Idulfitri adalah Hari Perjamuan, Berpuasa Hukumnya Haram

Jum'at, 21 April 2023 - 09:50 WIB
Idulfitri adalah hari bersyukur dan zikir, hari makan dan berbuka. Foto/Ilustrasi: istock
Idulfitri adalah hari bersyukur dan zikir , hari makan dan berbuka. Berpuasa pada hari itu hukumnya haram karena berpaling dari perjamuan Allah SWT dan dianggap menyelisihi perintah-Nya. Allah SWT mensyariatkan berbuka pada hari raya nan fitri tersebut.

Syaikh Dr Shalih Fauzan bin Abdullah al-Fauzan dalam kitabnya "Al-Khuthab Al-Minbariyah" mengatakan tatkala Nabi SAW mendatangi kota Madinah , mereka memiliki dua hari raya yang mereka gunakan untuk bermain-main, kemudian beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah telah memberikan ganti kepada kalian dengan dua hari yang lebih baik dari keduanya, yaitu hari Idulfitri dan Iduladha”.

"Allah telah mengganti dua hari raya yang mereka gunakan untuk bermain dan bersenda gurau dengan dua hari raya untuk berzikir, bersyukur, meraih ampunan dan maaf," ujar Syaikh Dr Shalih Fauzan bin Abdullah al-Fauzan.

Baca juga: Begini Cara Merayakan dan Memaknai Lebaran dan Idul Fitri

Dia menjelaskan kaum Muslimin memiliki tiga hari raya yang dilakukan setelah menyempurnakan salah satu dari ibadah-ibadah yang agung dalam Islam.

Pertama, hari raya yang berulang setiap pekan, yaitu hari Jumat. Allah SWT menjadikannya Id setiap pekannya dan mensyariatkan salat Jumat yang agung bagi kaum Muslimin. Salat tersebut diawali dua khotbah yang mencakup pujian kepada Allah dan persaksian akan keesaan Allah dan Nabi-Nya, selain untuk memberi nasihat dan peringatan.

Di samping itu, hari Jumat juga merupakan hari disempurnakannya penciptaan manusia; hari itu Adam diciptakan, dimasukkan surga, dikeluarkan dari surga; hari terjadinya kiamat serta kebinasaan dunia ini.

Kedua, Idulfitri yang penuh berkah, datang setelah menyempurnakan puasa wajib selama Ramadan yang Allah SWT jadikan sebagai rukun keempat dari rukun-rukun Islam. Mereka berhak mendapatkan ampunan dan keselamatan dari api neraka. Mereka berkumpul pada hari itu dengan penuh rasa syukur kepada Allah Taala, bertasbih dan bertakbir atas hidayah Allah SWT.

Baca juga: 10 Kebiasaan Rasulullah Dalam Merayakan Idul Fitri

Ibadah yang paling agung yang disyariatkan oleh Allah adalah salat Idulfitri. Allah SWT berfirman:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!