bunyamin. Kesedihan Nabi Yakub ini menyebabkan matanya menjadi putih, kabur dan tidak mampu melihat dengan sempurna. Berikut kisahnya diabadikan dalam Al-Qur'an:
Artinya: "Dan Yakub berpaling dari mereka (anak-anaknya) seraya berkata: "Aduhai duka citaku terhadap Yusuf", dan kedua matanya menjadi putih karena kesedihan dan dia adalah seorang yang menahan amarahnya (terhadap anak-anaknya)." (QS Yusuf ayat 84 )
Pesan dan Hikmah
1. Peristiwa ditahannya Bunyamin (saudara kandung Nabi Yusuf) mengingatkan kembali Nabi Yakub perihal Yusuf, sambil meninggalkan anak-anaknya. Beliau berkata, "Aduhai duka citaku terhadap Yusuf." Boleh jadi karena ucapan istirja' (Inna Lillaah..) di saat tertimpa musibah bukanlah syari'at Yakub sebagaiman halnya syariat umat Nabi Muhammad. Karenanya wajar jika Nabi Yakub berkata demikian.
2. Ucapan Nabi Yakub itu tentu bukan tanpa maksud. Ucapan tersebut menampar kembali wajah-wajah anaknya, apa yang mereka lakukan kali ini bukanlah yang pertama kali.
Dai Lulusan Al-Azhar Mesir,
Yayasan Pustaka Afaf
Lanjutan Tadabbur Surat Yusuf kali ini menceritakan kisah Nabi Yakub 'alaihissalam, (ayah Nabi Yusuf) kehilangan penglihatannya karena terus menerus menangis dan bersedih.
Beliau bersedih setelah mendengar anak-anaknya tidak kembali, terutama Bunyamin. Kesedihan Nabi Yakub ini menyebabkan matanya menjadi putih, kabur dan tidak mampu melihat dengan sempurna. Berikut kisahnya diabadikan dalam Al-Qur'an:
وَتَوَلّٰى عَنْهُمْ وَقَالَ يٰٓاَسَفٰى عَلٰى يُوْسُفَ وَابْيَضَّتْ عَيْنٰهُ مِنَ الْحُزْنِ فَهُوَ كَظِيْمٌ
Artinya: "Dan Yakub berpaling dari mereka (anak-anaknya) seraya berkata: "Aduhai duka citaku terhadap Yusuf", dan kedua matanya menjadi putih karena kesedihan dan dia adalah seorang yang menahan amarahnya (terhadap anak-anaknya)." (QS Yusuf ayat 84 )
Pesan dan Hikmah
1. Peristiwa ditahannya Bunyamin (saudara kandung Nabi Yusuf) mengingatkan kembali Nabi Yakub perihal Yusuf, sambil meninggalkan anak-anaknya. Beliau berkata, "Aduhai duka citaku terhadap Yusuf." Boleh jadi karena ucapan istirja' (Inna Lillaah..) di saat tertimpa musibah bukanlah syari'at Yakub sebagaiman halnya syariat umat Nabi Muhammad. Karenanya wajar jika Nabi Yakub berkata demikian.
2. Ucapan Nabi Yakub itu tentu bukan tanpa maksud. Ucapan tersebut menampar kembali wajah-wajah anaknya, apa yang mereka lakukan kali ini bukanlah yang pertama kali.
Lihat Juga :