Amalan di Malam Nuzulul Qur'an : Berdoa dan Berinteraksi dengan Al-Qur'an
Kamis, 06 April 2023 - 03:05 WIB
Malam Nuzulul Quran merupakan malam yang agung dan diberkahi karena waktu diturunkannya ayat al-Quran untuk pertama kali, karenanya amalan yang bisa dilakukan di malan tersebut selain salat malam juga berdoa dan berinteraksi dengan Al-Quran. Foto ilustra
Amalan di malam Nuzulul Qur'an yang paling utama adalah berdoa dan menjadi momen yang paling baik untuk berinteraksi dengan Al-Qur'an. Kenapa demikian, karena di malam Nuzulul Qur'an ini merupakan malam yang sangat diberkahi dan istimewa karena terjadinya peristiwa agung yakni turunnya ayat Al-Qur'an untuk pertama kalinya.
Peristiwa ini terjadi pada tangga 17 Ramadan. Nuzulul-Qur'an, secara harfiah artinya turunnya Al-Qur'an dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul 'Izzah di langit dunia.
Baca juga: Mengapa Nuzulul Qur'an Diperingati 17 Ramadan?
Di masyarakat kita, setiap tanggal 17 Ramadan ini umumnya dilaksanakan pengajian khusus bertema Nuzulul Qur'an atau kegiatan khatam Al-Qur'an. Setiap masjid dan musala tak henti-hentinya melantunkan bacaan Al-Qur'an hingga menjelang Shubuh.
Al-Qur'an diturunkan di bulan Ramadan tepatnya pada malam yang diberkahi tersebut. Namun, kapan turunnya Al-Qur'an ini masih terjadi perbedaan pendapat ulama. Namun yang paling masyhur adalah tanggal 17 Ramadan.
Allah Ta'ala berfirman: "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya ( Al-Qur'an ) pada malam yang diberkahi. (QS Ad-Dukhan: ayat 3).
Kemudian, di ayat lain disebutkan bahwa "Bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda antara yang haq dan yang batil." (QS Al-Baqarah: ayat 185).
Ibnu Abbas radhiyallahu'anhu mengatakan: "Allah menurunkan Qur'an sekaligus ke langit dunia, tetapi turunnya secara berangsur-angsur. Lalu Dia menurunkannya kepada Rasul-Nya bagian demi bagian".
Ibnu Abbas juga berkata, " Al-Qur'an diturunkan pada malam Lailatulqadar , pada bulan Ramadan ke langit dunia sekaligus, lalu ia diturunkan secara berangsur-angsur".
Peristiwa ini terjadi pada tangga 17 Ramadan. Nuzulul-Qur'an, secara harfiah artinya turunnya Al-Qur'an dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul 'Izzah di langit dunia.
Baca juga: Mengapa Nuzulul Qur'an Diperingati 17 Ramadan?
Di masyarakat kita, setiap tanggal 17 Ramadan ini umumnya dilaksanakan pengajian khusus bertema Nuzulul Qur'an atau kegiatan khatam Al-Qur'an. Setiap masjid dan musala tak henti-hentinya melantunkan bacaan Al-Qur'an hingga menjelang Shubuh.
Al-Qur'an diturunkan di bulan Ramadan tepatnya pada malam yang diberkahi tersebut. Namun, kapan turunnya Al-Qur'an ini masih terjadi perbedaan pendapat ulama. Namun yang paling masyhur adalah tanggal 17 Ramadan.
Allah Ta'ala berfirman: "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya ( Al-Qur'an ) pada malam yang diberkahi. (QS Ad-Dukhan: ayat 3).
Kemudian, di ayat lain disebutkan bahwa "Bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda antara yang haq dan yang batil." (QS Al-Baqarah: ayat 185).
Ibnu Abbas radhiyallahu'anhu mengatakan: "Allah menurunkan Qur'an sekaligus ke langit dunia, tetapi turunnya secara berangsur-angsur. Lalu Dia menurunkannya kepada Rasul-Nya bagian demi bagian".
Ibnu Abbas juga berkata, " Al-Qur'an diturunkan pada malam Lailatulqadar , pada bulan Ramadan ke langit dunia sekaligus, lalu ia diturunkan secara berangsur-angsur".
Lihat Juga :