Kapan Isra dan Mikraj Terjadi? Berikut Ini Pendapat Para Ulama
Rabu, 25 Januari 2023 - 11:29 WIB
Diriwayatkan dari Zakariyya bin Yahya al-Darir dari Abdul Hamid bin Bahr dari Sharik bin Abdallah bin Muhammad bin Aqil dari Jabir:
“Nabi diangkat sebagai nabi pada hari Senin, dan Ali melakukan sholat pada hari Selasa.”
Al-Tabari dalam "Tarikh al-Rusul wa al-Muluk" juga menukil riwayat yang disampaikan oleh Ismail bin Iyas bin Afif dari ayahnya dari kakeknya (yaitu Afif al-Kindi):
Baca juga: Begini Sholat Rasulullah SAW sebelum Isra dan Mikraj
Aku adalah seorang pedagang (pada masa Jahiliyah), dan aku datang pada musim haji dan tinggal bersama al-Abbas. Sementara kami bersamanya, seorang pria keluar untuk sholat dan berdiri menghadap Kabah. Kemudian seorang wanita keluar dan berdiri sholat bersamanya, diikuti oleh seorang pemuda yang berdiri sholat bersama dia.
Aku berkata, “Abbas, agama apa ini? Aku tidak tahu agama apa ini.”
Dia menjawab, “Dia adalah Muhammad bin Abdullah, yang mengaku bahwa Allah telah mengirimnya sebagai utusan-Nya dengan ini (agama), dan bahwa harta Kisra dan Kaisar akan diberikan kepadanya dengan penaklukan. Wanita itu adalah istrinya, Khadijah binti Khuwailid, yang telah beriman kepadanya, dan pemuda itu adalah sepupunya, Ali bin Abi Thalib, yang telah beriman kepadanya.”
Afif berkata, “Jika saja aku beriman kepadanya hari itu, maka aku akan menjadi orang yang ketiga.”
Jika riwayat-riwayat di atas benar, maka Nabi sudah melaksanakan sholat dan mengajak orang-orang di sekitarnya untuk sholat juga dari sejak Khadijah masih hidup.
Baca juga: Isra dan Mikraj: Kisah Rasulullah Menyaksikan Neraka dan Surga
“Nabi diangkat sebagai nabi pada hari Senin, dan Ali melakukan sholat pada hari Selasa.”
Al-Tabari dalam "Tarikh al-Rusul wa al-Muluk" juga menukil riwayat yang disampaikan oleh Ismail bin Iyas bin Afif dari ayahnya dari kakeknya (yaitu Afif al-Kindi):
Baca juga: Begini Sholat Rasulullah SAW sebelum Isra dan Mikraj
Aku adalah seorang pedagang (pada masa Jahiliyah), dan aku datang pada musim haji dan tinggal bersama al-Abbas. Sementara kami bersamanya, seorang pria keluar untuk sholat dan berdiri menghadap Kabah. Kemudian seorang wanita keluar dan berdiri sholat bersamanya, diikuti oleh seorang pemuda yang berdiri sholat bersama dia.
Aku berkata, “Abbas, agama apa ini? Aku tidak tahu agama apa ini.”
Dia menjawab, “Dia adalah Muhammad bin Abdullah, yang mengaku bahwa Allah telah mengirimnya sebagai utusan-Nya dengan ini (agama), dan bahwa harta Kisra dan Kaisar akan diberikan kepadanya dengan penaklukan. Wanita itu adalah istrinya, Khadijah binti Khuwailid, yang telah beriman kepadanya, dan pemuda itu adalah sepupunya, Ali bin Abi Thalib, yang telah beriman kepadanya.”
Afif berkata, “Jika saja aku beriman kepadanya hari itu, maka aku akan menjadi orang yang ketiga.”
Jika riwayat-riwayat di atas benar, maka Nabi sudah melaksanakan sholat dan mengajak orang-orang di sekitarnya untuk sholat juga dari sejak Khadijah masih hidup.
Baca juga: Isra dan Mikraj: Kisah Rasulullah Menyaksikan Neraka dan Surga
Lihat Juga :