Akhlak Imam Ahmad bin Hanbal yang Menakjubkan

Jum'at, 19 Mei 2023 - 17:41 WIB
2. Sederhana dan Tak Mau Diagungkan

Muhammad bin Ishaq al Marwazi menceritakan: "Kami pernah melihat Imam Ahmad belanja di pasar Kota Baghdad. Ia membeli beberapa ikat kayu bakar dan memanggul di pundaknya. Manakala orang-orang mengetahui bahwa itu adalah Imam Ahmad, para pedagang yang sedang berdagang meninggalkan dagangannya, pemilik toko berlarian meninggalkan tokonya. Mereka berkerumun dan mengucapkan salam untuk beliau sambil berebut hendak membawa beban yang ada di pundak sang imam.

Mendapatkan perlakuan seperti itu, muka beliau memerah, beliau menolak sambil berkata:

ﻧﺤﻦ ﻗﻮﻡ ﻣﺴﺎﻛﻴﻦ، ﻟﻮﻻ ﺳﺘﺮ الله ﻻﻓﺘﻀﺤﻨﺎ

"Kita ini bukan siapa-siapa. Seandainya bukan karena Allah menutupi kekurangan kita, niscaya akan tercecer aib-aib itu." [Manaqib Imam Ahmad Hal 367]

3. Pemaaf dan Tidak Pendendam

Imam Ahmad bin Hanbal merasakan sakit yang tidak biasa setelah dikeluarkan dari penjara. Ternyata setelah diperiksa oleh dokter ada sepotong daging 'mati' dalam punggung Imam Ahmad akibat cambukan-cambukan ganas saat beliau disiksa.

Maka dokter menyarankan agar daging mati itu harus dikeluarkan. Karena jika tidak, bisa berakibat sangat buruk. Akhirnya dilakukan operasi dengan satu kesepakatan bahwa Imam Ahmad menginginkan tanpa penggunaan mukhaddir (obat bius).

Ketika para dokter mulai merobek daging beliau dan hingga operasi selesai, setiap kali sang imam merasakan kesakitan, sambil meringis menahan sakit beliau berkata:

‌اللهم ‌اغفر ‌للمعتصم
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!