Begini Upaya Konservator Menyelamatkan Warisan Budaya Irak

Rabu, 03 Mei 2023 - 17:23 WIB
Baca juga: Arkeolog Temukan Manuskrip 'Kitab Orang Mati' di Pemakaman Mesir Kuno

Sebuah teks "mungkin tidak memiliki sampul, halamannya mungkin terlepas, Anda mungkin harus menjahit dan membuat sampul kulit," jelasnya. "Kamu bisa menghabiskan beberapa bulan dengan buku yang sama."

Ahmed adalah salah satu dari tujuh konservator Irak yang saat ini menjalani pelatihan, didanai oleh kedutaan Italia, untuk membantu mereka menjalankan misi restorasi kolosal.

Program tersebut melibatkan kerja sama dengan pakar Italia Marco Di Bella, yang negaranya sebelumnya telah mendanai peralatan untuk kantor House of Manuscripts, termasuk penerangan.

Mengintip buku astronomi Ottoman abad ke-18, halaman-halamannya dipenuhi dengan kaligrafi tinta hitam yang elegan, Di Bella membuat komentar dalam bahasa Inggris yang diterjemahkan ke dalam bahasa Arab.



"Proses yang paling kompleks adalah ... memutuskan apa yang harus dilakukan dan bagaimana mengintervensi manuskrip itu," kata konservator asal Italia itu. "Setiap manuskrip dinilai... kami menjelaskan kerusakannya dan mencoba memahami... asal-usul setiap bagian," tambahnya.

"Program ini juga membantu memperkenalkan kembali bahan konservasi tradisional yang kini kembali menjadi mode," kata Di Bella.

Baca juga: 7 Manuskrip Kuno Paling Misterius yang Belum Terpecahkan hingga Kini

Warisan Negara
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!