Amalan Wanita Haid yang Dapat Pahala Bulan Ramadan
Kamis, 23 Maret 2023 - 11:02 WIB
Ada banyak amalan sunnah yang biisa dilakukan muslimah yang sedang haid di bulan Ramadan, salah satunya sering bersedekah. Foto ilustrasi/ist
Kaum wanita yang sedang haid masih bisa menjalankan amalan yang akan meraih pahala bulan suci Ramadan . Amalan apa saja yang bisa dilakukan wanita yang tengah berhadas ini?
Kekecewaan tidak dapat melaksanakan ibadah karena haid pernah dialami ummul mukminin Aisyah radhiyallahu'anha. Namun karena kondisi tersebut, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam pernah menghibur Aisyah yang bersedih karena keburu datang bulan, padahal belum sempat menjalankan manasik haji.
Baca juga: 4 Hal Ringan yang Sering Dilalaikan Padahal Memberi Pahala Bagi Muslimah
Dari ‘Aisyah radhiyallahu'anha berkata, “Kami keluar (safar) bersama Nabi SAW, dan tujuan kami hanyalah ibadah haji. Sampai ketika kami tiba di Sarif atau dekat dengannya, aku mengalami haid. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam masuk menemuiku sementara aku sedang menangis. Lalu beliau bertanya, ‘Apakah engkau mengalami nifas?’ [maksudnya adalah haid (menstruasi)].
Aisyah berkata, “Aku jawab, ’Iya.’ Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Sesungguhnya ini adalah sesuatu yang telah Allah tetapkan (takdirkan) bagi kaum wanita dari anak cucu Adam. Maka lakukanlah amalan-amalan haji, hanya saja janganlah engkau Tawaf di Kakbah sebelum engkau mandi (setelah suci dari haid).’
Aisyah berkata, ‘Kemudian Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam berkurban dengan menyembelih seekor sapi yang diniatkan untuk semua istrinya.’” (HR Bukhari – Muslim).
Lalu bagaimana agar setiap muslimah yang tengah mengalami siklus bulanan ini dapat pahala Ramadannya?
Ustadz Dr (HC) Adi Hidayat, Lc, MA, Direktur Quantum Akhyar Institute, mengatakan perempuan yang terkena haid harusnya tidak perlu kecewa. Soalnya, pahala amalan rutin yang dilakukan saat dirinya suci akan diberikan secara sempurna.
"Ketika suci dia banyak melakukan amalan-amalan secara rutin, maka tatkala datang bulan pahala amalan-amalan baik itu tetap diberikan, selama dirinya haid" kata ustadz yang populer dipanggil UAH ini dalam kanal youtubenya, beberapa waktu lalu.
Itu sebabnya, rugi bagi perempuan yang ketika suci hanya menjalankan amalan-amalan fardhu saja. Sebab dia pun hanya akan mendapatkan pahala amalan yang fardhu saja ketika haid. Padahal jika ia melakukan juga yang sunnah-sunnah, maka ketika haid akan mendapat pahala yang fardhu maupun sunnah kendati ia sedang tidak menjalankan ibadah tersebut karena haid.
Haid di saat puasa secara otomatis membatalkan puasa sehingga diharuskan mengganti (qadla’) di luar Ramadan. Mengkaji pendapat Ustaz Adi tersebut, maka pahala puasa bagi perempuan yang sedang haid akan tetap diberikan secara sempurna.
Dinukil dari beberapa sumber, berikut amalan-amalan sunnah yang bisa dilakukan perempuan mestruasi agar tetap mendapat pahala Ramadan, di antaranya:
Kekecewaan tidak dapat melaksanakan ibadah karena haid pernah dialami ummul mukminin Aisyah radhiyallahu'anha. Namun karena kondisi tersebut, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam pernah menghibur Aisyah yang bersedih karena keburu datang bulan, padahal belum sempat menjalankan manasik haji.
Baca juga: 4 Hal Ringan yang Sering Dilalaikan Padahal Memberi Pahala Bagi Muslimah
Dari ‘Aisyah radhiyallahu'anha berkata, “Kami keluar (safar) bersama Nabi SAW, dan tujuan kami hanyalah ibadah haji. Sampai ketika kami tiba di Sarif atau dekat dengannya, aku mengalami haid. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam masuk menemuiku sementara aku sedang menangis. Lalu beliau bertanya, ‘Apakah engkau mengalami nifas?’ [maksudnya adalah haid (menstruasi)].
Aisyah berkata, “Aku jawab, ’Iya.’ Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Sesungguhnya ini adalah sesuatu yang telah Allah tetapkan (takdirkan) bagi kaum wanita dari anak cucu Adam. Maka lakukanlah amalan-amalan haji, hanya saja janganlah engkau Tawaf di Kakbah sebelum engkau mandi (setelah suci dari haid).’
Aisyah berkata, ‘Kemudian Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam berkurban dengan menyembelih seekor sapi yang diniatkan untuk semua istrinya.’” (HR Bukhari – Muslim).
Lalu bagaimana agar setiap muslimah yang tengah mengalami siklus bulanan ini dapat pahala Ramadannya?
Ustadz Dr (HC) Adi Hidayat, Lc, MA, Direktur Quantum Akhyar Institute, mengatakan perempuan yang terkena haid harusnya tidak perlu kecewa. Soalnya, pahala amalan rutin yang dilakukan saat dirinya suci akan diberikan secara sempurna.
"Ketika suci dia banyak melakukan amalan-amalan secara rutin, maka tatkala datang bulan pahala amalan-amalan baik itu tetap diberikan, selama dirinya haid" kata ustadz yang populer dipanggil UAH ini dalam kanal youtubenya, beberapa waktu lalu.
Itu sebabnya, rugi bagi perempuan yang ketika suci hanya menjalankan amalan-amalan fardhu saja. Sebab dia pun hanya akan mendapatkan pahala amalan yang fardhu saja ketika haid. Padahal jika ia melakukan juga yang sunnah-sunnah, maka ketika haid akan mendapat pahala yang fardhu maupun sunnah kendati ia sedang tidak menjalankan ibadah tersebut karena haid.
Haid di saat puasa secara otomatis membatalkan puasa sehingga diharuskan mengganti (qadla’) di luar Ramadan. Mengkaji pendapat Ustaz Adi tersebut, maka pahala puasa bagi perempuan yang sedang haid akan tetap diberikan secara sempurna.
Dinukil dari beberapa sumber, berikut amalan-amalan sunnah yang bisa dilakukan perempuan mestruasi agar tetap mendapat pahala Ramadan, di antaranya:
Lihat Juga :