Kisah Ulama yang Dijuluki Al-Ashom Alias si Tuli, Begini Ceritanya

Jum'at, 27 Januari 2023 - 22:31 WIB
Sebagian riwayat menyebutkan bahwa hampir 15 tahun lamanya beliau menyembunyikan peristiwa itu hingga wanita itu meninggal dunia. Demikianlah Imam Hatim berusaha menjaga perasaan orang lain. Akhlak yang luar biasa indahnya.

Bandingkan dengan perilaou kita yang kadang gemar mengendus-endus aib seorang muslim yang tersembunyi lalu menyebarkannya dengan perasaan bangga. Na'udzubillah...

Nasihat Indah Imam Hatim Al-Ashom

Disebutkan bahwa Imam Ahmad bin Hanbal termasuk ulama yang sangat mengagumi Imam Hatim Al-Ashom. Suatu hari seseorang datang kepada sang Imam lalu bertanya: "Ajarkan kepadaku, bagaimana caranya anda terbebas dari manusia?"

Imam Hatim menjawab:

أن تعطيهم مالك، ولا تأخذ من مالهم، وتقضي حقوقهم، ولا تستقضي أحدا حقك، وتحتمل مكروههم، ولا تكرههم على شيء، وليتك تسلم

"Caranya berikanlah mereka harta milikmu, dan jangan sekali-kali mengharap harta mereka. Tunaikanlah hak-hak mereka, dan jangan engkau menuntut hakmu dari mereka. Hadapi gangguan mereka dengan sabar, sebaliknya jangan pernah menyakiti mereka. Setelahnya baru engkau dapat berharap bisa selamat dari manusia." [Tarikh al-Baghdadi (9/149)]

Di antara nasihat emas beliau yaitu:

1. Empat Hal yang Bernilai

أربعة لا يعرف قدرها إلا أربعة: قدر الشباب لا يعرفه إلا الشيوخ، وقدر العافية لا يعرفه إلا أهل البلاء، وقدر الصحة لا يعرفه إلا المرضى، وقدر الحياة لا يعرفه إلا الموتى

"Ada empat hal yang tidak diketahui hakikat besarnya nilainya kecuali oleh empat pihak : Masa muda, tidak diketahui nilainya kecuali oleh orang yang sudah tua. Keselamatan, tidak diketahui nilainya kecuali oleh orang yang tertimpa musibah. Kesehatan, tidak diketahui nilainya kecuali oleh orang yang sedang sakit. Kehidupan, tidak diketahui nilainya kecuali orang yang sudah mati." [Tanbighul Ghafilin hal 39]
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!