Suhu di Makkah 45-50 Derajat Celsius, 5 Tips dari Abdul Khaliq agar Jemaah Tak Kelelahan Usai Wukuf

Rabu, 28 Juni 2023 - 21:50 WIB
Umat Islam dari berbagai negara melaksanakan wukuf di Jabal Rahmah, Arafah, Arab Saudi, Selasa (27/6/2023). FOTO/ANTARA/WAHYU PUTRO
JAKARTA - Umat muslim yang sedang melaksanakan melaksanakan ibadah haji saat ini sedang dalam puncak pelaksanaan ibadah haji. Suhu di Makkah saat pelaksanaan wukuf mencapai 45-50 derajat Celsius. Hal itu, tentu cuaca yang cukup ekstrem bagi jemaah haji Indonesia.

Faktor kelelahan juga menjadi salah satu penyebab meningkatnya angka kematian jemaah haji Indonesia saat pelaksanaan rangkaian ibadah haji. Ketua DPP Bidang Keagamaan Partai Perindo Abdul Khaliq Ahmad menyatakan, setelah wukuf para jemaah mengalami kelelahan yang luar biasa.

Hal itu karena mobilitas jemaah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina serta ke Masjidilharam berjalan kaki di tengah suhu ekstrem Makkah dan berdesak-desakan dengan jemaah dari negara lain.

Untuk itu, Abdul Khaliq Ahmad, yang merupakan bacaleg DPR RI dari Partai Perindo Dapil Jawa Barat II (Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat) itu, memberikan beberapa tips untuk menghindari kelelahan dan dehidrasi.

Pertama, Abdul Khaliq mengimbau tamu Allah untuk mengenakan pakaian yang sejuk, ringan, dan tidak ketat. Hal itu bertujuan agar tubuh dapat mengeluarkan panas.

Kedua, hindari kontak langsung dengan matahari dengan mengurangi aktivitas yang tidak penting di luar ruangan. Jika ada keperluan keluar ruangan, gunakan payung dan baju lengan panjang serta beralas kaki saat akan berjalan kaki.

"Ketiga, banyak minum air putih meskipun tidak haus untung mencegah tenggorokan kering dan dehidrasi," kata Khaliq, Rabu (28/6/2023).



Keempat, hindari mengkonsumsi makanan dan cairan yang terlalu dingin karena akan menyebabkan kram perut.

Abdul Khaliq melanjutkan, hal yang perlu diperhatikan jemaah haji ialah kurangi aktivitas fisik yang terlalu berat untuk menjaga cairan tubuh tetap terjaga.

"Jangan lupa membawa botol semprotan air untuk disemprotkan pada bagian tubuh yang memerlukan seperti kepala bagian badan yang lain sehingga bisa mengurangi tingkat kepanasan," ujarnya.

Kelima, upayakan menggunakan sun screen atau lotion tabir surya setiap dua jam sekali jika terpaksa berada di luar ruangan.
(abd)
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
cover top ayah
لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفۡسًا اِلَّا وُسۡعَهَا ‌ؕ لَهَا مَا كَسَبَتۡ وَعَلَيۡهَا مَا اكۡتَسَبَتۡ‌ؕ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذۡنَاۤ اِنۡ نَّسِيۡنَاۤ اَوۡ اَخۡطَاۡنَا ‌ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحۡمِلۡ عَلَيۡنَاۤ اِصۡرًا كَمَا حَمَلۡتَهٗ عَلَى الَّذِيۡنَ مِنۡ قَبۡلِنَا ‌‌ۚرَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلۡنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖ‌ ۚ وَاعۡفُ عَنَّا وَاغۡفِرۡ لَنَا وَارۡحَمۡنَا ۚ اَنۡتَ مَوۡلٰٮنَا فَانۡصُرۡنَا عَلَى الۡقَوۡمِ الۡكٰفِرِيۡنَ
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat pahala dari kebajikan yang dikerjakannya dan dia mendapat siksa dari kejahatan yang diperbuatnya. Mereka berdoa, Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.

(QS. Al-Baqarah Ayat 286)
cover bottom ayah
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More