Makna Iman dan Ihtisab dalam Hadis Puasa Ramadan, Ini Penjelasannya

Sabtu, 25 Maret 2023 - 05:15 WIB
Kesimpulan

Dari penjelasan para ulama di atas dapat disimpulkan bahwa: Siapa saja mukmin yang berpuasa dengan dorongan dan dasar keimanan kepada Allah, bahwa ini adalah perintah-Nya, meyakini bahwa ini hukumnya wajib, lalu menjalankannya dengan ikhlas semata untuk-Nya, berharap ridha dan pahala-Nya, maka dosa yang telah dia lakukan sebelumnya, pasti akan diampuni oleh Allah Ta'ala.

Siapa saja Mukmin yang bangun di malam harinya, untuk mengisi malam Ramadhan dengan ketaatan kepada Allah dengan dorongan dan dasar keimanan kepada-Nya, bahwa ini adalah perintah-Nya, meyakini keagungan fadhilah-nya, lalu menjalankannya dengan ikhlas semata untuk-Nya, berharap ridha dan pahala-Nya, maka dosa yang telah dia lakukan sebelumnya juga pasti akan diampuni oleh Allah.

Itulah makna "Imanan" dan "Ihtisab" dalam Hadis keutamaan Puasa dan Qiyam Ramadan. Semoga Allah berkenan mengampuni dosa-dosa kita yang lalu.

Baca Juga: Panduan Lengkap Puasa Ramadan, Keutamaan, Amalan dan Doa Berbuka
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!